jump to navigation

Yamaha SOLO Februari 10, 2011

Posted by Maskur in MOTOR.
Tags: , , , , , , , , ,
trackback

Seperti diberitakan di media elektronik, Yamaha meluncurkan motor pertamanya yang mengaplikasikan fitur lampu menyala otomatis ketika mesin dihidupkan.

Bahkan setelah Jupiter Z ini, fitur yang disebut dengan Switch on, Light on (SOLO) ini akan diterapkan di produk lain. Yang jelas disebut terlebih dahulu adalah Scorpio Z dan Byson. Hmm..kenapa ya isilahnya SOLO?

Ini adalah suatu kemajuan, keperdulian ATPM menyikapi UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Fitur yang bukan hal baru di luar negeri sana, bahkan sudah menjadi standar wajib keamanan bermotor. Bahkan sebelumnya Suzuki sudah mengawali dengan AHO-nya. Dan ternyata dari komentar di artikel tentang AHO di blog ini kebanyakan merasa tidak setuju.

Saya cuma mau membahas tentang istilah yang dipakai Yamaha yaitu Switch on, Light on. Kalo saya bilang agak sedikit rancu. Fitur lampu menyala otomatis atau juga Daytime Running Light pada motor ditandai dengan hilangnya switch atau tombol atau saklar lampu. Lha kalo Switch On Light On kan sama saja bedanya dengan Menghidupan Tombol dan Lampu Menyala. Bandingan dengan istilah Suzuki, Automatic Headlight On = Lampu Menyala Otomatis, jelas sekali otomatisnya.

Atau apakah yang dimaksud Switch di sini adalah tombol electric starter? Barangkali maksudnya seperti itu. Lha kalo pake kick starter gimana?

Komentar»

1. Adi - Februari 10, 2011

Kunjungan pagi :) lama tidak bersua, bagaiman kabar?

2. #99 bro - Februari 10, 2011

klik byar…..

3. #99 bro - Februari 10, 2011

kalau kick starter = EMAN (engkol maniak)

4. xxl123 - Februari 10, 2011

yo uwes ganti yamaha SOLO di ganti yamaha CILACAP :D

Maskur - Februari 10, 2011

@Adi
Baik, selamat datang kembali di sini. memang hidip di 2 dunia genre blog agak susah bagi waktunya, hehhehe
@Roso
KOLO = Kick On Light On :) apa Kick Byar!!!
@Kang Ar-Dion
Tegal saja kepriben?

5. nick69 - Februari 10, 2011

Buahahahahah

Imho ya,
Secara maksud baik aho atau solo itu sama ya.
Memang pengertian secara langsung lbh jelas aho.

Switch on maksudnya udah mewakili mesin nyala.

Kalo ditelusuri lbh mendalam, solo lebih lengkap, tp meskipun bgtu, aho cepat/mudah dimengerti/dipahami. :mrgreen:

6. jahe - Februari 10, 2011

hmmmm suka yg konvensionalll

7. sa469 - Februari 10, 2011

switch on—>secara umum diartikan hidupkan (dalam konteks bahasa indonesia bisa jadi menghidupkan)
kata tersebut merupakan istilah yang umum dipakai, kalo tidak ada penjelasan lain dalam satu kalimat maka harus melihat topik yang sedang dibicarakan (dalam hal ini tentu saja motor, terlepas bagaimana caranya “ngidupin” motor itu) :D

8. sa469 - Februari 10, 2011

AHO —> Automatic Headlight On
kalo Motorcycle with Automatic Headlight On??? :D :D

9. sabdho guparman - Februari 10, 2011

mungkin biar kedengeran lebih familiar pak dhe. . .
susuki AHO ( bisa salah sebut jadi maho. . .)
yamaha solo ( kalau yamaha semarang kan aneh. . . :mrgreen: )

keep brohterhood,

salam,

10. #99 bro - Februari 10, 2011

jenenge ganti YAMAHA BANYUMAS..

