jump to navigation

Menjajal Suzuki Spin Mei 2, 2011

Posted by Maskur in MOTOR.
Tags: , ,
trackback

Skywave rem belakangnya sudah tidak pakem lagi sepertinya kampasnya perlu diperbaharui,. Maka datanglah saya ke bengkel langganan untuk menggantinya. Ternyata waktu datang ke bengkel mendekati jam makan siang, sedangkan penggantian kampas termasuk lama karena harus lepas silencer juga. Karena sudah kenal, maka saya bilang mau ditinggal pulang makan siang dulu, dan lalu dipinjami motor milik bengkel. Motor tersebut adalah Suzuki Spin.

Kesan pertama duduk diatas jok motor ini adalah : Merasa Rendah Diri. Maksudnya posisi duduknya lebih rendah dari Skywave karena penggunaan vleg rim 14″. Kedua adalah merasa ringan, maklum terbiasa membawa motor dengan berat kosong 113 kg, sekarang menaiki motor berbobot 93 kg, beda 10 kg sendiri. Terakhir adalah posisi kaki yang lebih menekuk, akhirnya malah selonjoran dengan duduk lebih mundur.

Sekarang tentang performa, matic kasta terendah Suzuki ini tarikan awalnya lumayan menyentak. Jarum speedometer dari 0 sampai 60 km/jam versi speedometer mudah diraih dengan cara mengurut gas. Kalo disentak tentu lebih cepat lagi. Hentakan awalnya juga terasa. Namun setelah kecepatan 60 km/jam tadi hentakan kurang terasa, jadi rasanya tenaganya hilang, walaupun jarum speedometer tanpa terasa sudah di 80 km/jam.

Beda dengan Skywave yang tarikan awalnya halus atau bisa dibilang lemot, namun setelah 40 atau 60 km/jam langsung terasa hentakannya dan tak terasa sudah 80 atau bahkan 100 km/jam.

Tentang kestabilan juga beda, ketika melewati jalan yang sedikit bergelombang, Skywave lebih stabil dan anteng dibandingkan Spin. Faktor berat kosong, shockbreaker dan diameter roda tampaknya berpengaruh di sini.

Untuk masalah per-Spin-an sepertinya perlu tanya-tanya ke suhu Darsonosu atau ke Mercon C nih.

Komentar»

1. Cyber - Mei 2, 2011

Waduh belum pernah jajal spin

2. dweedar - Mei 2, 2011

nha kl pake Spin aja pakdhe ud ngerasa “ringan”, gimana kl pake mio / beat? berasa mabur. kecepatan 80 ke atas berani ngerem agak mendadak? wah..kl aku ndak berani om

Spin termasuk anteb dibanding yg lain om

3. #99 bro - Mei 2, 2011
4. dany :) - Mei 2, 2011

waaa…..blm prnh nyoba…baru mio…

Maskur - Mei 3, 2011

tuku…

5. compumoto - Mei 2, 2011
6. ardiantoyugo - Mei 2, 2011
7. darsonosu - Mei 2, 2011

halo om :D emang Spin cocoknya utk yg langsing spt saya :p 120kpj ndak masalah utk dicapai tanpa gejala goyang spt kalo pake Mio :o

Maskur - Mei 3, 2011

naah ini pakarnya datang..

8. Evilnine - Mei 2, 2011

Tarikannya hampir sama dengan mio, tapi lebih stabil pas ngebut… :D

9. Triyanto Banyumasan - Mei 2, 2011

berarti mirip pengendara langitku ini, tp beda di atasnya…
ibaratnya Skydrive itu spin di tarikan bawah, Skywave ditarikan atas :) (bebek silem)

Maskur - Mei 3, 2011

masa?
tapi rung tau njajal emang.

10. Az147r - Mei 2, 2011

cara ngurut gas spin ini bikin “ketagihan” :mrgreen:

Maskur - Mei 3, 2011

ketagihan gimana maksudnya..??

11. Rudy SOUL - Mei 3, 2011

enak spin po skywafe pak??

Maskur - Mei 3, 2011

Skywave lah

12. kangmase - Mei 3, 2011

Spine ora sampeyan nggo ngetrek tho?

Maskur - Mei 3, 2011

Pinjaman oom…

13. aud - Mei 6, 2011

mas, itu 113kg ke 93 kg beda 20 mas bukan 10.. hehehe

Maskur - Mei 6, 2011

eh iya bener, makin jauh yah


Balas Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.375 pengikut lainnya.