jump to navigation

Jam Operasi Angkutan Umum Pendukung Pertambahan Jumlah Sepeda Motor Agustus 5, 2011

Posted by Maskur in IDE, MOTOR, VIEW.
Tags: , ,
trackback

Tahun ini salah seorang keponakan dari istri diterima kuliah di UNS Solo. Kebetulan dia ambil PGSD sehingga kampusnya berada di Kerten. Awal masa orientasi (tidak tahu namanya apa) dia dalam 3 hari harus mengikuti kegiatan di Kampus Pusat yaitu Kentingan yang berada di ujung timur kota (Kerten di bagian barat kota). Kegiatannya sampai waktu Magrib. Akhirnya orang tuanya mencarter mobil antar jemput selama kegiatan tersebut.

Mendengarnya, saya langsung ngomong :“Lho bukannya di Solo angkutan umumnya sampai malam?”

Kakak Ipar saya menjawab: “Sekarang cuma sampai jam 5 sore kok.”

Walah, dahulu padahal Solo adalah kota yang menyenangkan buat anak-anak kost. Ketika malam minggu baik yang punya motor maupun yang tidak bisa berbaur pergi bareng-bareng naik angkot (Kecuali apel). Kadang ke Singosaren, Hero atau ke Gramedia. Juga jika menonton film di Fajar Theater, kita biasa berangkat bersama naik Bus kota yang beroperasi sampai jam 8 atau 9 malam. Pulangnya? Tenang ada angkot kuning yang mau nganter sampai gang. Angkot ini jam 11 malam pun masih ada.

Berarti sekarang Solo sudah seperti Jogja. Kalo tidak punya kendaraan sendiri berarti musti naksi atau ngojek. Wah tidak merakyat dong.

Bearti yang paling merakyat adalah : SEPEDA MOTOR! Kalo dipikir-pikir angkot dan bus kota itu tidak laku karena kalah oleh motor. Tapi orang beli motor itu karena angkutan umum tidak bisa mengakomodasi kepentingan orang-orang. Lho kok jadi kayak AYAM DAN TELOR DULUAN MANA?

image

Jadi, jika kota Solo dulu menyenangkan untuk mahasiswa tidak terlalu mampu seperti saya, bisa jadi hal ini banyak juga terjadi di kota lain. Tidak mengherankan foto seperti di atas menjadi pandangan umum di malam minggu di kota Cilacap, dan pasti di kota-kota lain.

 JADI…DULUAN MANA, AYAM ATAU TELOR ? #eh

Gambar ATMO dan angkot dari : blog ini

Bonus:

Komentar»

1. bejo - Agustus 5, 2011

pertamax

2. bejo - Agustus 5, 2011

duluan yg di dpn pak:P

3. ipanase - Agustus 5, 2011

makin laris manis nih motor

4. #99 bro - Agustus 5, 2011

wah…. mulih kudu ngo motor ki./

5. eyang revonya item - Agustus 5, 2011

tambah macet

6. rifqi - Agustus 5, 2011

tingkahe angkot itu yang bikin orang males pake angkot, udah nunggunya lama, pas udah dapet nalanya pelan minta ampun, belum lagi “ngetem” nya itu, ya jelas lah.. lama2 orang males pake angkot.
kalo saya amati kasus angkot ini bener2 di perhatikan oleh bus2 jogja-surabaya, dimana dengan harga murah, bisa cepet dan armadanya banyak, jadi nggak perlu nunggu2 dan jelas cepet, buktinya, disaat bis2 trayek lain banyak yang KO, trayek surabayanan masih tetep laris manis.

Maskur - Agustus 5, 2011

Hehehe..bus surabayaan..dulu langganan aku

7. cafebiker - Agustus 5, 2011

macet lagi macet lagi :mrgreen:

8. ki demang - Agustus 5, 2011

jusgindus :mrgreen:

9. mbr666 - Agustus 5, 2011
10. Black_Viper - Agustus 5, 2011

hidup sumber kencono … bis setan perenggut nyawa biker (gw lebih suka naek sumber kencono kalo malem, solo sragen cuman 15menit -+30km) , tapi ya itu tadi nyawa biker banyak yg melayang kesamber bis Setan.

Maskur - Agustus 5, 2011

Iya…Solo Jombang 3 jam..

11. dany :) - Agustus 5, 2011

Wa..hh…lahan baru ojeker neh… :)

12. Basho - Agustus 6, 2011

Hehehe…bener banget pakdhe. Alasan temen2 & sodara2 saya yg tinggal di pinggiran kota juga sama waktu mutusin beli motor. Yah mau gimana lagi. Kota bertumbuh dengan pesatnya,banyak muncul perumahan2 baru di daerah pinggiran kota,tapi sayang, trayek/jalur angkot dari dulu begitu2 aja, ngga bertambah, ngga menjangkau sampe pinggiran…..

13. dnugros - Agustus 6, 2011

bener pak, solo sekarang jam operasional kendaraan transportasi umum dibatasi sampe jam 5 selebihnya ya ngandelin angkot…emang solo sekarang dan solo yang dulu udah mulai berubah…tapi harapannya berubah kearah nyang lebih baik

Maskur - Agustus 7, 2011

…agak merasa kehilangan……

14. Aqin Wijaya - Desember 21, 2011

mengapa sekarang Bus kota hanya smpai jm 5 sore???
karena sekarang sudah kalah dengan Motor,, Dan jika dilanjutin sampai malam gag ada pnumpang, gag Cucuk dengan Solar

Maskur - Desember 21, 2011

tapi sebabnya muter-muter, mbulet

15. Aqin Wijaya - Desember 21, 2011

” andai saja Orang2 pda nyadar resiko dan bahaya naik motor.. dan lebih mengutamakan naik angkutan umum..pasti angkutan umum Bsa lebih laku dan akan berusaha memberikan,pelayanan,fasilitas,yang lebih untuk memenuhi kebutuhan orang2 “

Maskur - Desember 21, 2011

betul


Balas Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.375 pengikut lainnya.