jump to navigation

Kawasaki Yang Kontradiktif, Sport Dipuja Bebek Dicela Januari 18, 2011

Posted by Maskur in MOTOR.
Tags: , , , , , , , , ,
trackback

Menyebut nama Kawasaki, langsung terbayang motor keren, berkelas dengan durabilitas tinggi. Juga langsung tersebut nama ER-6, ZX-R, Ninja, KLX, D-Tracker dan motor berkelas lainnya.

Semua orang respek terhadap produk kawasaki di kelas sport, karena semuanya dianggap berkelas dunia. 

Tapi selain menjual motor-motor sport, Kawasaki juga memproduksi motor-motor bebek. Nah sini terjadi kontradiksi, produk kelas low-end sepertinya hanya dipandang sebelah mata baik oleh golongan low-end itu sendiri terlebih golongan diatasnya.

Bebek keluaran ATPM berlogo “K” di mata masyarakat umum adalah produk yang:

  • Onderdil Mahal dan Sulit didapat.
  • Harga Jual Jatuh
  • Berat
  • Boros
  • Modelnya Aneh

Padahal secara kualitas bebek-bebek Kawasaki mempunyai material bagus dan awet, dan didukung keaslian part-nya. Menjaga keaslian part dengan meniadakan part KW1, KW2 dan seterusnya sebenarnya merupakan suatu perhatian kepada konsumen agar kualitas motor tetap terjaga. Namun di sisi lain, karena bebek-bebek kawasaki menyasar konsumen low-end, hal tersebut menjadi kelemahannya. Kelas low end tidak semua mampu membeli part original.

Disinilah sebenarnya dipelukan langkah dari kawasaki untuk mengakomodasi pasar low end jika ingin survive. Karena menurut artikel Pak Edo, pasar Kawasaki sudah disalip TVS, si anak baru. Jadi jika memang ingin bermain di level bawah maka:

  • Buatlah produk dengan model yang bagus dan tidak aneh yang bisa diterima masyarakat.
  • Adanya spare part KW

Atau jika memang Kawasaki berniat menjaga kualitas…yaaa hilangkan saja kelas bebek. Cukup serius di kelas sport dengan memproduksi motor berbagi kelas. Termasuk juga sport 150 cc non-enduro, bisa Steet Fighter atau Sport Touring atau Sport Racing juga. Mengacu artikel Pak Edo bahwa produk Sport kawasaki berada di level 4 dan 8 dari 10 besar pasar sport.

Kita tunggu langkah Kawasaki selanjutnya.

Komentar»

1. #99 bro - Januari 18, 2011

setungal

2. #99 bro - Januari 18, 2011

kaleh

3. #99 bro - Januari 18, 2011

tigo

4. #99 bro - Januari 18, 2011

sekawan

5. #99 bro - Januari 18, 2011

gangsal

6. #99 bro - Januari 18, 2011

cukup lah.. setuju pakde… kawasaki pancen wuoke..

7. Fraziel - Januari 18, 2011

Wah om, berarti Athlete’ku termasuk produk aneh dong :(
*nangis di pojokan*

Maskur - Januari 18, 2011

@Ferdian
Memang aneh…batok lampu terlalu nonong jadi kesan botak lebih timbul…terus modelnya bebek-sport, cakram doubel, model kembang lagi…tapi mindah giginya ke depan semua..terus tanpa koppling manual… :mrgreen:
lampu dibikin sipit kayak gini kayaknya oke:

8. Darmawan - Januari 18, 2011

Nasib sport kawasaki dipuja karena di tanah air belum ada saingan sepadan? jika ada saingan sport sepadan ? nasib Si K tambah meredup CMIW

9. az147r - Januari 18, 2011

kawasaki ini nga niatan banget main dibebek.

10. Amamoto - Januari 18, 2011

tapi kok nggak pernah ada komentar dari FBH dan FBY yg menjelekan kawasaki, seperti aahh tarikan KLX lemot banget arga overprice, gampang diasepin :-D

Maskur - Januari 18, 2011

@Darmawan & az147r
itulah..dia berani jalan sendiri di sport, tapi tetep Mbebeki di segmen Cub. mbok bikin bebek yang selevel ama Satria FU gitu.
@Amamoto
Waduh..sampai-sampai tidak dianggap itu berarti…. :(

11. ridertua - Januari 18, 2011

padahal aku dulu FBK :) padahal kualitas kawasaki yakin bagus..

12. elsabarto - Januari 18, 2011

kualitas bebek kawasaki lebih dari bagus, cuma untuk urusan parts, dikit2 indent…

*pengalamanpunyabebekkawasakidikotakecil

13. Aank wijaya - Januari 18, 2011

santai ajha broo…
ga usagh main”cela..!!

