Antara “Jangan Menyerah” Versus “Ya Sudahlah” Februari 26, 2011
Posted by Maskur in FUN & SMILE, VIEW.Tags: bondan fade2black, bondan prakoso, dmasiv, jangan menyerah, musik, ya sudahlah
trackback
Suatu hari saya sedang melakukan donor darah di suatu cabang PMI. Ketika proses pengambilan darah berlangsung, di televisi bertepatan dengan acara musik. Ketika itu diputar lagu dari band DMasiv yang berjudul Jangan Menyerah.

Biarpun Band ini temasuk kategory band yang banyak di protes karena Plagiarisme dan juga ke-4l4y-an. Namun lagu yang satu ini bernada positif. Tentang pemberi semangat untuk tidak menyerah dan putus asa.
Saya jadi teringat lagu milik Bondan feat Fade2Black yang berjudul Ya Sudahlah. Dari sisi penyanyi, Bondan jelas lebih bermutu dibandingkan DMasiv. Namun judul lagu Ya Sudahlah jelas kalah bobot dibandingkan Jangan Menyerah.

Dari segi lirik, Bondan mengajak untuk bersantai dulu jika keinginan tidak bisa diaraih. Sedangkan DMasiv mengajak untuk tetap melakukan yang terbaik.

Untuk yang satu ini saya kasih jempol buat DMasiv






kasih pertamax juga
wow ya sudahlah..
Antara “Don’t Give Up” (White Lion) versus “When It’s Over” (Sugar Ray)
kalau dari kacamata saya ‘ya sudahlah’ disini bukanya membawa misi menyerah ato santai kisanak..
Akan tetapi mengajak untuk selalu legowo dan iklash
sebab usaha maksimal penuh konsentrasi dan semangat tinggi itu sudah sewajarnya kita lakukan.. Tapi kadang manusia melupakan pada step akhir ya itu berserah diri pada yang khalik dan menerima hasilnya
tapi both.. Saya demen jangan menyerah maupun ya Sudahlah keduanya membawa pesan yg berguna bagi hidup saya
maturnuwun
setuju dengan pak sobek2 ..
bukan cbr kiye http://triyantobanyumasan.wordpress.com/2011/02/25/menuju-wangi-yang-indah/
bagaimana dengan ‘berhenti berharap’ so7?
preet………
sebaiknya kalau musisi lain bikin lagu, patut contoh 2 lagu ini.ada pesan moralnya..
gak sekadar patah hati atau jatuh cinta
bondan saya beri poin 7 utk lagu2 ciptaannya
de nassive saya kasih poin 9 untuk kehebatannya dalam menjiplak lagu.
aku dah ga suka d’nasib eh d’masiv
“jangan menyerah” untuk suzuki…
“ya sudahlah” untuk yamaha…
ya sudahlah, jangan menyerah
males banget dngr lagu jangan menyerah
irama ni itu lohh kaya orang udah mau mati besok , lemes bener… mau lirik ny bagus klo di nyanyiin ny kaya begitu bukan semangat yg di dapet tapi malah jadi loyo
untuk ya sudah lahh lebih sepaham sama sobek”
kadang kita udah melakukan yg terbaik tapi klo hasil ny ga sesuai harapan mau gimana lagi,?? mungkin itu yg terbaik dari tuhan… klo terlalu memaksakan diri yg ada frustasi jadi yha sudah lahh,!!
ya sudahlah CBR 250 dibandrol 39.9jt
bondan dulu punya tanda lahir di leher, kemana yah??
ya sudahlah kita jangan menyerah aja, wkwkwkwk!
http://jheren.wordpress.com/2011/02/26/gara2-kebablasan-potret-pemuda-masa-kini/
jadi pingin ngebadn lagi pak de, andaikata saja nggak banya rayuan didunia band pasti aku masih disana
bondan yg hidup berawal dari mimpi apik kok
http://dolanclinick.wordpress.com/2011/02/26/kelebihan-dan-…urangan-suzuki/
om maskur tadi motken sms om tapi yang bales katanya bukan om maskur, apa motken salah catat no hp yah?
ni nonya om ; 08121504762
apik apik apik
kadang kadang perlu juga ya sudahlah..
@all
kalo begitu ya sudahlah, kita jangan menyerah
@motken
Nomornya salah, sudah aku kirim lewat email, apa apa?
@sobek2
wah saya tidak pakai kacamata, jadi cara pandangnya berbeda
rehat sejenak dari tema CBR…
http://jheren.wordpress.com/2011/02/26/jagoan-di-india-pulsar-135-ls-mengalahkan-fz150/
bsk mau bkin lgu jdulnya sak karep e
[...] Antara “Jangan Menyerah” Versus “Ya Sudahlah” « Learning To Live [...]
Bondan Prakoso itu ibarat mesin V4 yang di-mounting ke frame bebek…jadinya yo ngono….mekso..
@Benny
kalo dmasiv?
Kalau q Lebih suka yg jelas BONDAN FADE 2 BLACK ya sudahlah juga kan org lebih banyak respond nya ke lagu Ya Sudahlah meskipun lagu jangan menyerah juga bnyk penggemarnya tp yg ptg 1000 utk K’Bondan dan 990 utk D’masiv gtu aja deh trim’s
lagu bondan lebih bagus dr d d’masiv, iya sh bondan mengajak utk bersantai dlu, pelan tp pasti, i like the music of bondan , dsaat gua galau gua dengerin lagu yasudahlah prtama x wahh gua langsung sadar smuanya ada jalan, salam rezpector