jump to navigation

Skywave Kalah Oleh Vario, Faktor PWR Desember 15, 2010

Posted by Maskur in MOTOR.
Tags: , , , , , , ,
trackback

Terinspirasi dari komentar di TMCblog yang menyatakan bahwa Skywave dilewati dengan entengnya oleh Vario ditanjakan. Walaupun belum mencoba pernah head to head langsung mengujinya. Sebagai pemilik dan pengguna Skywave, saya maklum dan tahu pasti alasannya.

Jika melihat data teknis, memang kapasitas mesin serta power maksimum Skywave (125 cc/9.37 hp) lebih unggul daripada Vario (110 cc/8.87 hp). Namun dari data teknis tersebut jangan menganggap Skywave lebih superior, perhatikan juga perbandingan berat kosongnya yaitu Skywave 113 kg berbanding Vario 99 kg.

Skywave itu bobotnya cukup berat, sehingga dibenci tukang parkir karena berat untuk digeser.

Dari data diatas tersebut dapat dilihat selisihnya dengan Vario mendekati 15 kg. Apakah dengan selisih yang lumayan banyak tersebut akan berpengaruh terhadap performa kedua motor tersebut?

Mari kita hitung perbandingan power terhadap bobot kendaraan, atau yang lebih dikenal dengan Power To Weight Ratio (PWR).

Dalam perhitungan ini kita ambil sampel lain sebagai pembanding. Salah satu pembanding adalah motor dengan berat kosong mendekati Skywave yaitu Yamaha Vixion dengan berat kosong 114 kg. :shock:

Sampel lain saya ambil secara bebas yaitu Yamaha Mio. Hasil perhitungan saya sajikan dalam bentuk tabel:

Motor Berat Kosong (kg) Power (hp) PWR (hp/kg)
Skywave 113 9.37 0.083
Vario 99 8.87 0.090
Mio 87 8.78 0.101
Vixion 114 14.89 0.131

Jadi dengan hanya memperhatikan data power dan berat kosong (masih ada faktor lain), dapat diketahui Vario lebih tinggi nilai PWR-nya daripada Skywave.
Jadi…jika ada yang mengatakan : “Skywave dilewati dengan entengnya oleh Vario ditanjakan”....saya katakan WAJAR.

Komentar»

1. Propus - Desember 15, 2010

petromax!

2. Cyber™ - Desember 15, 2010

Keduax

3. Cyber™ - Desember 15, 2010

Wah mio paling tinggi tuh PWRnya!!
Tapi klo yang naek over,ya sma aja…

http://aiiefz.wordpress.com/2010/12/13/honda-nova-sonic-sekarang-nasibmu

4. SkyrideR - Desember 15, 2010

tp.. Aku pernah bandingin kala di tanjakan ketep pass. Sw ku menang tuh sama blue vario adikku..

5. #99 bro - Desember 15, 2010

kirain dengan ban ring 16 lebih bertenaga…

engomong ngomang soal ban klik yg ini

http://rosso99.wordpress.com/2010/12/15/awas-ranjau-paku-bro/

6. moko - Desember 15, 2010

tergantung yg bawa juga sih, matik ga bisa asal gas mentok kalo di tanjakan. kalo dibandingin Vario, saya pernah di ketep itu kalah tapi cuma tipis kok, ga sejauh yg dibilang itu(dg enteng Vario nyalip). tapi pas itu saya bawa SW berat 60an + yg bonceng 100an kg, sementara Vario temen cuma 50an+40an kg saja. ga tau sih kalo berat ridernya imbang, belum pernah..

7. moko - Desember 15, 2010

^lha itu yg di garasi punya SW dan Vario udah muncul.. hehe

8. Triyanto Banyumasan - Desember 15, 2010

coba di sirkuit biar jelas

Maskur - Desember 15, 2010

@Cyber, Skyrider, Moko.
Memang banyak sekal fakor, namun jelas yang bisa dibandingkan adalah data teknis keluaran dari pabrikan.
Sebagai jawaban atas statement yang cuma melihat dijalan.
@Roso
Lha ban 16 bukan nambah tenaga, malah menambah bobot. Namun JELAS! lebih stabil.
@Kang Jamin
Ini bukan motor balap kang.

9. ardiantoyugo - Desember 15, 2010
10. Omen - Desember 15, 2010

tapi ga juga sih, bbrp kali SW ane bs ngalahin prio/mio di tanjakan

Maskur - Desember 15, 2010

@Omen
sekali lagi ditekannya, ini bukan komparasi di lapangan. namun komparasi teknis dengan membandingkan data di atas kertas. Kalo kenyataan di jalan……..mmmmmmmm….beda lagi

11. blognyamitra - Desember 15, 2010

Betul pakde, berat Vixi itu enteng, malahan hampir mirip dgn CS1 yg beratnya 113 kg.

