jump to navigation

Kena Tilang Di Tugu Oktober 10, 2011

Posted by Maskur in MOTOR, VIEW.
Tags: , ,
trackback

Lihat foto di atas, posisi saya lagi di Sarkem. Lho! maksudnya di perempatan jalan Pasar Kembang Jogjakarta. Tampak ada Cak Poer, Kang Uung dan Polantas. Wah kenapa lagi? Tilang lagi? Benar!!! Ini memang kena tilang lagi…Kok bisa langganan gitu?

Setelah kena tilang ketika berangkat, Cak Poer memang kena tilang lagi di Stasiun Tugu. Kesalahannya adalah karena seperti foto di bawah ini:

Jalan berpintu yang menghubungkan Jalan Pangeran Mangkubumi dengan Malioboro dan memotong rel di Stasiun Tugu ini boleh dilewati Sepeda Motor, syaratnya harus dituntun. Begitu kata bapak tukang becak di utara Stasiun. Setelah melewati Jalan Pasar Kembang baru mesin dinyalakan.

Sebenarnya kami sudah tahu akan hal itu, namun ketika sedang mengawasi keadaan untuk meyakinkan kebenaran, ada motor Ninja biru yang dengan PD-nya melintas rel ke arah selatan. Mio dan Beat segera menyusul, saya juga bersiap. Ketika Kang Uung dan Cak Poer sudah melewati beberapa rel, sang Ninja sudah sampai jalan aspal, tiba-tiba nongol pak Polantas, kenalah 3 motor di depan saya. Posisi saya belum sempat masuk rel pertama, segera saja saya turun dari motor dan menuntunnya sampai lampu merah Sarkem.

Ternyata Ninja biru itu jug a”orang asing” di Jogja, pantesan begitu konfindennya melintas. Untunglah dengan negosiasi “tertentu” kami bisa melanjutkan perjalanan kembali.

Jadi yang belum tahu mendingan tuntun motor bentar daripada kena tilang, atau kalo mau terus saja menikmati cornering sebentar di bawah rel. :)

Komentar»

1. Pak Bambang Nunggang Byson - Oktober 10, 2011

malah ra ngerti, mangsude piye to pak? muosok kudu dituntun? rambune njuk gambare opo?

Maskur - Oktober 10, 2011

ikut norma-norma dan kebiasaaan berupa hukum tak tertulis yang berlaku setempat…

2. vixionr15 (ˆ⌣ˆ‎​​​​)┌П┐, - Oktober 10, 2011

Jiaaaaah, jadi 2 kali….harusnya kalo orang asing dimaklumin laaaa

Maskur - Oktober 10, 2011

kalo nggak ngelanggar sih gapapa…

3. tigerpiceks - Oktober 10, 2011

wah rung biasa dolan sarkem iki :mrijo:

4. tigerpiceks - Oktober 10, 2011

nyuwun ngapunten mas dab ra iso ngancani wingi. *iki seng salah tuan rumah jogja ko ra dikancani :hammer:

Maskur - Oktober 10, 2011

iya ki bener….

5. cak poer - Oktober 10, 2011

tilang combo :mrgreen:

*kali ini pake “kartu sakti” jadi bablas :P

6. dnugros - Oktober 10, 2011

melanggar peraturan ‘unggah ungguh’ dijalana Jogja ya?

Maskur - Oktober 10, 2011

nggiih…

7. ardhinugros - Oktober 10, 2011

berarti mobil boleh motong dari mangkubumi langsung ke malioboro, tanpa harus memutar bawah rel dengan syarat:… didorong :mrgreen:

Maskur - Oktober 10, 2011

coba saja…

8. sabdho guparman - Oktober 10, 2011

unggah ungguh gak tertulis di undang-undang mestinya gak bisa ditilang karena gak tertulis

tapi ya mbuh lah. . . .

keep brotherhood,

salam,

Maskur - Oktober 10, 2011

sssttttttt…..tertulisnya malah :”KENDARAAN TIDAK BERMESIN”
emang kalo motor dituntun itu mesinnya gak hilang kan?

9. #99 bro - Oktober 10, 2011

repot juga ya..

10. steven sahardjo - Oktober 10, 2011

memang betul itu, saya sempat tinggal 4 tahun di jogja dan harus nuntun kalo lewat situ, itulah uniknya kota Jogja…
nitip kang: http://morukai.blogspot.com/2011/10/kode-rangka-ktm-duke-125.html

Maskur - Oktober 10, 2011

wah nggak kabar-kabar sihh…

11. bodats - Oktober 10, 2011

baru tahu gue…
nice info sob…

12. Sepeda Motor - Oktober 10, 2011

“boleh dilewati Sepeda Motor, syaratnya harus dituntun”
itu gambar rambunya bagaimana ?

