jump to navigation

Final AFF 2010 Vs Final Ligina 1999 Desember 26, 2010

Posted by Maskur in VIEW.
Tags: , , , ,
trackback

Melihat final Piala AFF akhir tahun ini membuat saya teringat akan final Liga Indonesia tahun 1999. Kala itu terjadi pertemuan antara Persebaya versus PSIS.Pertandingan dimenangkan oleh PSIS dengan skor 1-0, lewat gol Tugiyo yang dulu dijuluki Maradona dari Purwodadi.
Mengapa saya membandingkan kedua final tersebut? Karena dua-duanya mempertemukan 2 tim yang telah bertemu di babak group.
Di babak penyisihan Ligina 99, Persebaya membantai PSIS 3-0. Namun PSIS membalas dengan 1 gol namun di final.
Kita tahu, di babak penyisihan Piala AFF tahun ini, Malaysia digunduli Indonesia 1-5. Lalu dua negara itu bertemu di final. Sebelum leg 1 digelar, saya khawatir akan terjadi kasus seperti Persebaya lawan PSIS. Dan hal tersebut terjadi setengahnya.
Namun untungnya final AFF ini digelar 2 kali. Masih ada 90 menit untuk jadi juara. Walaupun sebenarnya saya pribadi agak kurang yakin dengan permainan Timnas yang sepertinya malah menurun. Terlebih lagi mereka sekarang adalah Selebritis, julukan yang memabukkan.
Namun saya sangat berharap semoga Timnas Garuda bisa bangkit dan mengulang kemenangan seperti di penyisihan. Amin

Posted by Wordmobi via Nokia 6120classic on Gapuraning Rahayu Bus

Komentar»

1. aiefz - Desember 26, 2010

Pertamax

2. aiefz - Desember 26, 2010

Mari berdoa untuk timnas!

3. karismanis - Desember 26, 2010

Sama pak, saya malah takut finalnya lawan malay, seharusnya indonesia menahan imbang thailand saja. Ha ha ha

4. ardhinugros - Desember 26, 2010

Kalo saya malah ingetnya Doni Tata dan Ananda Mikola. Jadi ‘selebritis’ malah lupa berprestasi :mrgreen:

5. Triyanto Banyumasan - Desember 26, 2010

keblusuxxx… Pait..pait

6. Mercon C a.k.a Mercon Mretelli - Desember 26, 2010

sama kayak intermilan pakde,
pas penyisihan inter dibantai barca 2-0
pas semifinal inter bantai barca 3-2

7. #99 bro - Desember 27, 2010

jago kandang..

kebobolan langsung mplempem.

JANGAN PADA CEPET PUAS..

PEMAIN BOLA BUKAN SELEBRITIS..

8. ayo,bisa apa kita? - Desember 27, 2010

yes!smg yg berkepentingan bisa bercermin(kalo masih punya cermin,)

9. cak poer - Desember 27, 2010

Menurut A. Riedl (Coach Tim Nas): “peluang Indonesia tinggal 10%”

Ayo timnas tunjukkan mental juaramu di GBK, seperti malaysia yang begitu percaya-diri membawa bola, ini final bung!!! berjuanglah…jangan ragu2 lupakan kekalahan pertama, ubahlah 10% itu menjadi 110% he.he.he…SEMANGAAAATTT!!!

10. tafri - Desember 27, 2010

Buat balap kita naturalisasi saja anak2 berdarah indonesia di eropa :mrgreen:

Maskur - Desember 28, 2010

@All
mari kita berdoa semoga timnas kita bisa membalas minimal 4-0 atau kalo bisa lebih. Amin
Ingat status Nick di FB. di Liga Champion, Deportivo La Coruna kalah oleh AC Milan di San Sio 4-1, namun bisa mambalas di Riazor dengan skor 4-0.

11. blognyamitra - Desember 28, 2010

Qta bisa meniru semangat Liverpool ketika juara liga champion, ketinggalan 3-0 dari Milan namun bisa mengejar ampe akhirnya juara.Ato gak final MU vs Bayern thn 1999 akhirnya jadi juara di menit2 akhir injury time. Jadi Timnas harus tetap semangat !!!


Balas Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.375 pengikut lainnya.