jump to navigation

Kopaja & Metromini, Banyak Dicaci Maki Tapi Tetap Dicari Februari 15, 2011

Posted by Maskur in VIEW.
Tags: , ,
trackback

Kopaja dan Metromini, barangkali yang membaca artikel ini lebih melihat dua kendaraan umum ini sebagai musuh. Kopaja dan metromini (dan juga yang sebangsanya misalnya Koantas dll) sering dituduh sebagai penyebab macet dan sebagainya. Memang sopirnya sering ngawur, ngebut di sela kemacetan, berhenti tiba-tiba, ngerem mendadak, bermanuver gila, menerobos lampu merah dan sebagainya.

Manuver yang dilakukan itu perlu skill tinggi lho. Ada yang berani nyoba?

Tapi lepas dari predikat yang buruk-buruk tersebut mereka masih dibutuhkan. Di jam-jam tertentu selalu terisi penuh, bahkan untuk beberapa jalur most wanted, sampai keluar dan begelantungan di pintu. Karena murah, cukup dengan 2000 perak kita bisa naik dari Lebakbulus sampai Senen misalnya. Bus-bus ini juga punya jalur yang masuk ke dalam, serta bisa berhenti dimana saja.

Sebenarnya secara fisik, rata-rata kendaraan tersebut kurang layak jalan. Selain mesin yang sudah berumur, kasar, sumber polusi serta tidak nyaman. Interior dan tempat duduk buat penumpang juga tidak nyaman. Misalnya kursi plastik yang keras dan jarak kursi yang terlalu dekat sehingga lutut penumpang menabrak kursi depannya.

Mengenai kebiasaan mengerem mendadak sebenarnya tidak sepenuhnya salah mereka. Para penumpang pun sudah biasa turun dan naik senaknya, mereka sebagai penyedia layanan otomatis melayani kemauan penumpang.

Contohnya ketika bus sedang berjalan cepat, tanpa persiapan tiba-tiba ada penumpang yang tidak bilang :”Kiri Bang!”

Peraturan juga tidak pernah tegas, tidak ada pendidikan kedisplinan di sini.

Harusnya pemerintah peka akan hal ini. Kenyataan bahwa bus-bus tersebut masih dibutuhkan, harusnya memperbaiki layanan dengan mengganti dengan armada yang lebih layak, atau setidaknya mem-facelift yang sudah ada. Setidaknya agar nyaman digunakan. Bahkan kalo angkutan semacam ini di buat lebih bagus baik armada, sistem serta moral pengemudinya, bisa jadi akan menarik pengguna kendaraan pribadi untuk berpindah, jadi kemacetan bisa berkurang.

**penulis adalah pengguna kendaraan umum**

Beberapa penampakan di dalam Kopaja/Metromini:

Kokpot salah satu Metromini 72 jurusan Blok M – Lebak Bulus:

Lampu indikator sein:

Kalo ini agak mendingan, kursi empuk, sandaran tinggi, ada pengharum ruangan, ada hiasan gantung bahkan ada hiasan yang  bisa bergerak-gerak seperti pada mobil pribadi. Ini adalah salah satu metromini jurusan Blok M – Ciledug

Kopaja ternyata juga mengkanibal kursi Metromini, ini saya temui di Kopaja 19 jurusan Ragunan – Tanah Abang.

Yang seger-seger juga ada lho:

Seger-seger tuh, mangga potong, jeruk santang dan anggur juga ada.

Komentar»

1. gaplek mania - Februari 15, 2011

yg bawa seger2 pramugara tuh.
joknya minimalis banget .kalo ngerem pasti melorot.aku males banget numpak bis kota.gak ada yg bisa menampung dengkulku.persis kaya foto diatas.paling2 agra mas jurusan cikarang tangerang yg eks jepang.

