jump to navigation

Jas Hujan Sebagai Kerudung Januari 6, 2012

Posted by Maskur in DI JALAN, KESELAMATAN JALAN.
Tags: , , ,
trackback

image

Musim hujan, pemandangan pengendara motor menggunakan mantel pelindung hujan sudah umum terlihat. Beberapa macam perilaku ber-mantel ria, baik menggunakan model personal 2 pieces, model ponco bahkan ponco tandem yang mirip barongan ebeg (kuda lumping). :-)

Ketika menggunakan mantel ponco. Biasanya air akan menetes ke bawah dari ujung kanan dan kiri, sehingga bisa membasahi alas kaki. Karenanya banyak yang meletakkan ujung depan mantel model Batmannya ke depan lampu dan juga setang pastinya, jadinya motor berkerudung. Kalo yang seperti ini kira-kira bagainana, amankah?

Pertama masalah lampu, nyala lampu akan terhalang. Tapi ternyata mantel Batman itu rata-rata tipis, jadi sorot lampu masih menembusnya. Jika lampu sebagai alat eksistensi, masih bisa terdeteksi kalau malam sekalipun. Tapi jika lampu sebagai penerangan, dijamin tidak efektif.

Yang jelas tidak berfungsi adalah spion. Karena ditutupi jelas sama saja tanpa spion. Tanpa ditutupi pun, jas hujan ponco sudah sangat mengganggu fungsi spion. Lambaian tanganmu sisi-sisinya ketika motor jalan sangat membuat tidak nyaman.

Yang ketiga adalah fungsi pengendalian stang akan berkurang kebebasannya. Kali nyangkut bisa bahaya tuh.

Jadi menurut saya, jika terpaksa ber-Batman ria ketika hujan. Lebih baik basah namun tidak mengurangi kontrol kita terhadap motor. Dan yang paling baik memang mantel personal. CMIIW.

WordPressed by Galaxy GT-S5830

About these ads

Komentar»

1. ipanase - Januari 6, 2012
2. moko - Januari 6, 2012

di rumah punya ponco tandem yg emang didesain buat dikrukupke stang, ada lubang yg bisa dibuka buat spion, di lampu pake plastik transparan. mbuh aman ga? tapi udah bertaun2 gak dipake.

Maskur - Januari 6, 2012

Ada to? Rung tau ngerti

bapakeValen - Januari 6, 2012

saya dulu banget juga punya.
emang ribet sih, apalagi kalo pas hujan deres campur angin.
tapi akhirnya ilang digondol “tikus”

3. sa469 - Januari 6, 2012

tul….eneg saya ngliat yang kaya gitu…palagi kalo belok…wah..bikin kagok lawan…lha lampu sein-nya gak keliatan…

Maskur - Januari 6, 2012

Iya nek sein rada kurang cetha

4. ryo - Januari 6, 2012

mbelit rante ndlosor…

phantomxy - Januari 6, 2012

Aku wis tau weruh kejadian ngunu kuwi

Maskur - Januari 6, 2012

Bahaya lain

2012/1/6,

5. phantomxy - Januari 6, 2012

Enak gak mantelan, ujan-ujan sampe dirumah mandi air hangat, makan, tidur. Mangstaab… Sesuke gering kwkwkwkwk

Maskur - Januari 6, 2012

Nek mulih iso wae.. Lha yen budhal yo susah..

phantomxy - Januari 6, 2012

Yo klambine dicepot, dilebokne bagasi, kan bagasine ombo….

6. #99 bro - Januari 6, 2012

hmmmm

7. bimo96 - Januari 6, 2012

yg ada malah nubruk :D

8. uungferi - Januari 6, 2012

bahaya,….. hancurkkaaannnn

9. boerhunt - Januari 6, 2012

bukannya ponco udah pernah bikin celaka ? krn ujungnya terjerat bagian roda

nitip masbro..
http://boerhunt.wordpress.com/2012/01/06/seputar-standar-emisi-euro-injeksi-vs-karbu-bagaimana-strategi-pabrikan-menyikapinya-bag-ii/

Maskur - Januari 7, 2012

tapi malah mayoritas dipakai biker lho

10. azizyhoree - Januari 6, 2012

harusnya ada manual book jas hujan! :mrgreen: #biar ga pada salah pakai

Maskur - Januari 7, 2012

ah…
pesimis

11. shogun110tromol - Januari 12, 2012

saya milih pake jaket biasa ujan2an, asal gak bahaya…..daripada pake betmen :mrgreen:


Balas Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 675 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: