[Share]Hati-hati Pencurian Laptop Di Bis Januari 6, 2011
Posted by Maskur in CERITA.Tags: angkutan umum, bis, ciamis, gapuraning rahayu, pencurian laptop, waspada
trackback
Sekedar berbagi cerita dan pengalaman, semoga setelah ini kita semua menjadi hati-hati dan terhindar dari kehilangan barang berharga.
Selasa malam tanggal 4 Januari 2011, saya melakukan perjalanan malam dengan menggunakan bis. Berangkat dari Lebakbulus, tampak aman-aman saja. Karena hari kerja, maka tempat duduk tidak terisi penuh. Hanya baris pertama sampai dengan ke-4 yang terisi penuh 4 orang. Mulai bari ke-5, satu baris hanya ada 2 orang,1 di deret kanan dan 1 di deret kiri. Kebetulan saya duduk di deret ke-5, deret sebelah kiri.
Dari berangkat sampai dengan berhenti untuk makan, tidak ada yang aneh dan kondisi aman seperti biasanya. Dari semenjak duduk, karena jok sebelah saya kosong, maka saya meletakkan ta ya taruh di jok sisi luar atau dekat jendela, sementara saya di sisi dalam. Karena berisi barang berharga maka tidak saya taruh di rak atas tempat duduk, dan saya sudah merasa aman dengan menempatkannya di samping saya.
Ketika sekitar jam 1 malam, bis sampai di wilayah Kabupaten Ciamis. Saya yang dari tadi tidur kemudian terbangun. Saya kaget karena tidak mendapat tas di samping saya. Saya segera bangun dan mendatangi sopir dan kondektur sambil berteriak : “Tas saya hilang!”
Kemudian si kondektur berjalan ke belakang, memeriksa. Tiba-tiba laki-laki yang duduk di belakang diagonal saya (belakang tapi beda deret), seperti baru bangun tidur dan bilang ada tas di bawah joknya. Sambil seolah-olah bercerita bahwa ada yang menaruhnya dari belakang.
Laki-laki itu kemudian menyerahkan tas dan h dikeluarakan dari wadahnya. Saya langsung ambil tas itu dan merasa kok enteng banget. Segera saja saya periksa isinya, dan benar saja, laptop di dalam tas sudah berganti dengan tumpukan majalah yang telah dibungkus rapi dengan kantong plastik hitam.
Agak kaget, namun saya tidak terlalu panic, segera saja memanggil kondektur sambil bertanya apakah sudah ada penumpang turun atau belum? Sang kondektur mengatakan belum, dan saya langsung berteriak :”Berarti laptop masih di dalam bis, masih bisa dilacak!”
Tiba-tiba pemuda yang tadi menyerahkan tas dan kamera, tampak mengambil sesuatu dari kolong kursinya. Dan benar saja, itulah laptop saya beserta charger dan kabelnya. Saya ambil laptop tersebut, masukkan ke tas, sementara tumpukan majalah itu diambil oleh kondektur.
Alhamdulillah, untu lagi tas itu belum dikembalikan. Jika terlambat maka saya kehilangan barang titipan kantor tersebut dan harus menggantinya, serta kehilangan banyak data.
Tentang pemuda yang tadi, the one and only dialah tersangkanya. Namun demi keamanan saya biarkan saja. Takutnya orang persis dibelakang saya adalah teman sekomplotnya. Demi melihat adanya tumpukan majalah yang dibungkus rapi, pastilah penjahat itu memang sudah menyiapkan segala, juga besar kemungkinan mereka adalah komplotan.
Ketika lewat di suatu kantor polisi, saya minta bis diberhentikan. Lalu saya melapor ke polisi jaga. 3 Orang polisi kemudian memeriksa penumpang yang ada. Kemudian bapak-bapak polisi itu berkata:”Ini mau diperiksa satu-satau atau gimana, pasti bisa ditemukan, namun akan memakan waktu lama, lagian barang-barangnya sudah kembali semua kan mas?”
Akhirnya saya pilih membiarkan saja sang pencuri itu bebas, toh laptop dan kamera sudah kembali, setidaknya memberikan “rasa stress” kepada sang penjahat. Sampai turun tidak terjadi apa-apa lagi.
Jadi waspadalah jika yang anda bawa adalah barang berharga. Saya sebenarnya biasanya memangku tas bawaan saya dengan mencangklong talinya ke pundak, atau juga menaruh tas di lantai dengan mengaitkan talinya ke kedua kaki saya. Namun karena bis longgar, saya jadi terlena.
Pengalaman lain:
Tahun 2008, teman sekantor saya mengalami kehilangan laptop di bis. Ketika turun dan membuka tas, laptop telah berganti dengan lembaran keramik yang dibungkus. Bedanya teman saya itu memang menaruh tas-nya di rak atas tempat duduk.
Update:
Pagi tanggal 6 Januari 2011, teman sekantor saya bercerita baru saja kehilangan laptop ketika naik bis sewaktu berangkat kerja, dia menggunakan bis jurusan 640, sewaktu dia turun mendapatkan retsleting tasnya terbuka dan laptop sudah raib. Teman saya tersebut curiga, laptopnya diambil kondisi berdiri. Dia dapat tempat di dekat tangga turun, posisinya lebih rendah. Kemungkinan yang mengambil laptopnya adalahh orang yang ada dibelakangnya dan posisinya lebih tinggi.
Jadi waspadalah…waspadalah……






cak, harusnya orang2 tsb dimintai KTP nya dan disebarkan identitasnya.
biar mampus.
[...] Sekedar berbagi cerita dan pengalaman, semoga setelah ini kita semua menjadi hati-hati dan terhindar dari kehilangan barang berharga. Selasa malam tanggal 4 Januari 2011, saya melakukan perjalanan malam dengan menggunakan bis. Berangkat dari Lebakbulus, tampak aman-aman saja. Karena hari kerja, maka tempat duduk tidak terisi penuh. Hanya baris pertama sampai dengan ke-4 yang terisi penuh 4 orang. Mulai bari ke-5, satu baris hanya ada 2 orang,1 di … Read More [...]
Ayah saya jg prnh kehilangan pakaian di bis antar kota antar propinsi sewaktu baru datang dari daerah ke Jakarta..
Tas yg berisi smua “harta”nya berisi pakaiannya dirobek sewaktu ayah saya tidur, pdhl letaknya ada di bawah kaki.
Waspadalah bro,,
Nice share by the way …
Laptop kantor ilang masih bisa diganti, tapi kalo isinya data2 rahasia kantor, waduh bisa mumet…
HATI HATI KEJAHATAN TERJADI KARENA ADANYA KESEMPATAN..
beberapa hari kemarin temen saya juga baru saja kehilangan laptop+charger laptop+charger blackbarry-nya di bis jurusan malang surabaya, sayangnya temen saya itu tersadar ketika sudah turun di terminal dan mau ngecas blackbarry-nya, dia baru sadar kalo tasnya sudah di obok2, sialnya temen saya tasnya di taroh di rak atas, karena menurut temen saya bis yang dia naiki itu bis patas dan biasanya juga aman2 saja, kalo dia sempet tau tasnya sudah di obok2 pas masih di bis mungkin ceritanya akan sama dengan pakdhe maskur.
hati-hatilah di bis, maling kian hari kian nekat dan kian pinter saja cari kesempatan, waspadalah..!!
Kakak saya juga pernah tuh jd korban komplotan spesialis laptop.di bus sumber kencono,perjalanan malam ke kediri
Wah ngeri, jadi makin yakin jadi biker (halah)
udu aku sing ngambil lho
titip gombal mambu Den http://triyantobanyumasan.wordpress.com/2011/01/05/vixion-facelift-full-fairing-dan-naked-pasti-gegerr/
desember 2009, kakak saya kehilangan laptop didalam tas ransel yang sedang di pangku dan di cangklong di depan isi tas di ganti dengan kertas hvs sinar d*nia satu rim
tempat kejadian perkara KA Gajayana Jakarta-Malang sadar laptop sudah berganti kertas setelah nyampe di rumah, padahal menurut pengakuan kakak saya dia tidak tidur saama sekali karena ada cewek cakep yang ngajak ngobrol sepanjang perjalanan bahkan sampai bertukar nomor hp
ayo nabung buat beli laptop baru http://triyantobanyumasan.wordpress.com/2011/01/06/menabung-pasti-untung/
di kereta juga sering pak de
http://2brk.wordpress.com/2011/01/06/ngebet-cbr-150-nih-jawabannya/
Wah pakde pulang kampung,btw boleh nanya gak itu bus apa?klo lwat ciamis psti banjar jga kelewat…
Biar ane lebih waspada aja pakde klo naek bus..,
emang rawan klo bwa barang berharga,apalagi sendiri…
Wah..blai-slamet jenenge kue kang?
Kalo saya bawa barang2 berharga gitu mendhing di ‘samarkan’ dengan barang lain sehingga tampak luar seperti barang tidak berharga (tidak menarik para penjahat) he.he.he
wahhh,kdu ati ati pakdhe,gmn klo dlm tas dikasih semacam tempat caantelan buat kait ke gembok laptop gt
kalo aku didalem tas ada apa aja tetep tak tinggal,pura2x cuek nggak ada barang berharga,padahal deg-degan…!!
tas yg isinya laptop, kasi gembok aja gan!!!
Owh,bus yg dari jakarta ke karangpucung mungkin ya pakde…
Bener pak de… kita harus selalu waspada… kejahatan mengintai dimana aja…
@Pakdhe
soale orang2x ky gitu pinter baca psikologis orang dari expresi muka,bahasa badan,dll.(sok psikolog)
wah bis patas yo rak aman to? beginilah indonesia,, high criminality rate…
sesuai Pesan bang Napi :
WASPADALAH……….
yang terpenting selalu waspada jangan sampi lengah walau dalam kendaraan yang dikira aman sekalipun.
waduh…kalo saya pernah ngalamin kejadian “ga enak” ini jg tu, tp bedanya bukan laptop yg ilang tp smartphone saya yg di taruh di tas, mana ilang’y 2 bln stlh cicilan lunas
, prosesnya cepet banget, kyk orang “buang angin” ga berasa tw2sampe kantor dh gone, sejak saat itu (mw dia rapih/compang-camping) sy makin waspada lg dg orang2sekitar jk nek angkutan umum..!!!
terimakasih sharing pengalaman berharganya.. smoga tidak terjadi pada kita smua..
wah…sebagai seorang bismania aku turut prihatin mas atas kejadian tersebut…dan juga harus lebih berhati-hati lagi kalau lg naik bis, karna aku sering banget ninggal2 barang bawaan klo lg dibis..ntah itu buat ngobrol sama kondekturnya…
istri sy 1 bulan yg lalu kehilangan handphonenya di mall artha gading.
tasnya terbuka padahal biasanya tasnya tertutup rapat, pas di cek 2 bb bold punya istri & saya sudah tidak ada.
untung dompet n kunci mobil masih ada.
copetnya sangat halus dalam aksinya, padahal sy selalu berada di samping istri sy.
share yang berharga mas. pernah kehilangan HP yang didapat dr gaji pertama. rasanya nyesek banget.
Aduh bro!
Untung banget-banget!