jump to navigation

Jika Aku Menjadi – Penyeberang Jalan Januari 30, 2011

Posted by Maskur in PENGETAHUAN, VIEW.
Tags: , , ,
trackback

Di jalan, selain sebagai pengguna jalan, kita juga kadang menjadi penyeberang jalan.

Seyognyanya memang pengendara kendaraan memberi kesempatan kepada penyeberang jalan, seperti halnya di luar negeri penyeberang jalan sangat dihormati. Namun sebagai penyeberang jalanpun kita tidak cuma bisa minta hak untuk di hormati, namun juga ber-empati kepada pengendara di jalan. Jadi kita bisa memperkirakan bagaimana cara agar dalam menyeberang kita selamat dan tidak mencelakakan pengguna jalan. Pokoknya sebagai penyeberang jalan kita harus terdeteksi alias harus Eksis! Seperti halnya motor dengan lampunya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan kurang lebih adalah:

Jarak

Kita perlu memperhatikan jarak kendaraan yang lewat, kira-kira masih aman atau tidak, selain kita selamat, pengguna jalan tidak perlu hard braking yang bisa bikin celaka.

Terlihat/Eksis

Jika di malam hari carilah tempat menyeberang yang kena sinar lampu. Karena pengendara itu berkurang sekali penglihatannya di malam hari. Apalagi ketika terkena buta sesaat.

Di siang hari diusahakan kita menyeberang di area yang terbuka, jadi sebelum menyeberang, pengguna jalan sudah melihat kita yang akan menyeberang, jadi mereka sudah siap mengerem dan bermanuver. Jangan mengejutkan, misal muncul dari balik pohon atau dari balik mobil yang diparkir.

Kompak

Ketika menyeberang secara berombongan, harus kompak. Jadi harus ada semacam decision maker, yang lain mengikuti. Kalo ada yang ragu-ragu bisa menyebabkan celaka.

Gunakan Bahasa Tubuh

Ketika kita mengambil keputusan untuk menyeberang sementara jarak dengan kendaraaan yang lewat agak tipis, kita gunakan bahasa tubuh baik berupa pandangan mata atau kalo bisa gesture /kode-kode tangan. Jika merasa kendaraan yang lewat lebih cepat sampai di tempat kita menyeberang kira bisa mempersilahkan mereka lewat dulu.

===============================================

Hal tersebut perlu diketahui karena adat di Indonesia ini kurang menghormati penyeberang jalan. Penyeberang jalan bisa tertabrak karena pengguna jalan tidak mau mengerem atau kurang waspada. Namun sering kali penyeberang celaka karena ragu-ragu. Juga sering kali pengendara motor celaka karena menghindari penyeberang jalan yang ngawur. Jadi masing-masing harus ber-empati.

Kejadian lucu pernah saya alami di depan Swalayan Ratu Luwes Pasar Legi Solo (The Spirit Of Java :D ). Saya berjalan menggunakan motor dari arah selatan, di depan Ratu Luwes ada bapak-bapak mau menyeberang. Saya berusaha menghormati dengan mengerem dan mempersilahkan bapak tersebut lewat. Ternyata bapak itu juga berusaha menghormati pengguna jalan dengan mempersilahkan saya lewat dulu. Akhirnya perlu waktu agak lama saling mempersilahkan jalan duluan.

Akhirnya saya ngomong  :“Pak monggo njenengen rumiyin.” Barulah bapak itu menyeberang. Kalo sama-sama sopan jadinya begitu :mrgreen:

Dalam hal ini kita juag harus hati-hati, soalnya setelah sama-sama mempersilahkan, bisa jadi sama-sama maju, malah tabrakan, jadi salah satu harus mengambil keputusan yang lain menunggu dulu.

Jika ada masukan lain silahkan ditambahkan.

