jump to navigation

Manfaat CDI Dengan Limiter Desember 10, 2010

Posted by Maskur in MOTOR.
Tags: , , , , , ,
trackback

Motor (harian) generasi sekarang, kebanyakan menggunakan CDI berlimiter. Efeknya mesin tidak bisa bergasing di rpm tinggi, top speed pun terbatas. Pasti banyak yang kecewa, berpikir motor baru kok lemot, gak bisa lari, kalah sama motor lama.

Perlu diluruskan, motor lama seperti Shogun 110 juga menggunakan limiter, namun lebih tinggi daripada motor keluaran baru. Tak heran Shogun 110 standar bisa berkitir di putaran mesin tinggi.


Kita perlu berpikir positif, dengan pembatasan putaran mesin banyak manfaat yang bisa kita dapat:

1. Aman

Dengan putaran mesin hanya sampai 9000 rpm misalnya, maka kecapatan maksimal jadi terbatas, misalnya cuma sampai 100 km/jam. Secara logika akan lebih aman.

2. Irit

Kita lihat spek mesin, biasanya data power maksimum pada rpm tertentu. Misalnya Yamaha Jupiter Z Power Max : 6,6 kW / 7.500 rpm. Jika pada putaran 7.500 rpm sudah maksimum, maka putaran mesin diatasnya berarti turun lagi. Putaran mesin tinggi tapi tenaga drop berarti pemborosan bahan bakar.

3. Awet

Dengan putaran mesin yang rendah, maka kerja mesin menjadi lebih ringan. Pastinya akan lebih awet daripada mesin sama namun dengan kerja yang lebih berat. Apalagi material motor jaman sekarang sepertinya tidak sebagus motor keluaran lama.

Jadi bagi yang suka ngebut, silahkan beli motor balap saja. Motor harian bukan motor balap.

Ada yang bisa menambahkan?

Komentar»

1. aiefz - Desember 10, 2010

Pertamax

2. ahsanfile - Desember 10, 2010

is limiter same with resitor ?

3. ahsanfile - Desember 10, 2010

Sekali-kali nginggris mam

4. Kurniaprorider - Desember 10, 2010

Absen sebelum berangkat

5. Fr1z - Desember 10, 2010

motor harian memang bukan buat balap..
tapi motor harian BISA buat balap :mrgreen:

мαšЌüя - Desember 10, 2010

@Anto
mungkin didalam Limiter ada unsur resistornya
@FR1Z
kalo buat balap pasti beda, emang buat kenceng-kencengan, boros-borosan, rpm setinggi mungkin.
@glewehwonogiri
pasti ada, tapi mungkin lebih tinggi, yaa masak motor cruiser rpmnya terlalu rendah ya gak cocok bro
@jono
heheheh setuju lah

6. glewehwonogiri - Desember 10, 2010

kalo tiger 2002 gw pake limiter gak ya?soale bisa digas sampae 12000rpm

7. jono - Desember 10, 2010

setuju banget karo rika

8. jahe - Desember 10, 2010

i think, is more excited if we can make our daily ride like matic or cub, have more power from their origin, more satisfy, more chalenge too
cub or matic is the best n proper ride for most asian people, light, simple, n powerfull

No need a race bike type in the street, we call it Alayyy, race bike belongs to the circuit

*jumat learn to english

9. Bonsai Biker - Desember 10, 2010

mungkin sesuai dengan abilitas mesin pak de

10. Triyanto Banyumasan - Desember 10, 2010

nek standard paling enak mlayu 90

11. ridertua - Desember 10, 2010

Pabrikan tuh sudah pakai itungan kalau buat motor harian…namanya motor balap yah usia partnya pasti lebih pendek….to nitip bro

http://ridertua.wordpress.com/2010/12/10/test-ride-yamaha-new-jupiter-mx-2011-di-sirkuit-kenjeran/

12. ardhinugros - Desember 10, 2010

akur dengan statement terakhir:
motor (bebek) harian bukan buat balap :mrgreen:

13. Darmawan - Desember 10, 2010

” bagi yang suka ngebut, silahkan beli motor balap saja. Motor harian bukan motor balap.” lerres pak, tapi beerhubung kantong cekak pengene ngebut, motor harian disulap jadi balap hehe

14. satria_bajahitam - Desember 10, 2010

Mantap artikelnya mas.

