jump to navigation

Mau Jelajah Nusantara Mau Touring 500 Jam Atau Adu Irit 1Liter Untuk 187 Km, Semuanya Tidak Mungkin Oktober 3, 2011

Posted by Maskur in MOTOR.
Tags: , , , ,
trackback

Di Indonesia, pabrikan Suzuki terkenal suka mengadakan uji ketahanan untuk motornya. Sejak jaman Shogun hingga Titan produk keluaran Suzuki kerap kali didiksa dengan acara Jelajah Nusantara maupun uji ketahan non-stop di sirkuit. Yamahapun tahun 2010 mengikuti jejak Suzuki dengan Jupiter Amazing Tour, selama 500 jam. Kalau Honda beda lagi, market leader ini sering pamer keiritan produknya. Sejak Supra Fit sampai Revo kegiatan adu irit rutin diadakan.

Kok ngetestnya beda? Yah semua untuk memantapkan image masing-masing. Semua tahu kalo Suzuki dari dulu terkenal mesinnya awet, yamaha katanya kencang dan Honda jelas paling irit.

Tapi saya membaca suatu komentar yang berbunyi kurang lebih seperti ini (lirik senior dari jatim :mrgreen: ):

Tidak perlu uji sampai 3 hari tanpa mematikan mesin atau menjelajahi Indonesia. Karena hal seperti itu tidak mungkin dilakukan oleh orang Indonesia. Turing oleh seorang maniapun 3-4jam pasti membutuhkan istirahat. Jadi pasti berhenti. Jelajah negeri juga demikian…baik lewat udara atau dengan kapal berarti istirahat dan mesin pasti dimatikan.

Memang benar dalam kenyataan, test non-stop untuk mesin tanpa dimatikan selama 3 hari itu tidak mungkin dilakukan dalam penggunaan motor sehari-hari.

Terus kalo adu irit 1 liter bisa menempuh 187 km. Ini juga sama saja, tidak mungkin untuk pemakain rutin sehari-hari. Mengendarai motor seharian tidak mungkin terus-terusan berjalan dengan kecepatan 30 km/jam. Lha kalo macet, jalan macet walaupun pelan-pelan juga beda karakternya. Emosi pengendara pasti sangat berperan, misal kena macet berjalan pelan-pelan, begitu ada kesempatan pasti “balas dendam” sekencangnya. Sebagai contoh karakter pengendara di Jakarta.

Apalagi dari buka-buka informasi tentang tips bagaimana agar mesin bisa irit di dalam perlombaan, kurang lebih sebagai berikut:

  • Gunakan settingan celah klep dan karburator paling efisien (berarti disetting seirit-iritnya)
  • Selama perjalanan, bukaan gas dalam kecepatan stabil antara 30 km/jam-35 km/jam (sabar banget yah?)
  • Rasakan putaran mesin yang paling ringan. (Jalan 30 km/jam pakai gigi 4)
  • Faktor berat badan joki juga sangat menentukan. (yang gemuk bagaimana?)

Kalo penggunaan sehari hari masih mungkinkan kita bisa sabar di jalan seperti itu?

Jadi mau Jelajah Nusantara, Touring 500 jam atau Adu Irit 1Liter Untuk 187 Km, Semua hanya untuk event, kampanye, iklan, pamer, hal bombastis dll dll.  Bukan untuk harian! CMIIW

WordPressed by Android on The Galaxy

Komentar»

1. tigerpiceks - Oktober 3, 2011

wogh!

2. nick69 - Oktober 3, 2011

wagh! :mrgreen:

3. cak poer - Oktober 3, 2011

iyo je….beat ku kemaren seneng banget mampir hampir di SPBU tiap kota :mrgreen:

Maskur - Oktober 3, 2011

jarene 1liter = 73 km?

alrozzzi coolrider fixer 2 - Oktober 3, 2011

:mrgreen:

Cak Poer korban iklan kah? :mblayuuuuu

4. alrozzzi coolrider fixer 2 - Oktober 3, 2011

wogh! & wagh! :mrgreen:

Maskur - Oktober 3, 2011

wadeziGh!!!

alrozzzi coolrider fixer 2 - Oktober 3, 2011

:mrgreen:

Maskur - Oktober 3, 2011

ketokke iya

5. warung DOHC - Oktober 3, 2011

jelajahhhh? #asal aku libur why not? #never ending_horee_exploring ! :mrgreen: boros-irit, luweghhh! sing penting slamet :P

Maskur - Oktober 3, 2011

yen ben dina yo modyar rek…

6. gcm - Oktober 3, 2011

masih tema harian nih… :D

7. Amama Ali - Oktober 3, 2011

tapi klo motor untuk batangan mossok yo ora blass

Maskur - Oktober 3, 2011

silahkan tiap hari turing…………dijamin pukul2 helm lebih sering

8. Darmawan - Oktober 3, 2011

Corong Toa plus tulisan IRIT klop

9. Triyanto Banyumasan - Oktober 3, 2011

bakul dodolan ya werna werna carane pancen…

10. The GSF 400 BANDIT - Oktober 3, 2011

Setujuuuhhhhhhh………

11. #99 bro - Oktober 3, 2011

motorku paling irit… setengki go rong minggu mangkat mulih kerjo lho.. jarak tempuh 200 *