Ono-ono wae.

13. boerhunt - Oktober 10, 2011

emang ada rambu2 yang harus dituntun yah.. kalo digang sih bisa ditulis, motor harus turun (alias kudu dituntun) atau ngebut benjol.. hehehe..ana2 wae pak pulisi..

14. boerhunt - Oktober 10, 2011
15. Maskur - Oktober 10, 2011

tulisan peringatannya sih “kendaraan tidak bermesin”

16. Hourex150L - Oktober 10, 2011

waaa,, kok biyen rung tau tumoon ya Pak dhe..

PISS..

17. blognyamitra - Oktober 10, 2011

Walah baru ngeh pakdhe, berkali2 lewat tapi jalan kaki ternyata motor kudu dituntun hehehe…

18. Abu Tanisha - Oktober 10, 2011

xixixixixi…

hukum suatu daerah lebih kuat, dan itu yg harus dipatuhi

Maskur - Oktober 10, 2011

yah begitulah

19. cak poer - Oktober 10, 2011

sebenarnya khusus hari itu jalur “tempat nuntun kendaraan” memang lg d buka, kalo hari biasa sepertinya kendaraan bermesin bener2 ga boleh lewat (meski dituntun), cmiiw :)

20. si oom - Oktober 10, 2011

hihi, aneh ya oom..
ketentuannya yang boleh liwat untuk kendaraan tak bermotor, tapi walopun dituntun, tetep aja sepeda motor itu kendaraan yang ada mesinnya. cuma mesinnya dimatiin..
hihi :mrgreen:

pengertian kendaraan bermotor:
Kendaraan bermotor adalah kendaraan yang digerakkan oleh peralatan teknik untuk pergerakkannya, dan digunakan untuk transportasi darat (wikipedia)

Busa_tio - Oktober 14, 2011

Yo ngga aneh tho. Lha kalo dituntun yg menggerakkan kendaraan kan bukan mesin tapi “sikil”, jadi udah keluar dari definisi kendaraan bermotor. :D

21. dany :) - Oktober 10, 2011

Hmm…aku mlh drg tau lwt kono :)

22. sabdho guparman - Oktober 10, 2011

nek nang jakarta nuntun montor justru kanggo ngapusi pak pulisi, pura-pura mesin rusak trus dituntun padahal mau motong lawan arah/lampu merah. . . :hammer:

keep brotherhood,

salam,

23. setia1heri - Oktober 10, 2011

nais inpoh…
wah patut diacungi jempol negonasinya :-P

http://setia1heri.wordpress.com/2011/10/10/terima-kasih-b…s-kunjungannya/

24. Woman - Oktober 10, 2011

Yo wis, nanti kalau saya dolan naik motor ke sana, biar ta’tuntun aja motornya. Dari pada kena tilang.

25. bapake valen - Oktober 10, 2011

oooalaahh..
pantesan wingi pas dolan malioboro aku weruh motor2 podo dituntun.
tak kiro podo mogok masal, jebuleeee…….

26. B M W ♣ - Oktober 10, 2011

Aq sek wong jogja malah gak ngerti

27. irdam125 - Oktober 10, 2011

Salam kenal mas, sesama pemelihara SkyWave nitip link
http://skywaveputih.wordpress.com/2011/10/10/perkenalan/

28. archan - Oktober 11, 2011

mesti ora ana kode spesiale ya mas?

29. Junet - Oktober 11, 2011

durung pernah ngono q…

30. bayuonvixion - Oktober 11, 2011
31. Muh Nurhidayat - Oktober 11, 2011

aku juga pernah ketilang disitu jaman mbiyen bannget 2002an lha ora ngerti kok :-)

32. umarabuihsan - Oktober 12, 2011

Jd inget kmrn br mudik gratisan training di all season-ibis bolak balik lwt situ. Itu sebenernya bonus buat kendaraan bermesin tapi sekalian merangkap jd jebakan betmen bg yg blm tau hi3

33. asmarantaka - Oktober 12, 2011

wahh..makane aku maless kota2 naik motor di jogja..yo mergo ada peraturan aneh2 ngono kui…dan sialnya di jadikan ladang bisnis polisi sana :P

34. ipanase - Oktober 29, 2011

hahahahaha, 20 ewu

35. mini baja bikes - Februari 8, 2012

With a height of about 4 feet, the minibike is big enough for a full grown adult to ride.


Balas Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.375 pengikut lainnya.