jump to navigation

Kegunaan Motor Bebek Desember 28, 2012

Posted by Maskur in IDE, MOTOR.
Tags: ,
trackback

wpid-Remaja-Naik-Motor.jpg

Sport bangkit + Matic menjamur = Bebek punah.

Benarkah? Bisa jadi, namun kalo menurut pengalaman, sebenarnya motor bebek itu perlu. Buat apa? Buat belajar. Kenapa musti repot-repot, kan ada matic?

Motor (di Indonesia) ada dua macam pengoperasiannya, matic dan non-matic. Alangkah lebih baiknya kalo seseorang bisa mengendarai dua-duanya. Belajar naik motor menggunakan matic memang guampang, kaya orang naik sepeda namun tanpa gowes, tinggal belajar feeling bukaan gas dan rem. Makanya banyak anak kecil naik matic, karena adaptasinya cepat.

Beda dengan motor “bergigi” pengoperasian feelingnya agak lebih rumit. Tidak cuma gas dan rem tapi juga feeling putaran mesin. Motor bertransmisi manual paling simpel adalah motor bebek alias cub yang berkopling sentri fugal. Setelah lancar naik motor berkopling sentrifugal baru bertahap ke kopling manual.

Lha kenapa nggak langsung saja pakai sport? Yah ingat wanita, pasti wanita lebih nyaman naik bebek daripada sport yang rata-rata tinggi, susah kalo memakai rok.

Yah kurang lebihnya begitu pikiran saya.

About these ads

Komentar»

1. brigade jalan raya - Desember 28, 2012

Bebek akan terus ada. Tukang sayur, tukang ojek, tukang gas dan air galon, tukang kebersihan, tukang pos, tukang penjual bakso serta mainan dll, tukang angkut barang ke pedalaman, juga orang yang suka bonceng 5, mereka semua perlunya motor bebek.

Maskur - Desember 28, 2012

kalo list fungsi yang ini bisa digantikan oaleh motor sport

Pada 28 Desember 2012 06:12, Learning To Live

2. rusmanjay - Desember 28, 2012

masih banyak kok pengguna bebek seperti yang sudah disebutin diatas. saya juga lebih memilih bebek dibanding matic, karena bebek punya engine brake.

bebek ga bakal punah sekalipun kena flu burung :lol: hayah….. kok malah bebek beneran :mrgreen:

Maskur - Desember 28, 2012

punah kalo flu bebek

Pada 28 Desember 2012 07:29, Learning To Live

3. Aa Ikhwan - Desember 28, 2012

bebek masih laris kang,..bebek penyet, bebek bakar :mrgree:.

# bini ane aja lbh sering naik motor bebek atas izin ane :D

Maskur - Desember 28, 2012

kalo nggak atas ijin aa gimana?

Pada 28 Desember 2012 07:34, Learning To Live

Aa Ikhwan - Desember 28, 2012

gak boleh,..soale ngeri kl di jalanan :D

4. absoluterevo - Desember 28, 2012

Wow sesuatu ATAS IJIN AA :mrgreen:

5. Dr.Feelgood - Desember 28, 2012

klo dihadapkan pada sisi egoisme, saya lebih pilih bebek dan matic daripada semprot nangung (kecuali bebek semprot :mrgreen: ). alasannya : lebih nyaman, lebih mudah perawatanya, lebih terjangkau harganya (walau secara finansial sebenarnya sanggup beli yg premium juga), gk khawatir klo lecet2 dikit, fleksibel buat dipakai situasi lalu lintas perkotaan, irit bbm, model futuristik serta lebih aerodinamis, mudah dioprek, mudah dimodifikasi, fungsionalitas tetap ada (contoh bawa barang agak banyak), dan tentu saja point penting agar tidak terlihat kebapak-bapakan hahahahaha…….. :lol: dan masih banyak lagi. so, saya berharap, bebek harus tetap ada dan jangan ampe punah. :D

6. Triyanto Banyumasan - Desember 28, 2012

Wis lawas ra numpak mongtor bebek, aja aja klalen nyong ngoper gigi

7. kalimalang rider - Desember 28, 2012

sensasi oper gigi nya itu lho ngangeni :mrgreen:

8. arabella calista - Desember 28, 2012

great info .. :)

salam suksess selallu ..

9. rani - Desember 29, 2012

salam kenal, pak boleh minta emailnya?
saya mau tanya itu suzuki fajar motor yang waktu bapak share sekitar tahun 2010 dimana y alamat lengkapnya? terimakasih sebelumnya

Maskur - Desember 29, 2012

di Cilacap bu…

10. marga - Desember 29, 2012

dulu aku belajar pake motor batangan M/T. pake bebek jadi kagok tangan kiri gerayangan dan ngoper sering salah injek belakang.

imho bebek masih lebih enak daripada batang :D kalau digoreng, tapi kalau dibakar lebih enak batang (udud) :D tambah ngawur.

intine setuju kang. bebek neper dais.

11. ageng - Desember 30, 2012

sepakat! bebek memang pilihan yg tidak bisa dianggap remeh :D
Saya pertama belajar juga pake bebek. setelah bisa bebek, naik yg lain langsung bisa :D

12. An_Syahri - Desember 31, 2012

Motor bebek tetep masih punya nilai plus mas….

13. kasamago - Desember 31, 2012

yg jelek, bebek sering terlihat disalahgunakan ridernya..

14. Rony - Januari 1, 2013

setuju2..dulu awalnya juga blajar riding pake bebek astrea grand,lalu sport pake gl pro,matic pake vario langsung ngibrit deh…hehehehe

15. hadi - Januari 4, 2013

setuju…..bebek jangan sampai punah/hilang sangat dibutuhkan buat yg tinggal di atas bukit/gunung. ngeri klo pake metik di tanjakan bw anak-istri+barang apalagi, takut ga kuat. trus klo pas turunan rem kurang baik fungsinya atau habis kanvasnya bisa gaswat tuh….klo bebek minimal ada engine breaklah walau rem ga terlalu gigit.

16. TTXXXXXXXXXXXXXXXX - April 10, 2013

ngak ada bebek,, ngak bagus (imho)


Balas Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 672 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: