jump to navigation

Indikator Bensin, Switch On Atau Fix Juni 23, 2011

Posted by Maskur in MOTOR.
Tags: ,
trackback

image

Bagi pengendara motor, indikator bahan bakar adalah sesuatu yang penting. Walaupun ada beberapa motor lawas yang tidak menyematkan fitur ini. Juga ada model yang hanya berupa lampu peringatan, seperti di KLX 150 dan Athlete. Ada yang rider yang tidak memutuhkannya, sehingga mencopot panel spidometernya.

Selama ini saya temui 2 macam indikator bahan bakar ini. Sebut saja “switch on” dan “fixed”.
Switch on maksudnya indikator akan berfungsi jika kunci,kontak dihidupkan. Contohnya dianut motor bebek Honda, Mio Soul juga Skywave. Pada model ini kita tidak mengetahui kondisi bahan bakar ketika motor diparkir.
Fixed, maksudnya indikator tetap berfungsi walaupun kunci kontak tidak diaktifkan. Contohnya di bebek Yamaha seperti Vega dan Jupiter MX. Di sini kita bisa melihat kondisi bensin walaupun motor diparkir.

Mana lebih menguntungkan? Sepertinya model fixed sedikit tidak merepotkan. Sekilas saja kita bisa mengetahui kondisi bbm. Dengan perkembangan jaman, speedometer digital sepertinya semakin menjadi standar fitur motor. Jadi, model fixed bisa jadi akan “punah”

.

Komentar»

1. #99 bro - Juni 23, 2011
Maskur - Juni 23, 2011

Lha kerjane mlaku kok…

2. nick 69 - Juni 23, 2011

my titan depends on switch.

Menurutku enak yg switch on aktif.
Biarpun sedikit mengganggu,tp saat parkir orang tidak ada yg tahu.

Tidak ada perbedaan penting baik fixed ataupun tergantung switch on,
Tp sepertinya, sepertinya lho ya wkwk , isi tangki motor kita bisa ditebak, ya andaikan saja kita bawa dompet transparan gitu, uang didalamnya kelihatan wkwkwkwk

Maskur - Juni 23, 2011

Nanti semua motor depend on switch kok

3. rifslank - Juni 23, 2011

kalo yang ninja 150 rr itu jenis apa pak? heuheu…

Maskur - Juni 23, 2011

Tanya Adit pasti tahu…

4. compumoto - Juni 23, 2011

thunder gsx 250 piye? :mrgreen:

Maskur - Juni 23, 2011

Waduh…belum memperhatikan

5. Rizqibe - Juni 23, 2011

Enakkan “Switch On” yang model jarum deh beneran! Jadi gini, misalkan ada temen mau pinjem motor kita, tinggal tunjukkin indikator bensinnya sudah menunjuk E(Sambil tertawa dalam hati) Maka dia akan urung meminjamnya, dan cari motor lain yang indikator bensinnya gak nunjuk ke E(Fixed). :mrgreen:

Maskur - Juni 23, 2011

Pelit….

6. umarabuihsan - Juni 23, 2011
7. umarabuihsan - Juni 23, 2011

di vixi analog aka jarum tp switch on n gak linier

Maskur - Juni 23, 2011

Okke…info baru…

8. Bonsai Biker - Juni 23, 2011

canggih tapi paling penting mudah untuk dimanfaatkan

9. sijidewe aka snalpot99 - Juni 23, 2011

wekku nek ra di on ke ra metu gambare

Maskur - Juni 23, 2011

Canggih….. :-)

10. Rizqibe - Juni 23, 2011

Tapi sih pernah denger katanya model Depend On Switch lebih sensitif, mangkannya suka naik turun, soalnya indikator bbm nya pake listrik(aki)

11. ipanase - Juni 23, 2011

digital digital,,go go

12. triclaksono - Juni 23, 2011

kataku bagus yg switch on kang

13. uungferi - Juni 23, 2011

kayaknya yang suiitttt onnnn kang,….

14. mulyanto - Juni 23, 2011

Indikator bensin sebenarnya pengukur arus listrik. Arus listrik dialirkan dari accu ke variable resistor pelampung di tangki bensin. Nilai variable resistor pelampung ini sesuai dengan ketinggian bensin dalam tangki. Contoh karakteristik suatu VR pelampung : Pada saat bensin full, nilai VR sekitar 1-5 ohm, dan pada saat bensin habis nilai 103 – 117 ohm. Nilai VR yg minimal menyebabkan arus yang mengalir maksimal, jarum meteran pun bergerak penuh kekanan. Nah kalau fixed, berarti arus accu terus mengalir kepake ngidupin meteran :) . Kalau switch on, arus accu hanya kepake kalau kontak on.