11. sayabukanfbyataufbhsayanetral - Februari 10, 2011

kalau AHO = :maho

12. van der syur - Februari 10, 2011

ah…fitur gitu aja dibilang otomatis, sama aja kabel dibendeng langsung, semua orang juga bisa. yang namanya otomatis itu kalo kunci motor di posisi “on”, mesin langsung nyala kayak mobil,ato kalo di bobol pake kunci T, otomatis motor gak mau nyala, itu baru otomatis…

13. Tiyo 2010 - Februari 10, 2011

Apapun namanya tetep ga stuju dg adanya peraturan DRL ni, cost produksi brkurang, harga tetap (harusnya kan turun) kualitas aki & lampu dipertanyakan (ajeg apa da prbaikan)

14. varioputiih - Februari 10, 2011

sama kasusnya kayak kips di kawasaki, sass dihonda. sama-sama buat menekan emisi gas buang :)

15. bejo - Februari 10, 2011

halah lha wong istilah saja kok, ya syah..syah saja bro…yg penting tujuannya sama……untuk kesekian kali saya tidak setuju kebijakan ini, karena:
1. pemborosan
2. menyilaukan mata, krn kebanyakan setingnya terlalu tinggi
3. sebenarnya yg menyebabkan kecelakaan ini adalah bikernya sendiri, ugal-ugalan, main selongon sana -sini

demikian

16. cihanshans - Februari 10, 2011

Kenapa di Indonesia telat melulu ya ???
Kerain YAMAHA SOLO itu Yamaha buka pabrik di kota Solo hhihihhhiii..

17. raya - Februari 10, 2011

berarti emang yamaha yang pertama kali.. pertama yang pake istilah ini, bukan pertama pake metode ini..

18. Sarah - Februari 10, 2011

Istilahnyo boleh berbeda Mas, tapi yang penting ini sangat pantas diapresiasi, karna da kejelasn dan sangat membantu Konsumen, mudah2an menjadi Inpsirasi bagi ATPM lain.

19. Triyanto Banyumasan - Februari 10, 2011

Mesin Hidup Lampu Nyala disingkat YAMAHA :D

20. Triyanto Banyumasan - Februari 10, 2011
Maskur - Februari 10, 2011

@Tiyo 2010
Seharusny penerapan sistem ini ditunjang dengan kualitas aki dan lampu yang lebih bagus.
Minimal kampanye perawatan aki tu bagaimana.
atau penggunaan kiprok yang lebih besar.
Kalo harga turun seharga switch lampu itu berapa sih?

@varioputiih
Bukan, bukan tentang emisi tapi tentang keselamatan.
@bejo
yaah, walau bagaimanapun ini mengikuti stadar luar negeri/eropa.
@cihanshans
telat memang…tapi lumayan lah..telat aja banyak yang tidak setuju.
@raya
Pertama kali diterapkan pada motor Yamaha

Maskur - Februari 10, 2011

@Sarah
tinggal tunggu semua produk menerapkannya.
@Kang Jamin
singkatan mawut
@Rizqibe
Sistem pertama di Indonesia (buat motor Yamaha) di detik.com ada penjelasannya.biasalah motong kata-kata biar hiperbola.
@f41z
Kita tunggu saja kelanjutannya bagaimana…

21. Rizqibe - Februari 10, 2011

Kalimat “Sistem Pertama Di Indonesia” nya sangat kontroversial. Bahkan Suzuki Sebelum Axelo sudah memasang teknologi ini di Titan…. hem ada-ada saja ini yamaha

Maskur - Februari 10, 2011

@Nick
Analisa yang mendalam.
@Sigit
Tapi siap2 punah, nikmati tombol konvebsional dulu sebelum hilang dari muka bumi indonesia heheh
@sa469
ini analis yang labih dalam lagi hehehhee :)
Motorcycle with Automatic Headlight On = MwAHO :cool: :|
@SG
Kalo Demak-Kudus-Pati-Rembang saja gimana.
@Roso
Solotigo saja = Switch On Light On Time To Go.
@van der syur
kalo itu dijamin tidak laku, karena terlalu mahal.

22. f41z - Februari 10, 2011

bikin boros lampu dan aki, aneh bgt. ntar klo pas bongkar2 motor dan mau setting motor masa lampu mau dihidupkan, trus klo sore2 pulang kerja masuk gang/ kampung banyak warga yang duduk2 bercengkrama kita sorot pake lampu. apalagi 2 motorku pake lampu 55 WATT, gimana coba! klo pas muter2 perumahan/ kampung mo cari sarapan di gerbang perumahan ngapain pake lampu?
SOLO, AHO, DLR, dll ga cocok di Indonesia. diluar sono mungkin.
ntar klo kluar jalan raya baru dihidupin kan beres.

