Angkutan Pelajar Di Desa November 21, 2011
Posted by Maskur in CERITA, DI JALAN, KESELAMATAN JALAN, VIEW.Tags: angkutan umum, pelajar
trackback
Pelajar, menjadi salah satu penyumbang terbesar aktivitas berlalu lintas di jalan. Bukti nyata, ketika sekolah sedang libur lalu lintas akan menurun kepadatannya. Hal ini sangat terasa perbedaannya d Jakarta.

Para pelajar ini melakukan perpindahan dari tempat tinggal ke lokasi tempat belajar menggunakan beberapa macam angkutan. Baik angkutan umum maupun pribadi, baik dengan mobil atau dengan motor.
Jika di kota para pelajar di kota besar menggunakan angkutan umum semacam bus kota atau angkot. Maka di desa atau kota kecil bisa dikatakan sama. Yang berbeda adalah perilaku dalam menaikinya. Jika di kota paling banter berdiri bedesakan di dalam bus. Maka di luar kota bisa jadi berdesakan di pintu alias “nggandhul”. Jika di angkot bedesakan di kursi tambahan. Didesa bisa bedesakan di pintu samping, bagian belakang mobil bahkan di atap.
Pengguna kendaraan roda dua pun berbeda karakter. Di desa banyak yang tidak pakai helm sama sekali. “Kan nggak ada polisi”, kata mereka.

Atau di tempat lain bahkan ada yang seperti foto di atas. Berdesak-desakan di mobil pickup dengan tambahan pagar besi.
Berbahaya kah? Pastinya iya. Tapi memang begitulah keadaanya.
Tulisan ini bisa dikatakan pengalaman pribadi saya sewaktu masih sekolah. Saya tiap pagi berdesak-desakan di pintu slias “nggandhul” di pintu koprades berlanjut hal yang sama di pintu bus Antar Kota Antar Kabupaten. Pulangnyapun tidak berbeda. Namun sekarang di desa saya Angkutan umun sudah punah, karena semua rumah sudah punya minimal 1 buah sepeda motor.
Tapi untuk bersepeda motor, saya selalu berhelm.






sama broww,, udah mau punahhh
Kadang kadang rindu suasana kaya gitu. Teringat pulang kampung yang lalu
nang payon semriwing…
gengsi nek cah lanang koh njagong
sering lihat, kalo lewat deket Bendungan Serayu..,
nitip jemuran, masih basah..,
http://bikerpoint.wordpress.com/2011/11/21/efek-masuknya-kawasaki-er-6-penjualan-kawasaki-athlete-bisa-naik/
faktor safety kurang..
tenanae pnya helm? ak ra percoyo
tenanae pake helm? ak ra percoyo
helmnya masih ada tuh di gudang
inget pas smp euy…
pas merasakan nggandul pertama kali jaman smp, rasanya pegel tp sensional..