2. PB - Februari 15, 2011

hanya ada di indonesai………

3. #99 bro - Februari 15, 2011

anakku mesti nangis yen numpak metromini…

4. varioputiih - Februari 15, 2011

memang bener lo, kalo pada mogok repot juga.
polisi harus turun tangan buat ngangkutin penumpang yang terlantar :(

5. Maskur - Februari 15, 2011

@Gaplek
milih yang tempat dekat pintu, samping sopir, atau bangku paling belakang.
@PB
wah belum pernah ke Negara lain.
@Roso
wah didikan orang tuanya pasti.
@Varioputih
Kalo sampe mogok total, semua repot

6. elsabarto - Februari 15, 2011

tapi klo ugal-ugalan ya sungguh terrrlaaalu..
http://edorusyanto.wordpress.com/2011/02/15/kopaja-hantam-bro-aan/

7. Tiyo 2010 - Februari 15, 2011

Betul Padhe, sarana transportasi yg murmer, bersih, aman dan nyaman, jelas jadi impian kita semua, para biker &mobiler akan pd pake sarana ni, dan tentu hal ini bs mengurangi angka kemacetan. Ayo Pemerintah Dki… Bangun… Wujudkan mimpi rakyatmu.. Kalo ga mampu.. Cukur aja kumis tebal ntu…

8. Triyanto Banyumasan - Februari 15, 2011

wis lawas pisan ra numpak…

Maskur - Februari 15, 2011

Eh ternyata Kopaja 66 yang bagus ini banyak juga yang nulis:
Kopaja 66 yang berbeda…
de kopaja 66
Kopaja 66
Kopaja Executive??

9. bejo - Februari 15, 2011

sopir tembak nya juga banyak

kemaren ada kejadian di gondangdia nabrak supirnya kaburrrrrr keneknya yang bonyokkk kasihan….

Maskur - Februari 15, 2011

Kopaja ada yang nyaman dan bagus
kalo nggak salah jalur 66. Jurusan Manggarai – Blok M
tenyata nemu di kaskus thread ini
juga pernah di thread lain.
Kursi Empuk pake cover lagi:

Ada tivinya


10. dolanclinick - Februari 15, 2011

hahaha
di purwokerto mah aman aja deh . . .
gak ada begituan.
aling bis buat ke sekolah bayar 500 masih bisa duduk

http://dolanclinick.wordpress.com/2011/02/15/gw250/

11. moy17 - Februari 15, 2011

xixixixi pernah naik kopaja kursinya dari besi xixixixi gak kebayang deh jadinya
http://moy17.wordpress.com/2011/02/14/gilaa-smash-tercepat-di-dunia-332-kpj/

12. Bonsai Biker - Februari 15, 2011

kui pilihan hidup opo keterpaksaan hidup p-ak de

13. shumy27 - Februari 15, 2011

apik apik apik….haloooo….pak bambang..??tak bajak nih..!!!:-D

14. raiderobie - Februari 15, 2011

hehe,emang butuh skill tinggi kayanya.. lawong segedhe gitu masih bisa nyelip2 d keramaian

15. blognyamitra - Februari 16, 2011

Pertama kali naik Metro Mini malah disuruh turung &dioper ke angkutan lain, sopirnya balik arah muter karena lalu lintas di depannya macet…

Maskur - Februari 16, 2011

@Pak Mit
dioper…….Sering itu pak heheheh…sewaktu amsih langganan 75

16. dhuwurs - Februari 16, 2011

akeh copet e ga? biasane gayane dodol koran:p

17. Maskur - Februari 16, 2011

@Dhuwur
Copet, Yakin? Katanya siapa?
Aku kok alhamdulilah belum pernah ketemu
Sepertinya sekarang copetnya pindah ke busway yang jelas-jelas lebih “Berisi”

18. Sopir Ngebull.., - Oktober 27, 2011

Widihh…, gue seneng banget klo naik kopaja supirnya ngebut. wihh…, keren banget bus segede gitu bisa nyalip nyalip asyik men…, udah kaya mobil balap, klo oper giginya itulohh lincah banget Haa…, punya skill tinggi kali yahh… di jalan tol nyalip-nyalip terus jadi cepet nyampe dehh ke sekolah


Balas Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.375 pengikut lainnya.