15. martini - Desember 10, 2010

kontra produktif sama iklan pabrikan dong…yang katanya powerfull,bertenaga, lincah, gesit, etc….

inilah salah satu bentuk pembodohan…dalam iklan orang di iming-imingi sesuatu yang sarat teknologi..padahal sebenarnya adalah pembatasan kualitas!!
jika material mesin number-one,peranti pengereman oke, rangka bagus, shock juga mumpuni..kenapa pembakaran harus di cut pada rpm tertentu??

inilah dualisme pabrikan R2…mereka tidak jujur dengan produk yang mereka tawarkan…gak heran kalo banyak menuai cibiran!!! ada yang baru…katanya real street fighter tapi 10DK….hehehe…piss!!!

“Wah pakar mesin ternyata penyuka kecepatan. tidak rela potensi motor yang dicekik hehehhe…..wah kalo sesuai potensi maksimal nanti ngeri hasilnya.
Yah masyarakat sini kan sukanya yang bombastis”.

16. dismas not dimas - Desember 10, 2010

motor harian terpaksa untuk balap… Maklum, kantong cekak… Ganti pake CDI aftermarket aja. Kan banyak tu… macam Varro, BRT, Rextor, Cheetah, dll :D

17. azizyhoree - Desember 10, 2010

karismaku pernah jebol, patah crank shaft nya gara2 unlimiter CDI, tapi sekarang tetep dipakai…wkwkwkkwkw high speed is my life!

nitip:
http://azizyhoree.wordpress.com/2010/12/10/test-ride-new-jupiter-mx-at-kenjeran-park-circuit-surabaya/

18. shumy27 - Desember 10, 2010

nambahin kuah aja pakdhe….biar gak sered…. :mrgreen:

19. tonosaur - Desember 10, 2010

cukup cukp..

20. darucreepy - Desember 10, 2010

Selalu ada pelajaran yang bisa diambil dari suatu kejadian http://bit.ly/eRnVob

21. Mercon C a.k.a Mercon Mretelli - Desember 10, 2010

oohh,,, trus kalo pake limiter gimana pakde??

“Lha ini kan lagi mbahas yang pake limiter”

22. Triyanto Banyumasan - Desember 10, 2010
23. selaludidepan - Desember 11, 2010

Sebenarnya tiap CDI punya limiter tertentu range nya aja yg berbeda beda karena di komponen elektroniknya (SCR) punya frekuensi kerja tertentu…semakin rendah tentu semakin murah CDInya…akibatnya cost overall lebih murah, lebih laris jualannya..

24. snalpot99 - Desember 11, 2010

rpm tinggi n limit cdi jg tinggi dari pabrik mas, ya udah di manfaatkan tp ga sering2 :D

25. ocho99® pilot ROBOT OMPONG - Desember 11, 2010

sing penting isoh ngelinding….

alan alan waton slamet..

26. Motken - Desember 11, 2010

stuju banget om
kalo mau limeter aga tinggi, beli motor yang overbore :D

Gadis payung Dibonceng ama Pembalap MotoGP
http://motorkencang.wordpress.com/2010/12/11/mau-liat-ug-dibonceng-pembalap-motogp-cekidot-gaaaan/

27. sa469 - Desember 13, 2010

@martini
katakanlah semua yang dikatakan benar….kenapa di cut??
biar gak ugal-ugalan di jalan raya …:D :D
(*tau ndiri lah tipikal orang indonesia….xixixixi)

28. Sarah - Desember 13, 2010

Setuju Mas, Motor Harian bukan untuk Balapan, dan Jalan yang di pakai sehari-hari ( harian/jalan raya ) bukan untuk arena balapan, karna yang susah bukan yang yang balapn saja, orang lain pun juga ikut-ikutan susah.
Terima Kasih buat pabrikan yang memasangkan CDI dengan limiter

29. bluewive - September 13, 2011

motor saya…

pake busi iridium…ok…
pake pertamax plus…ok juga

di tambah saya pake koil hyunday…top speed jadi naik 20Km/jam.
asalnya mentok terus 100KM/jam pas di coba jadi 120KM
resiko mesin cepet panas…kalo oliny pake yang bahan biasa…

coba aja…

mantep deh…

tapi safety riding yupz…

Maskur - September 13, 2011

motornya apa bro?

30. CDI « AkIp SkiLL - Januari 28, 2012

[...] Posted by Maskur in MOTOR. Tags: aman, awet, cdi, irit, limiter, putaran mesin, RPM trackback [...]


Balas Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.375 pengikut lainnya.