14. nimorate - Januari 18, 2011

coba kawasaki jual ninja 150 SE pake blok PDK gold, muantap wiss..
sayang merk lain ga ada yg berani main 2 tak, cuma kawasaki sang penyelamat.
tapi tdk banyak org menghargai sang mahakarya, jauh lebih banyak memilih motor 4 tak.
entah apa alesannya ga begitu mudeng, mungkin sudah ada yg menulis tentang ini?
tapi mungkin motor 4 tak lebih mudah dikendalikan, karna power 2 tak cenderung liar n menyita konsentrasi berlebih menurut saya.

15. martini - Januari 18, 2011

lihat sejarah aja kawasaki aja pakdhe….
dulu dan sekarang kawasaki eksis didunia alat berat..kendaraan militer, kapal selam dan pesawat pemindai….
mulai bisnis R2 diawali dengan membeli teknologi BSA golden star..yang di copy paste jadi kawasaki meguro…(yokohama)….inilah cikal bakal ninja…
ninja sendiri identik motor kenceng..(diamrik dipake polisi untuk nguber gengster HD)…
kalo dia sekarang memproduksi bebek cuma untuk having fan..soalnya dibenua lain lom ada cerita kawasaki serius disegmen bebek/matic…
mosok dedengkotnya alat berat bikin bebek??? itu namanya engineer kawasaki buang2 energy..harga 1000bebek lom sebanding dengan 1unit kapal selam

16. Triyanto Banyumasan - Januari 18, 2011

emang berat, tp sesama bebek Kaoskaki..e.. Kawasaki berani tandinglah, sasisnya numero uno, kekar tp kaku jd tongkrongan

17. Triyanto Banyumasan - Januari 18, 2011

jd brg laku krn tampilan, ibarat CW yg penting cantik dulu, ahlak belakangan…*ga nyambung

Repost http://triyantobanyumasan.wordpress.com/2011/01/18/pertamax-dari-mana-ya-baca-uud45-pasal-33/

18. blognyamitra - Januari 18, 2011
19. blognyamitra - Januari 18, 2011
20. Amamoto - Januari 18, 2011

ehhh lupa padahal kawasaki dulu sangat indonesia lho…tuuuuhhh proyek pertama motor nasional, kawasaki binter … bintang terang :-D

21. senjanayara - Januari 18, 2011

setuju…
sport K oke banget.
bebeknya hancur banget.
masyarakat kita cendrung lebih pilih tampilan luar ketimbang kemampuan, so kl ne bebek mo di terima pasar kudu perbaiki tampilannya.

22. bennythegreat - Januari 18, 2011

kawasaki stop aja produksi bebeknya…bajaj aja bisa hidup tanpa kecanduan bebek…!

23. ajikz - Januari 18, 2011

bebek kawasaki kayaknya juga punya durabilitas material yang kurang baik. misal plastik dek blitz yang gampang kusam

24. Maskur - Januari 18, 2011

@Ridertua
FBK lagi saja, tapi Ninja.
@Kang Elsa
Inden kok dikit-dikit… :mrgreen:
@nimorate
selain karena issue (polusi & larangan), juga karena boros bensin..eh olie samping juga (pendapat dari pengalaman pribadi).

25. Maskur - Januari 18, 2011

@Danan
boleh having fun, tapi masa tidak ingin namanya bagus di bebek juga.
Kalo setengah-setengah malah menjatuhkan nama baik kawasaki.
@Pak Mitra
tuh kan sudah dekat sama TVS
@Kang Jamin
rangkanya jempolan, besinya tebal (otomatis jadi berat), tapi jadi stabil.
@Amamoto
itu Binter…kawasaki jaman dulu sebelum mati…dan hidup lagi tanpa embel-embel binter.

26. Maskur - Januari 18, 2011

@senjanayara
Edge sudah lumayan bagus, tapi sayang nama kawasaki sudah jelek.
@benny
iya memang daripada bikin tapi tanggung.
@ajikz
rangka masih top, material logam lain juga.barangkali platiknya buat nekan harga. Blitz kan bebek pahe…kelasnya Smash lama dan Legenda serta Vega R versi awal.

27. girifumi - Januari 18, 2011

saya pokoknya juga setujuuuu….

28. one08 - Januari 18, 2011

pakdhe, aku masih ada blitz 110 buatan tahun 2005. Sampai detik ini gak ada masalah apapun baik di mesin ataupun kelistrikan. parts yang diganti cuma bohlam sama filter oli saja lho! padahal dipakainya mirip kerja rodi :lol:

29. aditninjamaniac - Januari 18, 2011

betul kata bro martini..kawasaki emang lebih terkenal di industri alat berat, kapal selam, dsb..
bebeknya emang kurang diminati..padahal awet loh, kenceng pula. keawetan partnya dibuktikan oleh modifikator mencomot piston Kawasaki Kaze untuk mesin bore up, karena ketahanannya bagus..
untuk athlete sekarang udah bisa plug ‘n play dipasangi kopling original dari Kawasaki seharga kurang lebih 600ribu…

30. Shark - Januari 18, 2011

kawasaki ? aku suka dari dulu waktu kecil suka ngeliat binter merzy karena jaman segitu binter mercy dah keliatan kayak moge…. sekarang pake athlete baik2 malah bangga motornya ga pasaran….

31. Mercon C a.k.a Mercon Mretelli - Januari 18, 2011

dulu aku sempet jadi FBK gara-gara ngebet pengen nunggang KAze-R,,,
tapi setelah semakin lama dan lama, baru tau kalo ternyata varian bebek kawaks memang aneh, contoh aneh yaitu Kaze Zone VR ama ZX130 <= lampu begonya aneh,,, :mrgreen:

32. extraordinaryperson - Januari 18, 2011

setuju sih…kawasaki mending kayak bajaj maen di sport aja…

tapi kawasaki main bebek untuk menjaga image di masyarakat aja kali :mrgreen:

33. PRT - Januari 18, 2011

bebek kawasaki = stabil habis tanpa goyang2

34. andinoeg - Januari 18, 2011

gak pernah pake nich merk

35. Setiawan - Januari 18, 2011

Setuju… fokus ke sport total… siapin senjata buat jegal cbr150r, byson, nmp ma vixion… :)

36. tromol lover - Januari 18, 2011

hampir setahun make kaze-R,overall puas deh…
papasan sama bis patas @110km/jam juga tetep stabil,padahal beratku mung 51kg :mrgreen:

37. Triyanto Banyumasan - Januari 18, 2011

absen lg ah biar nyundul warung ijo

38. agoey - Januari 19, 2011

wah selamat masuk BOTD neh….

Kawasaki cocoknya jualan sport dari pada bebek..

http://agoey.wordpress.com

Maskur - Januari 19, 2011

@agoey
lhah kan masuk terus…ooo maksudnya 10 besar ya…dulu pernah nomor 9 kok

39. begomoore - Januari 19, 2011

ya. . .kawasaki harus merubah model bebeknya! biar sporty dan terkesan gagah. . .sekarang kecendrungan modelnya aneh dan kurang simetris. . .mga kedepannya dapat menghasilkan desain. . .

numpang promo ya. .
http://b3gomoore.wordpress.com

40. lexyleksono - Januari 19, 2011

Kawasaki..? Aku milih yang batangan aja yang kelas dunia.

41. Sul wong bumen - Januari 20, 2011

Biar aneh tp berani beda,ga kyk atpm lain ngikut2 doang..
Dah terbukti kualitas Kawasaki..!
Aku bangga pake Athlete…!
Hidup Kawasaki…….!

42. Dismas - Januari 22, 2011

Ganti aja mas pake lampunya Byson, biar athletenya jadi lebih keren, :D

43. irfan - Januari 22, 2011

kawasaki motornya orang elit,,( kalau NINJA )

44. Suzuki Masih Dihati Tetap Dinanti « Learning To Live - Januari 26, 2011

[...] produk Jepang yang pernah berjaya namun mengalami penurunan dalam 5-6 tahun terakhir. Beda dengan Kawasaki yang Sport Dipuja-Bebek Dicela, Suzuki malah spesifik, maksudnya Satria Dipuja, Thunder Dicela, Matic dan Bebek Biasa Saja. [...]

45. pearl - Januari 30, 2011

jiaahh athlete kesayanganku dibilang nonong??
yo wis ben lah,lemah teles gelari klasa,,(>_<!)

yang penting nyaman dinaiki,stabil,awet,ekslusif,,,
AX lover keep AX brotherhood,,

46. Rossipinginnyobakawasaki - Februari 28, 2011

MAJULAH KAWASAKI INDONESIA…

47. kodokijo - Januari 6, 2012

Dari jaman sekolah thn 80an udah kenal Kawasaki, krn abang saya pernah punya Binter AR125. Saya sendiri akhirnya juga pernah beli AR125 & sekarang Ninja 250R. Jadi Kawasaki bukan merk asing bagi saya, dan kebetulan juga saya tipikal orang yg gak demen ikut arus atau demen sama produk sejuta umat. Saya demen merk Kawasaki karena imagenya yg bukan merk sejuta umat, selain tentunya kualitasnya yg OKs banget. Konsumen lain pada meninggalkan Suzuki & Kawasaki, kalo saya justru kebalikannya :mrgreen:


Balas Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.375 pengikut lainnya.