Kenapa Jalan Mudah Rusak, Dan Kalo Rusak Kenapa Tidak Segera Diperbaiki Januari 9, 2013
Posted by Maskur in IDE.Tags: jalan berlubang
trackback

Masih tentang lubang di jalan, pasti banyak yang bilang ini salah siapa? Atau langsung saja memvonis : Kontraktornya nyari untung kebanyakan. Atau vonis lain : Pemerintah nggak bisa ngurus.
Jawabannya begini :
Pemerintah sebagai “perawat” jalan sudah menentukan anggaran, pastinya cukup untuk membuat jalan yang bagus sesuai standar. Bagian perencanaan juga sudah survey dan menentukan jenis material di sesuaikan dengan kondisi alam dan sosial setempat (kondisi tanah dan kondisi lalu lintas). Nah ketika pelaksanaan ini muncul berbagai kepentingan yang kompleks dan sambung menyambung.
Silahkan disimpulkan sendiri. 






UUD ujung-ujungnya duit…. Banyak material yang di kurangi.. Miris
kl sering dengernya sih supaya ada proyek terus tp ane blm pernah tanya atau cek langsung kang kebenaran hal tsb
.
di tangerang beberapa tahun ke belakang kalau ada jalan rusak besok sudah terlihat bagus kembali, tp saat ini pemandangan tersebut sudah jarang kadang berbulan-bulan baru diperbaiki, masih Alhamdulillah sih diperbaiki
buat dijadiin kebon pisang
karena pejabatnya pake mobil mahal jadi ga pernah ngerasain beban di jalan jelek
iket-iket eh jadinya tali simpul mati, susah dilepas mas…
mudah rusak karena banyak dana perawatan dan pembangunan jalan yang dikorupsi oknum.
tidak segera diperbaiki karena tidak ada dana lagi karena sudah dikorupsi.
rakyat mung entuk gedhohe…
dasarrr wakil rakyat (miskin)… harusnya dinaikkan saja jabatannya jadi rakyat miskin..!!!
http://nakawara.wordpress.com/2013/01/09/new-tiger-sasis-teralis-dohc/
kontraktore ngelu…sunat sana sini…dana real mungkin hanya 60 persen dari total pagu…tapi sang pemangku kepentingan pokoke kudu dituruti…sisa dana yanh seharusnya buat mbangun jalan tapi malah dipake bancakan…
lebih parah lagi karena banyak oknum pejabat punya CV yang diatasnamakan sodara ato temennya…selalu menang tender…KKN lagi…hahahaha…ruwet lah pokoke….
Coba deh dbahas pnyebab jalan rusak by design…
ya begitu deh..
gini kang, jalan itu misalkan jalan antar provinsi katakanlah, tebel aspalnya 10 milimeter
nah biasanya di kurangin jadi cuma 4 milimeter doank,
itu biaya 6 milimeter lari kemana mana, ya jadi berlobang terus
kenapa lama perbaikinya? kucuran dana dari pusatpun ga dateng dateng
berlaku di seluruh daerah di indonesia, ga ada pemimpin yang ga korup kang, wong ga terima gaji ya ambil proyek ginian demi permulus perut
gaji pemimpin di daerah itu ga seberapa, tapi kenapa pada rebutan? ya ini tender tender kaya gini yang buat cepet kaya
ojo melu2 ya kang…. dosa… nek dadi pejabat aja kaya kue… emut urip mung sementara… nggolet duit sing barokah…
insya Allah…