Maskur - Juni 25, 2011

Wah info yang bagus nih

15. rexraider - Juni 23, 2011

Casey 1 saya Switch On,Full digital Lagi :mrgreen:

Nitip Lapak MasBro
http://rexraider.wordpress.com/2011/06/22/enaknya-tinggal-di-jakarta/

16. bluegalon - Juni 23, 2011

@mulyanto
yg fixed arusnya mati bro kalo kontak di off. . .
Btw menurut ane enakan yg fixed, ngeliat bensin ga pake acara nyari konci + idupin + tungguin 30 detik :D

17. PakBambangNunggangJaran - Juni 23, 2011

yang versi angka digital dimotor apa / kapan keluarnya ? misal bensin ditangki 1.2liter di indikator tertulis 1.2, jika 0.1 kedip-kedip
quizminerva@gmail.com

PakBambangNunggangJaran - Juni 23, 2011
Rizqibe - Juni 23, 2011

Kalau model kayak gitu sih entar si pengemudi/pengendara gak fokus karena harus menerjemahkan angka untuk mengetahui estimasi sisa bahan bakar.

Kayak Tachometer aja deh, Susah kalau mau membaca Tachometer yang digital dalam bentuk angka, soalnya angka-angka itu tiap detik berubah, paling kita cuman baca 2 angka didepan saja, Sedangkan model bar(kayak byson & FXR ) atau jarum lebih enak karena mata kita sudah terbiasa dengan gerakkan searah jarum jam berarti makin kuat, sedangkan melawan jarum jam berarti makin lemah.

18. Amama Ali - Juni 23, 2011

penak sing fix, klo ada yang minjem tinggal nunjuk aja ke speedo
berangkat segini, pulang juga segitu

Maskur - Juni 24, 2011

Wah bener juga nih pak guru…

19. Butet - Juni 23, 2011

Zr udah switch on, jadi kalo di parkir jarum menunjuk ke E,.

Maskur - Juni 24, 2011

Wah berarti udah punah yang fixed nih, bebek Yamaha baru sudah tidak pakai

20. dolanclinick Sp rider - Juni 23, 2011

enakan digital kayak Sp

Maskur - Juni 24, 2011

SHOGUN FD125 Yang bukan SP juga digital.

21. aiefz - Juni 24, 2011

Kalo cs1 ane kan jarang yang tau tuh indikator bensinya,jadi klo mau ada yang pinjem bilangin aja yg indikator suhu itu bensin :mrgreen:
*hanya berlaku saat mesin dingin

Maskur - Juni 25, 2011

jangan2 jarang meperhatikan sein udah mati apa belum hehehe

22. si oom - Juni 24, 2011

divarioku pake model fix oom, tapi ga presisi kalo belum di on kan.
posisi mati setengah tangki, eeh setelah dihidupkan bisa turun/naik 1 strip :mrgreen:

Maskur - Juni 25, 2011

Lho Vario kan motor baru, dari Honda lagi. masa Fixed?

Rizqibe - Juni 25, 2011

Motor baru Honda yang penunjuk bensinnya analog emang Fixed semua.

23. Usud - Juni 24, 2011

Kalo model Fixed, maling bisa milih mana yg motor bensinya abis mana yang engga.. Takutnya ditengah jalan mogok, digebukin deh. Aman yg Switch on ah..

Maskur - Juni 25, 2011

heheheh, sampai ke maling segala.
Tapi dulu tahun 90-an motor favorit maling adalah Honda. dia make switch on

24. Rizqibe - Juni 25, 2011

Ngelihat penjelasannya Mas Mulyanto, jadi sepertinya konsep si fixed itu gak beda jauh sama Switch On, Tapi ketika kunci kontak dimatikan(arus listrik mati) Maka si jarum disangkutin di posisi terakhirnya ketika masih mengukur(Soalnya pas berhenti gak mungkin bensin berkurang) Nah pas dinyalain lagi baru deh si jarum mulai ngukur lagi.

Ada yang udah pernah nyoba ngurangin isi tangki pas motor mati ? Bergerak gak tuh indikator bensinya kalau gak di switch on(Tipe Fixed) ?

Maskur - Juni 25, 2011

iya jadi pengin nyoba ngetest. selama ini kurang memperhatikan

25. Rizqibe - Juni 26, 2011

Ninja tipenya Switch On tuh, motor saya selama ini switch on mulu

26. sam_h - Juni 26, 2011

Motor beat fixed, gak enak.. kalo mati indikatornya gak turun.. :(

27. Jayz Xander - Oktober 5, 2011

kalo ngerubah yang fixed jadi switch on bisa ga..?motornya Jupiter MX..terus terang saya lebih suka yang type switch On


Balas Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.375 pengikut lainnya.