Saya Capek Naik Motor Desember 17, 2011
Posted by Maskur in CERITA, DI JALAN, KESELAMATAN JALAN, MOTOR.Tags: capek naik motor, transportasi publik
trackback

Naik motor setiap hari. Untuk jarak dekat tidak ada masalah. Sesekali jarak agak jauh sendirian juga masih memungkinkan. Untuk membawa badan sendiri masih enak. Tapi kalo untuk memboncengkan, apalagi lebih dari satu pembonceng…capek! Selain bertentangan dengan hati nurani juga kasihan dengan pemboncengnya.
Tapi bagaimana lagi, keluarga berjumlah 4. Kalau tidak diajak samua pasti tidak mungkin. Kalo jarak dekat alias kota-kota bisa pake motor dua, lha kalo jarak jauh “rider satunya” tidak bisa mengimbangi. Pakai angkutan umum amat sangat tidak fleksibel, tidak nguwongke, kondisi armada sudah parah, mana tidak sampai ke tujuan, juga waktunya sangat terbatas serta lebih mahal.
Ingin rasanya mempunyai mobil, namun belum terjangkau.
Jadi untuk sekarang ini mungkin bisa dikatakan tidak ada bedanya dengan ini:

Atau ini:

Juga ini:

Hanya beda di safety gear saja
Berbelanja kadang juga membawa barang yang “agak besar”, jadi tak ada bedanya dengan ini:

Atau ini:

Serta ini:

Hanya beda di safety juga
Saya capek naik motor, sepertiny bapak-bapak di atas juga kurang lebih sama.
Butuh angkutan umum yang bisa benar-benar “nguwongke”, bukan yang seperti ini:

Atau ini:

======================================================================================

WordPressed by Android on The Galaxy






yap
nyong jadi kelingan jaman smp ketika numpak kole tasiman/gomin … selalu naik ke atap …
Nek ora nggandhul.. Nek njagong gengsi…
2011/12/17,
jozzzz
pake triseda pakdhe….muat buanyaaak tuch….xixixixixix
Tidak manusiawi bro…
saya mah untuk sekarang ini anti-Mobil….
http://agoey.wordpress.com/2011/12/17/hal-yang-harus-dilakukan-setelah-membeli-satria-fu/
Kalo tidak membawa anggota keluarga memang tidak butuh mobil
ngompori mobnas esemka men regane bisa dibwh 50jt
ups…lali gati kostum
Kebiasaan. Kudune nganggo sing…. @transtv.co.id
#cakpoer o ouw kamu ketahuan
#pakde, mugi2 ndang entok Nouva pakde
Amiin…nek iso Estillo kok… Ehm
2011/12/18,
munggah nggunung kethanthilan, numpak kolbakkaya wedhus.
Alhamdulillah nimbang mlaku 5 km…
sabar
http://extraordinaryperson.wordpress.com/
saya capek lihat gambarnya, kecapekan mangkel
http://jaranwesi.wordpress.com/2011/12/17/sukses-jambore-nasional-ke-3-prides/
motor bagi saya sudah cukup
pakdhe Bonsai,ada “pasien” nih…
Saiki Pak Bon dadi dukun to
2011/12/18,
Gambar sing ndi?
luwih enak nganggo motor pak, wis isoh dinggo nggaya, tur isoh dinggo ngebut, lha wong sak iki rego montor murah2 kan? durung meneh mben pirang sasi pisan pabrikan terus ngetok ke produk anyar…wis jan marai pingin.
#jleb
#hiks
#krompyang
sama mas, memanfaatkan kendaraan yg ada. ngidam transportasi publik maju g kunjung dtng..
smoga bisa membeli mobil keluarga idaman.. jika motor sdh tidak nyaman lg.
terkadang rasa jenuh berkendara naik motor, juga sring menghinggapi…
Sekarang ini motor dan mobil pribadi sdh terlalu banyak di jalan raya ! Semua pake kendaraan pribadi ” itu terjadi krn transportasi publik tdk layak , jauh dari kata nyaman dan aman .
leres pak dhe. . . .
keep brotherhood,
salam,