jump to navigation

Saya Lebih Cocok Mesin Overstroke September 22, 2011

Posted by Maskur in MOTOR.
Tags: , , , , , , ,
trackback

Semua sudah tahu, ada dua tipe mesin yang sering dibanding-bandingkan. Yang satu dengan langkah piston lebih panjang daripada lebarnya (overstroke) yang lain dengan kondisi sebaliknya, langkah piston lebih pendek daripada lebar pistonnya (overbore). Ada juga mesin square yaitu dengan panjang langkah piston sebanding dengan lebarnya. Enak yang mana ya?

Mesin overstroke jelas mempunyai torsi yang lebih besar daripada mesin overbore dengan kubikasi dan spek yang sebanding. Sedangkan mesin overbore memiliki kemampuan putaran mesin yang lebih tinggi, karena gesekannya lebih kecil. Dengan putaran mesin lebih tinggi maka topspeed bisa dicapai lebih tinggi daripada mesin overstroke. Sedangkan mesin square mempunyai karakter di tengah-tengah alias sedang-sedang saja.

Pilih mana?

Tergantung kondisi, kemauan, keinginan dan didikan. Didikan? emanganya diajarkan di sekolah. Maksudnya apa yang tertanam di otak sejak mengenal karakter-karakter mesin itu. Sebagai contoh, saya prefer ke mesin overstroke. Karena didikan alam, saya tinggal di pegunungan pernah nyoba beberapa macam motor berkapasitas mesin kecil. Dan dari semua itu di gunung yang paling enak adalah yang bertorsi besar yang mana identik dengan long stroke. Barangkali yang rumahnya di daerah datar akan lebih cocok dengan motor ber-langkah pendek.

NB : Untuk motor berkapasitas besar walaupun di pegunungan akan tetap enak. Jadi walaupun RX King mempunyai langkah pendek tetapi performanya tetap enak untuk di pegunungan.

WordPressed by Android on The Galaxy

Komentar»

1. ardhinugros - September 22, 2011

kalo torque ada kaitannya dengan akselerasi Pakdhe? ato lebih menjurus ke tenaga badak di putaran awal? kalo mau torque dan akselerasi pilihannya ya mesin 2 stroke ya? :mrgreen: btw diagram di atas sepertinya mesin DOHC 4 stroke ya..?

Maskur - September 22, 2011

Iya memang cuma kalo motor cc kecil yang torsinya lebih, ketika narik itu rasanya berat..padahal akselerasinya cepat juga. kalo yang oversquare, nariknya enteng..jadi serasa lebih akselerasinya..

2. #99 bro - September 22, 2011
Maskur - September 22, 2011

kapan-kapan lah
ngggo klangenan

3. Triyanto Banyumasan - September 22, 2011

njajal manjat numpak GL series sekali kali… ndekun kepenak KIng… lhoh pada bae…kok mbalik maning, WIN bae go pranti manjatlah.. :D

4. novriexx - September 22, 2011

pakde baca ulang overbore opo overstroke tuh penjelasanny

Maskur - September 22, 2011

Yang mana ya….

http://maskurblog.wordpress.com/ #Gmail 4 And Row Eat#

5. Dismas - September 22, 2011

wah, kulo cah ndeso, mboten paham operbor, opersetrok… :(

nitip memean pakdhe :arrow: http://dizmaz.wordpress.com/2011/09/21/lecet-pada-bodi-plastik-tengah-motor-harian-itu-pasti-lecet/

Maskur - September 22, 2011

cah ndeso..tenane…

6. punic - September 22, 2011

rasio juga berpengaruh lhooo…

Maskur - September 22, 2011

rasio, CDI, derajat pengapian dll dll….banyak faktor sih hehehehe…njlimet.
ambil faktor besarnya saja…
nek mbahas rasio aku raiso.. :mrgreen:

7. Darmawan - September 22, 2011

overstroke emang cocok buat pegunungan

Maskur - September 22, 2011

joss

8. Virus - September 22, 2011

kita kesampingkan ratio…
kita berbicara overstroke ama overbore aja…
keuntungan overstroke akselerasi ringan, utk bawa beban2 berat cocok tpi top speed ngowos…
keuntungan overbore top speed josss, tp akselerasi berat apalagi nambah bawa beban2 berat ngowos…
ane rasa seperti itu…
*nah klo bicara top speed tinggi lebih kepada ratio gear nya…(mau overstroke maupun overbore sama2 memiliki kesempatan top speed tinggi, tinggal tergantung dr ratio yg jd spek pabrikan aja)…

Maskur - September 22, 2011

Berarti kita anggap rationya sebanding..gimana :)

9. OZ - September 22, 2011

toppp,… om maskur emang yahuddd

10. Mas TL (˘⌣˘)ε˘`) - September 22, 2011

yang di dalam kurung kok sama sama overstroke ? :D

kalo tl lebih suka yg square,putaran bawah sampai atas ngisi :D

Maskur - September 22, 2011

mana?
jangan mengada-ada :mrgreen:

11. hadi - September 22, 2011

setuju…untuk yg tinggal di daerah bukit spt gw juga….enak pakai yg overstoke.

12. penggemar ninja - September 22, 2011

over stroke, torsi gede, tapi ngak bisa buat balapan, karena RPM nya rendah..:)

cocok untuk stop and go, dan bawa karung sayur..kkkk

Piss

13. B M W ♣ - September 22, 2011

Di tengah tengah sajalah

14. uungferi - September 22, 2011

wakakakakakakakaka,….tulisane kang maskur lagi rame,… mantabhhh kang,…

15. wendakalubis - September 22, 2011

“Didikan” saya di jalan aspal yang banyak lubangnya, jalan kampung yang masih berbatu, tapi sangat senang memacu tunggangan pada speed 100km/j di jalan kosong saat ke luar kota, lebih dari speed itu nggak berani :)
cocok mesin SOHC overstroke!!!

http://wendakalubis.wordpress.com/2011/08/16/huaaa-akang-dilarang-beli-bajaj-avenger-bantuin-pilihin-motor-yang-lain-dong/

16. Amama Ali - September 23, 2011

tapi ‘square-nya’ NMP beda lhooo
*** sumpah ra ngapusii
** alay mode:on

Maskur - September 23, 2011

Beda gimana pak, bisa diterangkan dengan jelas?

Amama Ali - September 23, 2011

square-nya 57×57 harusnya nafas top speed pada gigi-5 gak seberapa … tapi faktanya tarikan merata dari bawah – sampai atazz
klo mo sadis, AHM harusnya ngasih tambahan 1 gigi (6-speed), bcoz pada gigi 5 n pas top speed masih ada nafass, kasihan klo ditahan teruss,
semoga ada aftermarket rumah gigi 6speed seperti Tiger punya ;)

Dazzler's - Desember 23, 2011

Iya ane Prcaya koq gan, soal ny ane pake NMP,, Dri pturan bwah ampe Atas Ngisi truz, pa lg klo dri gigi 4 mau masuk gigi 5 ajiiib dah,,,, ini Berbanding Kbalik Ma vixi yg gi2 5 ny kea ngempoz gtu gan,,pa krna vixi mesin ny Oversroke ya.,?? gigi 5 NMP Bner2 Ngisi Tenaga ny utk ke topspeed.Sdangkan Vixi (Pny ponakan Ane,contoh ny) bgtu msuk gigi 5,, kea hilang tenaga ny, mirip2 ma MX ane dlo wktu SMA gan,, amat2 Di sayang kan NMP gigi ny cuma 5, coba aja klo 6 mngkin Bs Lbh panjang Lg nafas ny,,, Ane ikut Berdoa deh gan,, Moga aj ad rmh gi2 yg aftermarket kea tiger biar gigi ny Bisa 6 speed utk NMP.Biar Nafas ny g nahan…

17. warung DOHC - September 23, 2011

kalo konteks nya menanjak! #ratio sangat berpengaruh pakde! karisma 125 yang over stroke banget bakal ngowoss kalo nanjak ekstreem pake gear 2 / 3 #lha cukup gear 1 iso mlayuuu 40kpj soale :mrgreen:
:arrow: bandingkan dengan shogun 125 punya e pakde yg dulu pasti gear 2 masih bisa nanjak ekstremm meski over bore …. yo ra? :P

Maskur - September 23, 2011

betul betul betul…(asal gak boncengan)

Maskur - September 23, 2011

Oke kalo produk masal memang telah diset sedemikian rupa.
Namun pada umumnya, dan karakter dasarnya yang overstroke lebih besar torsinya.
Misal ada motor ber-rasio sama dengan karisma, volume mesin sama, namun yang satu overstroke yang lain overbore gimana?

18. Mas TL (˘⌣˘)ε˘`) - September 23, 2011

Pakdhe..lha kok dikira mengada ngada..kalo yg bener bener square biasanya hanya ada diracikan balap.kalo buat motor masal,ada yg nyaris mendekati square..
Ambil contoh mesin c100 honda, bore x strokenya 50×49,5
atau yamaha Byson 58×57,9
cmiiw

Maskur - September 23, 2011

Mengada-ada itu yang kata-kata “dalam kurung” itu lho

19. Mas TL (˘⌣˘)ε˘`) - September 23, 2011

^kan udah diedit pakdhe :P

Maskur - September 24, 2011

hehehehe

20. SKSD - September 24, 2011

bener pakdhe, q juga seneng’e pke mesin overstroke, uenak puool buat naik gunung di bandung dsk.. :D

21. dwitri oktaria - September 24, 2011

overstroke bukannya memiliki torsi lebih besar dibandingkan overbore, tetapi dengan jumlah torsi yg sama, mesin yg overstroke dapat diraih pada rpm yg lebih rendah.

Maskur - September 24, 2011

yak benar….

22. Mass Bro - Oktober 28, 2011

kalo menurut sya selera orng indo cenderung punya sugesti “nyentak itu bertenaga”. padahal gk jga.

dh pernah nyobain motor temen Cemes 110 2008 Overbore yg lembut akselerasinya serasa gk bertenaga dibanding Shoun 125 qu yg Overstroke.

tpi begitu diadu, dari awal ampe akhir Shoun 125 qu kalah sentakan & top speed ternyata. kayanya rasio gear juga berpengaruh ya…. :D

23. tunas - Februari 10, 2012

imho klo overstroke dibanding overbore memang beda torsi & tenaga ny, misal sama2 100cc, yg overbore 8hp & 6nm, yg overstroke 6hp & 8nm. lalu karakter mesin overbore yg tenaga puncak diraih di rpm tinggi sdngkn overstroke diraih di rpm rendah. cmiiw
《♥p200ns♥》

24. kosuke - Februari 20, 2012

cbr250 overbore tp putaran bawahnya mantap tuh …

25. bangkit - Maret 10, 2012

ane punya f1z-r gan, over bore paker Rx-S 0.75, tapi kok mesinnya malah bunyi keletekan kaya piston ceket….. gmn solusinya gan…???

pliss gan, adine diwarahi…. :p


Balas Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.375 pengikut lainnya.