Maskur - Oktober 3, 2011

ratakon

12. sabdho guparman - Oktober 3, 2011

masuk akal juga pak dhe. . .

keep brotherhood,

salam,

13. Wiro Sableng - Oktober 3, 2011

Ga setuju boleh khan….
Kalau uji keiritan emang itu kaya’nya ga mungkin diterapkan sehari_hari. Kalau ketahanan mesin,,, Harus itu…!!

Maskur - Oktober 3, 2011

Monggo..
Tapi ada yang berpendapat kalo yang irit itu malah yang bisa..
Ibukan pendapatku, tapi kutipan dari orang lain

14. yahui - Oktober 3, 2011

penggoblogan otomotif, keknya udah dari dulu deh
dari jaman motor makin panas makin kenceng sampe 1;73.
cbr 1;60 jalan 30km, ngapain…….!!!

15. setia1heri - Oktober 3, 2011
16. Dismas - Oktober 3, 2011

30 km/jam pake gigi 4? edan tuh… Pasti jadi lemot seterusnya… Revi 100cc q aja baru selesai gigi 1 kalo 30 km/jam…

Nyoba style irit n nahan emosi aja cuma dapet 62km / liter… :mrgreen: .

Maskur - Oktober 3, 2011

wah..irit banget ya..
tapi kalah kalo ikut lomba

17. Wong Banyumas - Oktober 3, 2011

wakakakakakakak.. SEPAKATTTT…tahun 2009 lalu pernah ikut lomba irit sebuah merk mobil, ketika hasilnya diprotes oleh salah satu peserta, ATPMnya marah-marah dan tidak terima diprotes. Ternyata takut imagenya rusak oleh pemakainya sendiri…

Maskur - Oktober 3, 2011

lha kok wani-wanine

18. Pak Bambang Nunggang Byson - Oktober 3, 2011

mungkin aja, orang indonesia lak guyup rukun entek bensine yo disurungke mblayuuu

19. daru vixionr15 - Oktober 3, 2011

Bener banget pakde !

20. penggemar ninja - Oktober 3, 2011

ane 1 liter 40 aja dah seneng bgt..:)

Piss

21. keshamotor - Oktober 4, 2011

artikel balasan hahaha :D

22. sing_xong - Oktober 5, 2011

Imho.kalau uji ketahanan penting juga.harapannya kalau digeber sekian hari/jam nonstop aja oke apalagi kalau cuma dipakai harian.harapannya dapet image mesin awet,tahan banting,n gak rewel.uji keiritan juga penting,tapi semestinya jangan disetting ekstrem karbu/lainnya,karena orang akan bilang gak mungkin nyampe segitu iritnya dalam kondisi normal..

Maskur - Oktober 5, 2011

yah begitulah

23. Fatimah - Oktober 6, 2011

viar star x 50km/l, titan 55km/l, harian, stop n go, standar, kecepatan variatif, biker 65kg, kadang bawa baran ampe 35kg.

24. gogo - Oktober 7, 2011

begitkah, bukankah pas bikin pabrikan harusnya dah nguji produknya irit ato ga

25. alvian_00 - Oktober 13, 2011

masoook! yo wes ngono lah,dibodohi terus,,ben payu dagangane,pemerintah mek ho’oh2 ae,gak malah mbenahi transportasi massal e..ckckckk…

26. Busa_tio - Oktober 14, 2011

Kalo buatku yg paling nyantol adalah uji ketahanan, seperti yg biasa dilakukan Suzuki dan juga belakangan ini TVS.
Kenapa nyantol? Beda dengan dua pengetesan yg lainnya, apalagi yg adu irit malah bisa dianggap penipuan bila ngga ada penjelasan pas pemakaiannya. Kalo uji ketahanan aku nilai ngga ada “embel-embelnya”.
Pokoknya motor digeber habis nonstop dan yg nggeberpun para pembalap yg saling bergantian. Berhenti pas ngisi bensin sekalian ganti rider, itupun mesin ngga dimatiin. Dari sini jelas akan teruji masalah durabilitynya alias daya tahannya. Motor jelek bakal ngowos, dijamin!

Sekarang secara logika, motor yg digeber nonstop dalam jangka waktu yg lama aja kuat, gimana kalau cuma dipake dan dirawat dengan normal buat harian? Apa kurang menyakinkan? Kalo buat aku sih udah sangat jelas buat gambaran kualitasnya. imho

Maskur - Oktober 15, 2011

Ya betul….paling nyata hasilnya adalah uji ketahanan.

27. ipanase - November 12, 2011

promosi men payuuu


Balas Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.375 pengikut lainnya.