jump to navigation

Kenapa Jalan Mudah Rusak, Dan Kalo Rusak Kenapa Tidak Segera Diperbaiki Januari 9, 2013

Posted by Maskur in IDE.
Tags:
trackback

Jalan berlubang ditanami pisang

Masih tentang lubang di jalan, pasti banyak yang bilang ini salah siapa? Atau langsung saja memvonis : Kontraktornya nyari untung kebanyakan. Atau vonis lain : Pemerintah nggak bisa ngurus.

Jawabannya begini :

Pemerintah sebagai “perawat” jalan sudah menentukan anggaran, pastinya cukup untuk membuat jalan yang bagus sesuai standar. Bagian perencanaan juga sudah survey dan menentukan jenis material di sesuaikan dengan kondisi alam dan sosial setempat (kondisi tanah dan kondisi lalu lintas). Nah ketika pelaksanaan ini muncul berbagai kepentingan yang kompleks dan sambung menyambung.

Silahkan disimpulkan sendiri. GIF Sad

About these ads

Komentar»

1. Apipblog.com - Januari 9, 2013

UUD ujung-ujungnya duit…. Banyak material yang di kurangi.. Miris

2. Aa Ikhwan - Januari 9, 2013

kl sering dengernya sih supaya ada proyek terus tp ane blm pernah tanya atau cek langsung kang kebenaran hal tsb :D .

di tangerang beberapa tahun ke belakang kalau ada jalan rusak besok sudah terlihat bagus kembali, tp saat ini pemandangan tersebut sudah jarang kadang berbulan-bulan baru diperbaiki, masih Alhamdulillah sih diperbaiki :D

3. rusmanjay - Januari 9, 2013

buat dijadiin kebon pisang :mrgreen:

4. gasspoll83 - Januari 9, 2013

karena pejabatnya pake mobil mahal jadi ga pernah ngerasain beban di jalan jelek

5. Adhitya Ramadian - Januari 9, 2013

iket-iket eh jadinya tali simpul mati, susah dilepas mas…

6. marga - Januari 9, 2013

mudah rusak karena banyak dana perawatan dan pembangunan jalan yang dikorupsi oknum.
tidak segera diperbaiki karena tidak ada dana lagi karena sudah dikorupsi.
:evil:

7. jnakawara - Januari 9, 2013

rakyat mung entuk gedhohe…
dasarrr wakil rakyat (miskin)… harusnya dinaikkan saja jabatannya jadi rakyat miskin..!!!

http://nakawara.wordpress.com/2013/01/09/new-tiger-sasis-teralis-dohc/

8. Rony - Januari 9, 2013

kontraktore ngelu…sunat sana sini…dana real mungkin hanya 60 persen dari total pagu…tapi sang pemangku kepentingan pokoke kudu dituruti…sisa dana yanh seharusnya buat mbangun jalan tapi malah dipake bancakan…
lebih parah lagi karena banyak oknum pejabat punya CV yang diatasnamakan sodara ato temennya…selalu menang tender…KKN lagi…hahahaha…ruwet lah pokoke….

9. hiulscm - Januari 9, 2013

Coba deh dbahas pnyebab jalan rusak by design…

10. baridienbp - Januari 9, 2013

ya begitu deh..

11. ariel pinterporn - Januari 10, 2013

gini kang, jalan itu misalkan jalan antar provinsi katakanlah, tebel aspalnya 10 milimeter

nah biasanya di kurangin jadi cuma 4 milimeter doank,

itu biaya 6 milimeter lari kemana mana, ya jadi berlobang terus

kenapa lama perbaikinya? kucuran dana dari pusatpun ga dateng dateng

berlaku di seluruh daerah di indonesia, ga ada pemimpin yang ga korup kang, wong ga terima gaji ya ambil proyek ginian demi permulus perut

gaji pemimpin di daerah itu ga seberapa, tapi kenapa pada rebutan? ya ini tender tender kaya gini yang buat cepet kaya

12. gl100 - Januari 14, 2013

ojo melu2 ya kang…. dosa… nek dadi pejabat aja kaya kue… emut urip mung sementara… nggolet duit sing barokah…

Maskur - Januari 14, 2013

insya Allah…


Balas Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 674 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: