Pengguna Jalan Jakarta Lebih Patuh Rambu Kecepatan Februari 1, 2012
Posted by Maskur in VIEW.trackback
Mau puter balik nemu rambu kecepatan yang sudah jyadul tapi masih terbaca. Di Cilacap sini batas 50 km/jam di jalan Perintis ini jelas lebih banyak dilanggarnya. Saya sendiri juga paling pelan 60 km/jam versi speedometer agar sesuai dengan ritme lalu lintas yang lain.
Jadi ingat sewaktu di jakarta. Di kota metropolitan ini, pengguna jalannya ternyata lebih sering mematuhi batas kecepatan seperti ini. Lihatlah ttraffic menjelang persimpangan-persimpangan, juga di pasar-pasar semacam Kramat Jati di pagi hari, atau jalan Metro Pondok Indah, Bahkan bus Transjakarta juga. Walaupun setelah lampu hijau menyala “melanggar” dengan agak ngebut, tapi tak lama pasti “patuh” lagi.
Perilaku “taat pada batas kecepatan” ini lebih sering terlihat ketika hari Senin pagi atau Jumat sore.:mrgreen:
#EH






patuh yg terpaksa
wkwkwk…
jos di tempatku juga pada patuh.. gimana gak patuh lha polisi mrndemnya gede gede..
aseek no
seneng sing gedhe
wayah wong mudik dan balik mingguan..
yup
kuwi mergo macet paling..
Hehehe….
2012/2/1,
malah lebih pelan…
nekat,,tembak tempat
http://pertamax7.wordpress.com/2012/02/01/bajab-baru-berbusi-3/
terpaksa ndean kang
itumah karna terpaksa..
Terpaksa patuh pakde wong macet,,, kecepatan paling2 10-20km/jam
Hiks