jump to navigation

Indikator Persneling Di Motor Sport, Perlukah? Januari 3, 2011

Posted by Maskur in MOTOR.
Tags: , , , , ,
trackback

Perhatikan panel speedometer Suzuki RGR 150, di sana terdapat speedometer, indikator putaran mesin, indikator lampu, sein, netral dan oli samping serta indikator posisi gigi persneling. Indikator persneling! Kaya bebek aja!

Tapi memang begitulah. Suzuki telah mempermudah pengguna motor dengan fitur yang berguna. Fitur ini juga diterapkan di motor bebek sejak lama, kalo tidak salah mulai varian RC. Bedanya di bebek kemudian diikuti oleh pabrikan lain, sedangkan di sport tidak ada yang mengikuti, sehingga fitur ini malah hilang di generasi selanjutnya.

Selain di RGR, varian sport Suzuki lain yang menerapkannya adalah Suzuki TRS 118.

Motor yang lebih sering saya lihat berplat merah ini juga mempunyai indikator persneling. Gambar di atas diambil dari forum Malaysia, indikatornya vertikal. Sedangkan versi Indonesia Indikator giginya terletak di bagian depan (posisi indikator bahan bakar jika di foto atas).

Sebenarnya fitur Indikator Gigi Presneling di motor sport itu penting atau tidak? Jika tidak, kenapa di bebek itu penting?

Misalnya ada motor sport baru tampil dengan fitur ini apakah tidak diolok-olok. Nanti dibilang  : Sport rasa bebek lah, Kurang jantan lah, Atau kira-kira gimana?

Dari sini sebenarnya bisa ditarik kesimpulan. Sejalan dengan Sejarah yang “Ditentukan Oleh Penguasa”, fitur motor pun juga ditentukan penguasa pasar.

Dulu sebelum keluar Honda Supra (dan generasi bebek Honda selanjutnya) muncul dengan indikator gigi, tidak ada yang meributkan apakah motor (bebek) itu ada indikator giginya atau tidak. Di sini kita anggap saja Honda adalah penguasa. Yamaha saja baru memakainya tahun sekitar tahun 2002 di Jupiter. Namun ketika VegaZR muncul tanpa dilengkapi hal ini, langsung saja dibilang jadul! Padahal buat Suzuki fitur ini malah fitur jadul yang masih dipakai.

Gambar dicopy dari FJB Kaskus dan dimaling dari forum Malaysia

Komentar»

1. b.indt - Januari 3, 2011

om , ini sebenernya fitur yg sangat membantu.Walau kondisi sekarang seperti nya tidak terlalu di hiraukan, namun bagi saya akan sangat membantu jika ada fitur tsb.
Sama halnya dengan motor bebek yang tidak ada indikator putaran mesin nya,sebetul nya juga perlu tapi mau gimana lagi wong pabriknya ga mau nambahin fitur ini

2. irfan si belang - Januari 3, 2011

Penting…

3. Fraziel - Januari 3, 2011

Hmm, penting tapi kalo ga ada juga ga masalah kali ya
Bebekku aja ga ada indikator giginya -__-

4. #99 bro - Januari 3, 2011

penting pade kalo di lampu merah sering ngeliat motor semprot mbeker.. lali nglebokke untu..

5. Triyanto Banyumasan - Januari 3, 2011

Perlu, penting banget sih ora mung penting..hallah keprime kiye

6. snalpot99 - Januari 3, 2011

Perlu.. Thu wekku aja ada mas..

7. Biler 46 - Januari 3, 2011

Kalo di bebek itu sangat perlu karna bisa mempengaruhi kinerja mesin misalnya jalan 20 km/h pake gigi 4 itu sangat berat dan akselerasinyapun lemot tapi tetep jalan makanya diperlukan penunjuk gigi supaya bisa mengatur dgn benar,beda di motor sport kalo tidak pas penempatan giginya mesin bakal mati ato kalo ndak pasti nyendat nyendat.

8. And2 - Januari 3, 2011

ga d bebek ga d sport indikator gigi penting, pas d lampu merah n kondisi2 tertentu sngat kerasa manfaatnya.
abs revo spoke terbaru juga ndak ada indikator gigi, niru vzr…

9. Rizqibe - Januari 3, 2011

Gak cuman motor lama nya kok. Bahkan GSX series pun hingga Hayabusa masih menaruh indikator persneling dalam bentuk digital. Bahkan yang terbaru pun si GW 250 juga menyediakan indikator persneling. Sepertinya ini udah fitur wajib buat Suzuki Internasional. Kalau di Indonesia, kayaknya FU sama Thunder baru gak ada ya ? Kalau Thunder 125 seri pertama ada
=========================================

Maskur : “Nah ini merupakan sesuatu yang tidak saya ketahui. Karena saya bisa dibilang TIDAK kenal Moge. Jadi merupakan informasi baru yang juga saya tunggu, menambah pengetahuan bahwa ada motor lain sejauh yang saya ketahui yeng menggunakan fitur ini. Thank’s bro!”

10. sa469 - Januari 3, 2011

setuju mbah sama nomer 9..lha moge baru juga udah pada ngasih info gear di LCD meternya

Malah banyak juga yang jual lampu petunjuk posisi gear aftermarket buat moge (di luar negeri maksutnya… :D )

11. arie sesat - Januari 3, 2011

buat yang feelingnya masih belum terasah bgt

12. teaser - Januari 3, 2011

di suzi tessi gak ada….wong indikator bengsin aja ra ono… :D

13. ridertua - Januari 3, 2011

motor sport indentik dengan rider yang sudah mahir…bukan pemula.. jadi sebenarnya gak perlu.. semua kalau sudah biasa ibarat sambil “merem”pun tahu pada saat itu masuk gigi berapa… yah untuk tampilan sih ok aja…

14. azizyhoree - Januari 3, 2011

wekekek, pembelaan yang kuat :D

nitip buat pengjung yg belum ikut pakdhe:
http://azizyhoree.wordpress.com/first-quis-2011-warung-dohc-bagi2-hadiah/

15. NanaRed. - Januari 3, 2011

Perlu,sebetulnya disamping fungsi juga mempermanis tampilan.

16. kodokijo - Januari 3, 2011

Hahaha… jadi lucu baca ini, ‘Padahal buat Suzuki fitur ini malah fitur jadul yang masih dipakai’.
Buat pemula mungkin dibutuhkan, tapi bagi yg jam terbangnya udah banyak sih gak perlu, karena indikatornya ada di feeling.

17. aditninjamaniac - Januari 3, 2011

kalo aku pribadi sih ga terlalu perlu mas..soalnya posisi gear kerasa pake feeling..
tapi di saat tertentu perlu juga..pernah lagi ngebut turun gigi taunya turun ke gigi 1, nah loh..

nitip kios ya mas :D
http://aditninjamaniac.wordpress.com/2011/01/03/touring-kecil-kecilan-cibaduyut-majalaya/

18. #27 - Januari 3, 2011

penting sbenernya,engine cut-off juga,dulu tornado ada,di motorsport juga ada,sekarang,sport doang yg ada….!!

19. dnugros - Januari 3, 2011

bagi rider vespa, fitur seperti itu tidak perlu :-D

20. Bonsai Biker - Januari 3, 2011

sepakat ambek rider tua

21. blognyamitra - Januari 3, 2011

Buat pemula rasanya masih perlu pake indikator gigi persneling.

22. mas-Giy - Januari 3, 2011

biarpun dibilang “motor sport” tetapi sejatinya tetap motor harian, jadi wajar saja jika pabrikan melengkapinya dengan beberapa fitur indikator.

yang tidak wajar adalah pengguna sepeda motor yang membuang indikator standar pabrik, maka sering kita jumpai pengendara lebih sering mengintip isi tangki bensin lewat lubang pengisian karena indikator tangki bensinnya sudah ngungsi dari pos-nya.

23. bejo - Januari 3, 2011

ngga perlu2 amat pak dhe

Maskur - Januari 4, 2011

@1-8 : b.indt, irfan si belang, Fraziel, Roso, Kang Jamin, Snalpot, Biler 46, and2
Berarti dapat disimpulkan, fitur ini perlu bagi yang terbiasa. Sepertinya kita memang dimudahkan , tapi disisi lain kelihatannya kita jadi dimanja karena tidak perlu mengingat-inget posisi perseneling yang kita gunakan.
@Snalpot
Motormu kan bebek!
@Biler 46
Ada benarnya juga, namun sepertinya rancu dengan yang ini ya: Petunjuk Pemindahan Gigi Di Motor Bebek
@And2
hehe…tapi nggak ada yang ribut ya?
@Rizqibe &b sa469
Nice info!
@Arie
Kalo ini namanya pendapat : setengah perlu :)
@teaser
Seperti apa itu?
@Ridertua
wah pendapat yang benar2 “tua” (maksudnya berpengalaman)
@Aziz
pembelaan yang mana nih?
@NanaRed
Semanis apa sih :?:
@kodok
Tapi kalo jam terbang sedikit namun menggunakan yang tipe tanpa indikator?
@Adit
Wah ternyata pemakai ninja juga pernah merasa butuh to?
@Shumy
tapi New Mega Pro gak ada tuh!
@Dnugros
Ya iyalah sudah ada indikator yang tertulis di stang
@Pak Bon
sepakatlah kan sama-sama tua :)
@Pak Mitra
Pemula atau pembebek (pengendara bebek)
@Mas-Giy
mmm sudah pernah ditulis tuh di sini : Speedometer Set Dicopot, Kenapa Yaa?
@Bejo
kompak dengan arie sesat

24. Mercon C a.k.a Mercon Mretelli - Januari 4, 2011

mwmbantu banget kok om,,,
aku aja ngerasain banget,,,

25. one08 - Januari 4, 2011

sangat membantu, terutama bagi yang mulai tua umurnya seperti kita pakdhe! :lol:

26. r'dee - Januari 4, 2011

Perlu!!!! soalnya jumlah gigi motor sport biasanya 5 ato 6 speed. kdg pas downshift, salah milih gigi (masih 1 gear terlalu tinggi dari yg dikira) atau pas upshift dah mentok di top gear.

27. Komengtator - Januari 4, 2011

Indikator gigi menurut saya hanya cocok untuk pemula yang masih belum terasah feelingnya terhadap karakter mesin motor… Bagi ane malah sebaiknya bebek pun harus dilengkapi indikator RPM, biar orang2 awam tau kapan harus oper gigi… ane kadang2 geli liat orang gak tau gimana semestinya ngoper gigi yang benar…

28. Rizqibe - Januari 5, 2011

Tapi ada pendapat juga yang mengatakan begini : “Kalau motor bebek kan Giginya Rotary, jadi perlu Indikator posisi gigi biar gak bingung Kalau mau mindahin gigi apalagi kalau mau Netral’in. Kalau Motor batangan kan Perpindahan giginya Mentok di Top Gear dan Gigi 1 jadi kalau mau Netral’in Injek aja kedepan sampe mentok lalu congkel sekali. Hal yang gak mungkin terjadi di bebek, kita injek terus gak akan mentok-mentok”

Kalau untuk Motor Sport kalau ada ya bagus cukup membantu kalau gak perlu ya acuhkan saja gak usah dilihat, gampang kan ?

29. Suzuki Axelo, Fitur Automatic Light On Kira-kira Bagaimana? « Learning To Live - Januari 6, 2011

[...] yang memahaminya. Kedua, karena yang menerapkan hal ini adalah Suzuki, bukan Honda. Seperti di artikel sebelumnya, fitur motor akan menjadi trend ditentukan penguasa pasar. Fitur Automatic Light On ini sepertinya [...]

30. Dani Ramadian - Januari 12, 2011

Sayang punyaku bébék…
Meski injek ke depan sekali trus
congkél kebelakang bbrp kali… :(

Tapi lumayan berguna :)
Masak dipasang pabrikan tapi mubadzir???

31. Maskur - Januari 12, 2011

@Mercon, Pak Camat, r’dee & Dani Ramadian
Sepakat membantu ya?

@Komengtator
pemula? lha aku belajar motor pake yang nggak pake indikator..pake motor berindikator baru setelah punya Shogun, sudah bukan pemula lagi..gimana?

@Rizqibie
ditengah-tengah

32. darma - Maret 15, 2011

wah ane malah lg cari indikator buat posisi gigi ini,yg kyk punya hayabusa.
kira2 beli dmn ya?
biar tampilan motor ane keren :-)
d motor bawaan ane saklarx d mesin ada,tp d spedo g ad lampunya.
jd mo d tambahin sndri :-)

33. agus - Maret 11, 2012

pernah bonceng istri pas nanjak gak kuat, pindah gigi, eh ke netral…ampir celaka…


Balas Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.375 pengikut lainnya.