Latihan Naik Motor Boleh, Tapi….. Desember 7, 2011
Posted by Maskur in DI JALAN, KESELAMATAN JALAN.Tags: belajar naik motor, jalan desa, safety gear
trackback

Buka-buka file lama, saya menemukan foto diatas. Gadis kecil di kampung yang jalannya saja belum di aspal, sedang mengendarai sepeda motor berboncengan dengan anak lain yang lebih kecil. Dilihat sekilas anak sekecil itu jelas belum punya SIM. Tapi untuk idealnya sangat susah dilaksanakan di sini, masak cuma belajar saja harus nunggu punya SIM.
Yah, sepeda motor sekarang menjadi alat penting untuk bepergian. Di dalam kampung yang tidak ada angkutan umum jelas menjadi piranti vital. Anak SD pun sudah banyak yang bawa motor. Yang jelas tanpa SIM dan safety gear, minimalnya helm. “Kan nggak ada polisi mas, aman kok tidak kena tilang, santai saja.”
Yah saya sendiripun tidak munafik, ketika belajar di desa dulu juga melakukan hal yang sama. Tapi mengingat pengalaman jatuh saya beberapa kali, kepada kenalan saya, sering omong:
“Walaupun cuma belajar, walaupun belum punya SIM, walaupun tidak ada polisi…pakailah pelindung untuk keselamatan diri. Setidaknya pakai helm dengan penguncinya dipasang, klik!”
(Kalau ingin lebih aman, pakailah helm, jaket dan protektor lain. Namun batin harus kuat dengan omongan orang.)
:lol:
Karena kecelakaan tidak mengenal jalan kampung atau jalan kota, jalan aspal atau jalan macadam, jalan ramai atau jalan sepi, jalan cepat atau pelan-pelan. Semua bisa mengalami jatuh.
Kalau misalnya si gadis kecil sampai jatuh, di jalan macadam, bagian mukanya terkena batu, meninggalkan bekas luka yang dalam yang tidak hilang, si gadis itu jadi minder….maka akan mempengaruhi masa depannya. Atau dia jatuh, gegar otak dia jadi bodoh..lebih oarah lagi…
Walaupun segalanya sudah ditentukan jalannya. Tapi kita diperintahkan untuk selalu ikhtiyar.
Bonus, hasil kenang-kenangan mencium aspal di muka, tanpa terlindung helm tentunya:

terkait:
- Pakelah Helm Agar Wajah Tetap Terjaga
- Ini Salah Atau Tidak?
- kampretto! anda sendiri belajar motor gimana ?
WordPressed by Android on The Galaxy






aku…mung maring warung sekang umah nggawe jaket + sepatu boot baen diguyu wong sak warung (arep maring proyek apa mas….jere)
apik apik apik
sip…..
aku jg begitu
#dulu
wah, alesan klasik “gak ada polisi, gak bakal ditilang” udah tertanam jauh di lubuk hati orang indonesia..
klasik dan awet, dari orang desa sampai orang berpendidikan pun begitu.. Bahkan kayaknya Polisi sendiri juga ada yang seperti itu..
berarti polisi mikirnya “kalo gak ada provost” gitu ya?
ra ana kakange ikih
husy…
latihan motor belum tenang sebelum jatuh pertama kali…
Biasane latian motor pada nang lapangan bal
racun samsul
http://keongracing.wordpress.com/2011/12/07/review-samsung-gt-c3322-setelah-pemakaian-setengah-tahun/
nek langka lapangan? masa suwe2 ora meng ndalan..
narsis all the time…kalo pake helem khan ga bisa n4R5!z…..dA’gb3T4n__Lg…
YOIIII moriiii doliiii
hal biasa yang sering terjadi dikampung2 pak…