jump to navigation

Kancil, Pembodohan Moral Bangsa Januari 18, 2013

Posted by Maskur in CERITA, IDE.
Tags: , , , ,
trackback

Kancil motif timun

Tahu dongeng Kancil Nyolong Timun. Intinya di sini dikisahkan Kancil bisa lolos dari tangan Pak Tani dengan “kecerdikan”. Padahal lebih tepat disebut “kelicikan”, yaitu dengan cara menipu. Sebenarnya ini adalah sesuatu yang mengerikan yang diajarkan kepada anak kecil dan bahkan masuk di buku pelajaran sekolah.

Dongeng ini mengajarkan tipu muslihat juga membenarkan seorang pencuri, karena dia tokoh utama cerita ini. 

Jadi terbayang kondisi negeri ini, banyak tipu daya untuk keuntungan sendiri dan juga pembenaran kepada orang yang menjadi tokoh walaupun dia berbuat salah.

“Ah itu kan cuma dongeng, cuma perumpamaan.”

Justru itu, karena dongeng jadi konsumennya adalah anak-anak yang masih lugu. Perumpamaan bisa dianggap suatu yang nyata dan tertanam di pikiran mereka bahwa boleh menipu, boleh mencuri dan semacamnya. Kenapa ya dongeng anak sebelum tidur itu tidak diisi dengan kisah-kisah rasul yang benar-benar terjadi dan benar-benar patut diteladani.

About these ads

Komentar»

1. Nichoz Ahmad - Januari 18, 2013

setujaaaaa

brigade jalan raya - Januari 18, 2013

Setuja juga. xixi

Yang parah itu lagunya “si kancil”, si kancil anak nakal… suka curi curi ketimun..

Lah ini kok ngajarin yang gak bener. diskriminasi namanya :(

2. rusmanjay - Januari 18, 2013

sip…. Setuju

3. sa469 - Januari 18, 2013

betul pak dhe….saya juga heran, seolah-olah seperti “mengajarkan” cara melarikan diri dari kesalahan :D :D …mbok ceritanya diganti mengenai kisah kisah inspiratif…tentunya dengan gaya dan bahasa yang sesuai dengan usia mereka

4. Dzulfikar - Januari 18, 2013

Skrg cerita kancil bukan pilihan lg untuk diceritakan

5. Adrianus Ginas Artya Murti - Januari 18, 2013

tapi generasi kita juga masa kecil mendengarkan cerita ini, tapi kita sendiri apakah jadi seperti kancil?? bukannya itu terlalu men-generalisasi masalah? kecuali jika “kita” seperti kancil.

Maskur - Januari 18, 2013

ya kata “kita” kan luas oom….

Pada 18 Januari 2013 07.45, Learning To Live

6. marga - Januari 18, 2013

biarlah kancil yang nyolong timun. kita sebagai manusia tau mana yang kancil dan mana yang timun :D

*ngawur

7. jtxtop - Januari 18, 2013

Terima kasih atas konten dan info yg menarik dan menginspirasi….thk u

8. jonlego - Januari 18, 2013

sejak kecil didongengi kancil pencuri ketimun.
besarnya jadi pencuri uang rakyat (lirik pejabat senayan)

9. jonlego - Januari 18, 2013

sejak kecil didongengi kancil yg cerdik mengakali pak tani
besarnya jadi pejabat mempermainkan petani (bantuan, pupuk, dll dikorupsi semua)

10. poltergeisth13 - Januari 18, 2013
Maskur - Januari 18, 2013
poltergeisth13 - Januari 18, 2013

weits. . . . .langsung dikasih link,wkwkwk

11. Basho - Januari 18, 2013

dan juga pembenaran kepada orang yang menjadi tokoh walaupun dia berbuat salah.

Siapa pakdhe? Siapaaaaaaaaaa…..??? :mrgreen:

12. An_Syahri - Januari 19, 2013

Jadi inget lihat pertama kali mobil kancil tahun 2001 dulu… harganya dulu 35 jutaan….

13. skalorman - Januari 21, 2013

wah, anakku ngga akan di dongengin crita gituan mas hehehehe…

Maskur - Januari 21, 2013

yang namanya naik kelas itu kalo rodanya 4


Balas Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 674 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: