jump to navigation

Pengamen Part 2 Desember 29, 2010

Posted by Maskur in VIEW.
Tags: ,
trackback

Pengamen Rambut Semir.jpg
Lihat pengamen tersebut saya jadi bertanya-tanya? Kira-kira sehari dia dapat berapa ya? Apa cukup buat makan? Atau ngamen itu cuma sambilan, selingan dan isi waktu luang?
Bukan apa-apa, kok dia masih sempat menyemir rambutnya. Apakah itu sebagai bentuk hiburan. Sebagai lambang eksistensi kah?

Lanjutan Pengamen Part 1

Posted by Wordmobi via Nokia 6120classic

Komentar»

1. Kurniaprorider - Desember 29, 2010

Pertamax

2. PB aka Penunggang Byson - Desember 29, 2010

pertamaxxx

3. PB aka Penunggang Byson - Desember 29, 2010

kalah jam terbang….

4. blognyamitra - Desember 29, 2010

Ngamen buat beli rokok :D

5. zaqlutv - Desember 29, 2010

belum mengerti hakikat mencari uang dan untuk apa bekerja..
itu bocah udah gede Pakde, malah saya pernah liat bocah SD ngamen sekedar buat beli sepuntung rokok, seperti yang dibilang Om Mitra..

6. sobek2 - Desember 29, 2010

pengamen pakdhe..

7. dnugros - Desember 29, 2010

menurutku itu sebagai bentuk ekspresi dalam berkesenian dijalan, kadang masih banyak masyarakat kita memandang rendah kaum marjinal seperti mereka, padahal mereka ini cumanlah dampak dari ketidakadilan oknum penguasa dinegeri ini, coba kalau kalau pembangunan dalam segala bidang bisa merata dalam segala aspek, bisa dikatakan kaum tersisih tersebut tidak akan banyak bereksistensi dijalan-jalan negeri ini :-)

8. bejo - Desember 30, 2010

mudah mudahan buat sementara
saya pernah liat bekas pengamen (asongan)malah sukses jadi pengusaha jamu malah sukses kalau ngga salah jamunya akar lawang daerah jatilawang

9. vixionr15 - Desember 30, 2010

Nambah neh, buat lem aibon kalo di stasiun mBogor….hahaha

10. dturtle - Desember 30, 2010

itulah yang kadang membuat saya berat ngasih uang ke pengamen,,,
mereka ngamen masih pada nyemir rambut, bikin tato, pake anting, ngerokok,,, :salut:

11. Mercon C a.k.a Mercon Mretelli - Desember 30, 2010

betul, styling nomer 1

12. Maskur - Desember 31, 2010

@pak mitra
kalo buat rokok entar jadinya kayak artikel yang lain:
http://maskurmambangblog.wordpress.com/2010/05/12/rokok-pt-3-lost-my-respect-because-of-it/

@dnugros
wah yang kenal dengan vespa gembel lebih tahu filosofinya rupanya :razz:

@Bejo
itu yang berpikiran dinamis
tidak terlena oleh kenyamanan…eh salah ketidaknyamanan ding!

@dturtle
ya sama, juga untuk pengemis dsb

@mercon C
4l@y bangetttt wkwkwkwkw


Balas Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.375 pengikut lainnya.