Mie Ongklok Pak Muhadi – Wonosobo Oktober 15, 2011
Posted by Maskur in MAKANAN.Tags: mie ongklok, wonosobo
trackback

Lewat kota Wonosobo dimana sebelumnya terkena gerimis di daerah Kledung, dimana perut dalam keadaan kencoooootttttttt.... Teringat tentang Mie Ongklok yang katanya khas Wonosobo. Akhirnya dengan petunjuk Kang Uung mampirlah kita di sebuah warung Mie Ongklok, berlabel Pak Muhyadi Wonosobo. Melihat parkiran, tampaknya warung ini cukup ramai.
Setelah masuk ke dalam dan mendapat tempat duduk, memang warung ini ramai terus. Sepanjang menanti pesanan datang, bangku kosong segera terisi kembali. Saat itu waktu menunjukkan jam 14:30 WIB.

Pesananan datang lumayan lama, sempat disalip pendatang baru yang baru duduk. Hrrgh… protes ke pelayan. Sambil menunggu 2 buah tempe goreng tepung digunakan sebagai pengganjal perut. Untungnya tak berapa lama pesanan kami datang. Bakmi dan sate ayam bumbu kacang, serta teh anget.

Mie ini berupa mie pipih dimasak dengan kuah bumbu, ditambah sayur kol serta sedikit sawi. Juga ada sedkit kuah kental, sepertinya semacam petis cair namun tipis-tipis saja rasanya. Agak sedikit kecewa karena berharap sawi akan lebih banyak daripada kol. Porsinya juga sepertinya agak kurang banyak di saat perut keroncongan.
Kalo saya bilang, mie ini rasanya tidak terlalu istimewa. Yang membuat berbeda hanyalah karena teman makannya adalah sate ayam. Cak Poer said :“Nothing special.” Kok ramai? Kurang tahu, sepertinya nama besarnya yang membuatnya dipadati pembeli. Harganya? Kalo boleh saya bilang agak mahal. 3 Porsi Mie Ongklok dan Sate tambah 2 teh anget, satu teh tawar dan 3 buah tempe goreng tepung suruh bayar 56 ribu. Berarti satu orang kurang lebih 19 ribu.
Kalo membandingkan pengalaman Azizy dan juga Pak Guru Andhi Suranto, tampak menggiurkan dan murah. Namun yang ini kok beda, baik rasa, bentuk (sesuai deskripsi) dan yang jelas harganya. Biasanya walaupun beda warung, makanan yang bernama sama di suatu daerah sama, rasanya beda tipis saja. Tak apalah buat pengalaman.
Selesai makan, bayar parkir 3 motor 1500, ternyata penjaganya tidak mau, minta tambah…hrgghhh……….Pelit (yo ben, kecewa kok)






hhahaa. .
Pertamax. . . ,
follow blog’ku ya!
weeewww judule mie ongklol recall serries to iki? operpress pisan
sing tak coba dulu padahal just IDR 8K
Ketokke juga deskripsimu mantap rasane…daripada ini.
http://maskurblog.wordpress.com/ #Gmail 4 And Row Eat#
rame oe..
Sedap
hahahaha antara harga sama rasa ga singkron berarti
Overpriced…
http://maskurblog.wordpress.com/ #Gmail 4 And Row Eat#
emang yen warungan ngono larang….yen mampir omahku malah gratis tis tis tis
Rumahnya sebelah mana bro… koordinatnya juga…
http://maskurblog.wordpress.com/ #Gmail 4 And Row Eat#
kuliner maneh…
Kan sudah biasa…
http://maskurblog.wordpress.com/ #Gmail 4 And Row Eat#
hmmm kyknya enak
http://extraordinaryperson.wordpress.com/
Tidak!
http://maskurblog.wordpress.com/ #Gmail 4 And Row Eat#
wuih enaknya….nyoba dunk
http://setia1heri.wordpress.com/2011/10/15/impresi-naik-garuda-indonesia/
Kecewa…
http://maskurblog.wordpress.com/ #Gmail 4 And Row Eat#
Penjaga mie jozz wajar bilang nothing special
Wuzzzzz
Realitas…
http://maskurblog.wordpress.com/ #Gmail 4 And Row Eat#
^ wkwkwkkwk…asli kok mas bro ga dibuat-buat padahal waktu itu lapar sangat (biasanya kalo laper makan apa aja jadi nikmat)
, masih penasaran yg versi best valuenya (rasa & harga).
Yg enak malah satenya (tapi tetep operpres)
xixixixi
Yuh turing maneh
http://maskurblog.wordpress.com/ #Gmail 4 And Row Eat#
berarti sing ngasih testimoni sebelumnya ilate kurang sengsitip mas imam xuxpxiixi kabioorrrrr…
kadang kalo soal citra rasa itu aneh beberapa kali mecoba tempat makan yang di rekomendasikan teman berujung kecewa kebanyakan soal rasa,padahal kalo diliat pengunjungnya banyak tapi rasanya nggak ngalor nggak ngidul
dari fotonya sudah ketauan tidak enak
jadi penasaran mie ongklok
kok sate ayam oom!?
biasan e sate sapi lo..
titip ya:
http://varput.wordpress.com/2011/09/10/ke-dieng-yuk/
Lha tapi kok aku merasanya sate ayam ya….
http://maskurblog.wordpress.com/ #Gmail 4 And Row Eat#
Walaaah… Koyok nang Jakarta ae regone…
Mulakno
Wah kalau saya makan mi ongklok di tempat Pak Muhadi kok enak ya? Satenya sate sapi bukan sate ayam…..Salam Http://jendelakatatiti.wordpress.com.
mampir ng sebelahe goleh tempe kemul…