23. ridertua - Februari 10, 2011

Kick On = KO wussssssssss …. :mrgreen:

24. Shark - Februari 10, 2011

jempol udah otomatis nyalain lampu kalo masuk jalan utama :-)

25. Rizqibe - Februari 10, 2011

@Maskur minta link dong mas, gak nemu nih saya klarifikasi soal sistem pertama di Indonesia oleh Yamaha. Nemunya cuman penjelasannya aja

26. hadi - Februari 10, 2011

apa bagus EOLO….alias “engine on light on”

27. Maskur - Februari 10, 2011

@Ishak
wah bagus
@Rizqibe
Cuma berita yang lebih lengkap, tidak dipotong seperti di brosur/iklan.
http://oto.detik.com/read/2011/02/09/155652/1567878/648/yamaha-jupiter-z-jadi-motor-pertama-yamaha-dengan-lampu-otomatis
@hadi
lebih tepat tapi kurang gengsi singkatannya heheheh

28. j4na - Februari 10, 2011

brarti sama-sama dengan Suzuki mau membangun safty riding…. mantaaap….

Maskur - Februari 11, 2011

@J4na
tinggal nunggu TPM lain
@Adi
top lah kalo gitu…aku juga sih hehehe
@tiyo
Wah kurang tahu, apakah ada perbaikan di sisi lain agar tidak terjadi hal tersebut.
@kang_ulid
ooo begitu yah.
tapi kenapa yah di Eropa yang biasanya lebih ribut masalah global warming, justru sudah diberlakukan?
apa karena di sana motornya sedikit?

29. adicuzzy coolrider fixer - Februari 10, 2011

gak usah pake solo-soloan lampu fixerku dah tak idupin terus, aki ya gak tekor tuh,

30. Tiyo 2010 - Februari 10, 2011

PEMBOROSAN OTOMOTIF

31. touringrider - Februari 11, 2011
32. kang_ulid - Februari 11, 2011

sudah ad yg mneliti tentg menghidupkn lamp d siang bolong dg pemanasn global? Coba byngkn, siang bolong, panas terik, macet, n ratusan motor menyalakn lampu… Apa yg terjadi? Pemanasan globalkah? Silaukah?
*save our earth!

33. kang_ulid - Februari 11, 2011

kita jngn hanya mengutamakn kslamatan sesaat tp mlupakn kslamatn anak cucu kita! Global warming, efek rumah kaca! 1 org dsiang bolong ngidupn lampu tak brart apa2, tp bgaimana jka d indonesa ad 1jt motor yg didupn lampunya, kira2 ad dampaknya ga’ terhdap global warming???
*save our earth!

34. raiderobie - Februari 11, 2011

klo kick starter berarti kick on light on (kolo) hehe.. untung byson d rmh masih saklar manual, lampu lmyn terang sungkan klo masuk gang2 kecil nyala

35. speed driver - Februari 11, 2011

lha kalo pake kick starter… lampunya aja sekalian di tendang…

36. blognyamitra - Februari 11, 2011
37. Amamoto - Februari 11, 2011

design lampu belakang katanya juga baru, ada yg punya gambarnya?

38. nick69 - Februari 12, 2011

Alasan dieropa dihidupkan,
-Disana lebih jarang dapet siang,(terutama nordic cm 3-4jam matahari bersinar dibln tertentu)
-daerahnya dingin/dataran tinggi.
-populasi sedikit
-lebih banyak wet season daripada dry season.
(Lihat amsterdam,paris,moskwa,oslo,stockholm,helsinki,brussel dll..yg jalannya terlihat basah tapi gak kotor meskipun gak hujan)

Menurut nick, kalo ditelusuri dari sisi efisien memang gak efisien, yah spt efek panas, boros aki/lampu terus mtor jadi gak bisa lari (katanya)
Tp kalo demi kselamatan, ya baguslah.

Susah juga sih.

39. Maskur - Februari 12, 2011

@Nick
wah ulasan yang top


Balas Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.375 pengikut lainnya.