Komentar»

1. Kurniaprorider - Januari 30, 2011

Pertamax

2. snalpot99 - Januari 30, 2011

premium

3. And2 - Januari 30, 2011

orang awam kl nyebrang mudah tinggal tenok kanan kiri +awe-awe(lambai2) tangan,

4. snalpot99 - Januari 30, 2011

beberapa kali kejadian gtu pdahal motor sama motor mandeg kabeh :D – tp pernah liat di samping SGC (pasar sayur) ada bapak2 nyebrang asal sampai mau ketabrak motor, ee malah bikernya yg di gebukin pakai kubis sama bpk yg nybrang tsb

5. moyseventeen - Januari 30, 2011

xixixi malah oot ngetawain komen bro snalpot 99 :mrgreen:

htp://moy17.wordpress.com/2011/01/29/yamaha-fz-750-suksesor-fz-1000/

6. pakbambangnunggangjaran - Januari 30, 2011

alon-alon waton kelakon ga pecicilan tur bedigasan

7. nick69 - Januari 30, 2011

snalpot.

wkwkwkw msh untung gak dibikin sayur. :mrgreen:

8. nick69 - Januari 30, 2011

Kalo didenpasar baik penyebrang ataupun pengendara pada liar mas.
Yg naik kendaraan tetep kenceng, yg mau nyebrang jg asal.
Tp heranku ya pada bisa mengendalikan diri.

Didenpasar ga sperti dulu lg.
Sekarang smrawut.
Yg naik kendaraan rt2 agresif.
Ngerem mendadak dah jd budaya.
Asal ada trek lurus, langsung pada kenceng wess

9. #99 bro - Januari 30, 2011

le ndok pesene mbah suro..”ati ati yen arep nyebrang inguk kiwo tengen keton sepi banjur sruntul..”

10. Tiyo 2010 - Januari 30, 2011

Titi Dj aja, baik biker atau pun penyebrang jalan, krn jalan adl milik brsama, btw imho pemerintah selama ni dr membaca komentar2 masyarakat di koran kurang memperhatikan keslamatan & kenyamanan pengguna jalan,

11. shumy27 - Januari 30, 2011

kata bapak tèbèèè…..kalo nyebrang di zebra cross..kalo nggak ada…kuda cross…kalo nggak ada lagi…motocrosss…..lariiiii…… :mrgreen:

12. ardhinugros - Januari 30, 2011

cover album paling legendaris dan ikonik. the beatles – abbey road :mrgreen:
saya sering tuh memelankan kendaraan mempersilahkan penyeberang jalan.. eh.. penyeberangnya juga berhenti :D tapi kudu ati2 juga waktu memelankan kendaraan. kurang waspada bisa diseruduk kendaraan lain dari belakang.

13. Triyanto Banyumasan - Januari 30, 2011

pernah sama mobil, saya naik motor dah henti dan mempersilahkan, tahunya pengendara lain nyamber belakang disampingku dan marah2 sama si mobil yg kadung maju krn aku prsilahkan.

Liburan http://triyantobanyumasan.wordpress.com/2011/01/29/seaside-oriental-festival-1000-flying-wishes-lanterns-gratitude-of-love-dermaga-hati-ancol/

14. extraordinaryperson - Januari 30, 2011

pengguna jalan kurang menghargai penyebrang jalan, penyeberang jalan juga kurang menghargai pengendara

nyebrang seenaknya, jembatan gak dipake…nyebrang di jalanan rame :twisted

http://extraordinaryperson.wordpress.com/

15. Triyanto Banyumasan - Januari 30, 2011
16. cak poer - Januari 30, 2011

bisa minta bantuan pak polisi, pak satpam, jukir & pol-pek (polisi cepek) :P

17. Motken - Januari 30, 2011

om maskur, ini bukan artikel yang mirip acara di transtv yang sore2 itu kan? Jika aku menjadi :D

Test Pramusim WSBK: Ducati dan Honda Terkencang

http://motorkencang.wordpress.com/2011/01/30/hari-terakhir-test-pra-musim-balap-superbike-2011-honda-pertamax-suzuki-keduax-aprilia-ketigax/

18. gaplek mania - Januari 30, 2011

@snalpot=sepertinya sama2 penduduk cikarang.
aku biasane ngalah wae.karena biasany orang maunya duluan.daripada crash.biasanya saya persilahkan nyebrang dulu.

Maskur - Januari 30, 2011

@And2 & Nurhidayat
Itulah tipe penyeberang jalan yang kurang ber-empati bagaimana rasanya menjadi pengendara motor.
Barangkali memang tidak pernah merasakan sebagai pihak motor, jadi menggangap dia harus diuatamakan.

@pakbambangnunggangjaran
Nggih pak Bambang….

@Nick
berarti sudah jadi stylenya, sudah terbiasa, telah menjadi budaya. Jadi bisa mengatasi keadaaan.

@Tiyo 2010
Yang diperhatikan gajinya saja. masih kurang terus.

@shumy27
harusnya begitu sayang sepertinya zebra cross kurang dianggap.

@ardhinugros & Kang Jamin
itu pengendara motor lain yang tidak ber-empati terhadap penyeberang.

@Cak Poer
lha kalo nggak ada polisi?

@Motken
mirip juga nggak apa-apa. Itung-itung nostalgia buat saya pernah di sana.

19. A Seen Bonsai Biker - Januari 30, 2011

menurutku ytang penting harus yakin gak boleh ragu biar pengendara gak ragu juga

20. absoluterevo - Januari 31, 2011

Premium bro

21. Sarah - Januari 31, 2011

Setuju Mas, Tambahan saja, Menyeberang di Tempat yang sudah disediakan=kadang kadang pejalan kaki tidak menggunakan zebracross yang merupakan wilayah aman bagi pejalan kaki, kadang-kadang ada rombongan nyeberang di zebra cross, 2 orang sebelum zebra cross, dan satu orang tiba-tiba berlari setelah zebra cross. kacaukan. Jangan sok uji Nyali.

22. cihanshans - Januari 31, 2011

Saya pernah main di Suwon-Korea (“ada yg bayarin”), salut sama warga disana tertib berlalu lintas, saling menghormati sesama pengguna jalan, yang paling dihormati pejalan kaki tentunya. Sangat berbeda dengan keadaan di Indonesia, disini pada ga ada yg mau ngalah, klo salah malah marah marah, sangat ironi dengan julukan Indonesia yg katanya orang Indonesia ramah-tamah.

23. gaplek mania - Januari 31, 2011

setuju ama yg diatas ini.waktu training kejepang dulu.saya sampai heran.benar2 tertib.aku kira mobil dijepang gak dipasang klakson.(hampir gak pernah dipake.semacet apapun tetep antri)
pernah pas jalan2 bersepeda .temenku hampir ketabrak mobil gara2 gk tengok kanan kiri dulu.tp malah sopire turun nanya apa ada yg kena.dia jg minta maaf.(pdhl jelas2 temenku yg salah)
mau nyebrang aman.semua pasti mendahulukan pejalan kaki dan sepeda.
kapan ya indonesia begitu???????????

Maskur - Februari 1, 2011

@Pak Bon
seperti kata pepatah : JANGAN RAGU DALAM MELANGKAH Menyeberang
@Sarah
Kadang orang menyeberang tidak milih2 tempat.
@cihanshans & gaplek mania
orang-orang yang menggunakan jalan apalagi di kota besar saya yakin mereka pernah merasakan lalul lintas luar negeri yang menghormati pejalan kaki. tapi tidak mempraktekkannya di sini.

24. warungbaksosabar - Desember 3, 2011

kalo sempet ngerem,, utamakan pejalan kaki/penyeberang jalan.. kalo g sempet ngerem langsung klakson tp te2p waspada.. #Indonesiarule.. cmiiw

25. ya2kzzz - Februari 26, 2012

indahnya saling menghormati mas.. :)


Balas Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.375 pengikut lainnya.