Maskur - Desember 15, 2010

@Pak Mitra
CS1 malah kalo aku nyari speknya juga tertulis 114 kg, sama saja.

12. martini - Desember 15, 2010

weh pada ribut yak?? urun rembug pak-dhe……..
dilihat dari spek mesinnya pario punya compresi ratio 10.7:1….kalo ngasih minumnya bener (pertamax)…jelas2 skywave kalah galak dan kalah getak-an….lha kompresinya dah kayak mesin road race kok…itu satria FU yang sangar juga cuma 10.2:1 mas bro……….

13. hampura - Desember 15, 2010

Wah … contoh presentasi yang baik…dengan menggunakan data-data … kalau presentasi di Direksi bisa dapat nilai 100 ..

14. martini - Desember 15, 2010

kata bapak guru fisika samping rumah…dengan torsi yang hampir sama..lebih ringan memutar roda diameter kecil dari pada roda diameter besar…makanya vespa kalo buat nanjak yo asik2 saja……soale kalo buat nanjak yang dibutuhkan bukan power…tapi torsi…di mek-tek pasti ada tuh…….

Maskur - Desember 15, 2010

@Danan
heheheh akhirnya pakar mesin komen juga…….sengaja tidak titampilkan data lain..cukup PWR saj sudah terlihat kok.
kalo di rumusan ini namanya PEMBATASAN MASALAH…..
kalo dibahas semua faktor..artikelnya jadi panjaaaaaaangggggggggggggggggg dan lamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
Selain karena faktor diameter (lebih tepatnya radius/jari-jari)……secara kasat mata…..jumlah material lebih banyak….otomatis bobotnya bertambah..
@Hampura
direksi….apa pula itu……..

15. yahonsuwakanja - Desember 15, 2010

faktor PWR adalah faktor yg sering dilewati calon pembeli.
kebanyakan calon pembeli hanya melihat power dan top-speed…

16. hadi - Desember 15, 2010

^ betul…PWR malah banyak yg ga tau. makanya jadi kaget waktu kejadian spt itu, CC lebih besar bisa kalah ditanjakan oleh CC yg lebih kecil dgn kondisi standar.

17. ridertua - Desember 15, 2010

kalau yang naik vario bro wiro… gimana bisa gak ngacir :lol:

18. girifumi - Desember 15, 2010

yang naik vario mas benny boncengan mas wiro plus mas dono kayak gimana ya?
oh ya.komparasi kurang imbang. coba Xeon…
aku belum pernah jajal SkyWave.di rumah ada Vario CBS Techno + BeAT..tanjakan keduanya gak masalah tuh..

19. karismanis - Desember 15, 2010

Juragan DOHC boncengin saya pake Beat lawan mio gak berboncengan ternyata mionya kesalip padahal yg pake mio udah nunduk-nunduk. he he he he :mrgreen:

20. arif rakhman - Desember 15, 2010

btw, berat-berat motor di atas udah termasuk BBM+oli belom?

21. sembalap - Desember 15, 2010

akur mas maskurrr …..

aku jg punya SW kmrn tak bawa ke jogja, di ece karo mio … asemmmm.

ra popo lah hehehe

tp matic paling ngacir tuh Xeon, buktikan sendiri! :mrgreen:

22. Boombox Walker - Desember 15, 2010

vario is the best……! SEMUA SUKA VARIO

23. dismas not dimas - Desember 15, 2010

hmmm, betul juga ya. ada pengaruhnya. Analisis yang cerdas… :D

24. snalpot99 - Desember 15, 2010

nrimo ing pandum ya mas :D

25. Bonsai Biker - Desember 15, 2010

ditambah pak de yang gembil, sementara juragan TMC mungil bawa vario

26. j4na - Desember 15, 2010
27. catatan febri - Desember 16, 2010

kasihan tukang parkir ya. Hehehe

28. asapknalpot - Desember 17, 2010

yang bawa skywave pobia ketinggian kali???

29. ipanase - Juli 11, 2011

OOO,ngono to

30. Vj DeNiz - Februari 25, 2012

Saya sudah mencoba ngetes ama vario, vario saya suruh laju duluan tp ttap msih bs d.kejar ama skywave yg aku punya….
Dari segi tenaga aja udah keliatan lebih kencang skywave dr pada vario, jd mana mngkin skywave kalah dngn vario dr segi stndar pabrik. . .

Maskur - Februari 25, 2012

Balas Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.375 pengikut lainnya.