“Aku Sudah Hapal Jalur Ini Sampai Lubang-lubangnya!” Desember 28, 2010
Posted by Maskur in MOTOR, VIEW.Tags: lubang jalan, sambungan jembatan
trackback
Dalam melakukan perjalanan di atas motor, kita memang perlu ekstra waspada. Waspada terhadap medan, karakter lalu lintas juga hal-hal tak terduga.

Jika anda pernah atau sering dan merasa sudah sangat hapal jalur yang anda lalui lalu melewatinya lagi beberapa bulan kemudian janganlah terlena. Janganlah pernah berkata : “Aku Sudah Hapal Jalur Ini Sampai Lubang-lubangnya!” Karena hal tersebut bisa membuat celaka.
Ingat! Kendaraan semakin banyak dan bertambah, apalagi jika jalannya rutin dilalui kendaraan berat. Mutu perkerasan jalan sekarang sepertinya semakin ringkih. Ditambah kebijaksanaan tiap daerah yang tidak sama dalam menyikapinya.
Dalam hitungan bulan jalan yang baru diperbaiki bisa muncul lubang baru. Lubang lama? Makin lebar menganga. Hal ini yang bisa bikin celaka.
Juga waspadai ujung jembatan, karena terdapat sambungan dinamis yang bisa menyebabkan beda tinggi permukaan jalan, juga adanya lubang serta aspal yang menjulang.
Waspadalah..waspadalah
***Berdasarakan pengalaman pribadi ketika libur natal, hampir celaka karena lubang jalan***






Pertamax
Wahhhh…
Aq gak apal, maléh gak Pertamax
Mas bro…
Jalan berlubang…
atau
Lubang berjalan to
yang harus kita waspadai???
wah ini lelucon terkenal neh
Enggeh PakDhe…
Nyong rung mudik jyan. Tahun baruan mudik maning ra Den ?
Yg jelas….’lobang’ sama2 bikin nafsu. Lobang dijalan bikin nafsu buat menghindari…..lobang (itu) bikin……….
jalan berlubang memang menyebalkan, ditambal sana bolong sini, so harus konsentrasi penuh, kalo nggak bisa celaka
( pengalaman setiap hari kenyang jalan berlubang)
klu saya jah hafal jalan hingga lobang lobangnya jalan depan pintu tok.
Kalo di ibukota lebih serem, hari ini jalanan mulus,tau2 hujan deras trus banjir, keesokan harinya lubang muncul dimana2
mampir cikarang lg mas, banyak lho begituan.. (lobang2 dijalan)
betul bro apalagi musim hujan jalan cepat sekali ancur…
di sekitar Bogor juga banyak jalan yang kondisinya kaya “ampyang” … tahu “ampyang” kan?
kurang parah gambarnya.. Bojonegoro lebih parah mas.. nganti warganya sendiri sambat.
lubang-lubang itu semoga bikin palek mobil pejabat yg korup makan duit rakyat kejeblos
alhamdulilah kawasan trenggalek udah sembuh (walaupun blum total) tapi alhamdulilah!!
agungsevi.wordpress.com
Wah, Pa’dhe ngompol (ngomong politik) terus nih…Masalah klasik yg selalu ditangani dg cara klasik pula (baca : tidak serius) oleh pemerintah kita, mulai dr volume kendaraan yg terus brtambah, mutu aspal yg smakin rendah krn harus kompromi dg brbagai kpentingan, bobot tonase kndaraan yg tdk sesuai dg jenis peruntukan jalan yg dilalui, bla…bla..bla…
awas lobang jalan deh mbah wir hehehhe
[...] tentang jalan berlubang, seperti artikel sebelumnya dan sebelumnya lagi, ternyata banyak yang perhatian termasuk Kang [...]