jump to navigation

Solo Riding Luar Kota – “Teman Baru” Bisa Menambah Semangat Juni 3, 2011

Posted by Maskur in MOTOR.
Tags: , , ,
trackback

image

Selain “Musuh”, di dalam perjalanan luar kota sendirian kita bisa mendapat ” teman baru”. Teman baru di sini adalah motor dengan arah tujuan yang sama. Sebagai contoh, misal seorang mahasiswa yang kuliah di Solo yang berasal dari Banyumas, akan mudik naik motor. Selepas Kartosuro dia bertemu dengan motor berplat nomor “R”. Wah bisa jadi ini orang yang se daerah nih.

Dengan adanya teman satu arah, yang jelas kita merasa tidak sendiri, ada orang senasib.

Selain dilihat dari plat nomor, atribut yang dipakai sang rider atau yang tertempel di motor juga bisa menjadi hal “penyama” dengan kita. Misal jaket bertuliskan “Fakultas Pertanian UGM” atau sticker berbunyi “Cah Solo” apalagi atribut bertuliskan komunitas seperti klub motor atau semacam komunitas dunia maya. Tapi yang jelas merasa senasib adalah ketika mudik lebaran.

Kalo sekarang di jalan ketemu motor yang sama-sama bertuliskan sticker Koboys atau Lekdjie Dab gitu mungkin malah bisa kopdar di jalan… Hehehehe

p

Komentar»

1. #99 bro - Juni 3, 2011

sip

2. snalpot99 - Juni 3, 2011

kebiasaan nek mudik lebaran, jalan dialihkan mumet golek jalan tembus ya wes ngetutke plat sing podo tujuane..
Nek kesasar akeh kancane :D

warung DOHC - Juni 3, 2011

malu mengekor sesat di GPS *Global Positioning Contong :mrgreen:

Maskur - Juni 4, 2011

Contong tuh apa yah…

3. warung DOHC - Juni 3, 2011

Lkedjie ne endi? :mrgreen:

Maskur - Juni 4, 2011

Cikarang atau karanganyar.

4. ahsanfile - Juni 3, 2011

banyumas – solo … nekad …!!

Maskur - Juni 3, 2011

Jakarta Banyumas naik Mio lebih nekad

5. blognyamitra - Juni 3, 2011

Absen pakdhe di hari libur :)

6. Dismas - Juni 3, 2011

kulonuwun, badhe absen… :D

Maskur - Juni 4, 2011

Monggoo…

7. si oom as varioputiih - Juni 3, 2011

pernah tuh, plat AB, dikira mau balik ke jogja, eh ternyata tujuan ke jawa barat :mrgreen:

8. lekdjie - Juni 3, 2011

ihik…terharu akuuu…

Maskur - Juni 4, 2011

Kenapa lek

9. Darmawan - Juni 3, 2011

lekdji pulang kampung ya? :-D

10. AditVixyRider - Juni 4, 2011

waduh..jadi inget stiker koboi di motorku..copot..lemna ga kuat kena air..hiks…

Maskur - Juni 4, 2011

Tutupi selotip bening aja..

11. Bonsai Biker - Juni 4, 2011

apek

12. gogo - Juni 4, 2011

sama om, ane klo solo riding klo ndilalah sering ketemu seorang biker terus menurus mlh asyik dijadikan tmen berkendara, klo tu biker ilang, sering ane cari cari..

http://kasamago.wordpress.com/2011/06/04/sudah-safety-riding-tapi-nasib-yang-menentukan/

Maskur - Juni 4, 2011

Kalo dia ngebut???

13. kangmase - Juni 4, 2011

biasane yen ketemu plat ade, yo seneng je, opo meneh sing gabung karo komunitas turing kantor juga langsung tit-tot…

14. agungsevi - Juni 5, 2011

bener mas bro.. akan lebih merasa aman dan merasa nyaman!

nitip mas bro:http://agungsevi.wordpress.com/2011/06/05/moto-gp-harus-diakui-moto-gp-terlihat-lebih-jinak/

15. rifqi - Juni 5, 2011

pas tekan janti malah lurus, sampe depan ambarukmo belok kiri, owalah.. ujarku arep bali.. malah bar tuku nasi *glodhak*

Maskur - Juni 5, 2011

Dalam kota ra dietung….

16. Solo Riding Luar Kota – Menguntit Rombongan Turing Motor « Learning To Live - Juni 10, 2011

[...] mencari “musuh” dan “teman” ketika riding, kadangkala kita bertemu dengan rombongan turing biker yang searah dengan kita. [...]


Balas Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.375 pengikut lainnya.