Rhime On Busway November 14, 2010
Posted by Maskur in VIEW.Tags: busway, puisi
trackback
Ini adalah komentar iseng saya di artikel Pak Mitra Wijaya tentang busway.
Di Busway bisa desak-desakan dengan wanita wanita karir yang wangi.
Berdandan elegan namun juga rok mini…
Atau baju yang ketat sekali….
Tidak lupa ABG yang berwarna warni…..
Ada juga yang terbuka disana sini
Bisa jadi objek eksploitasi dan eskplorasi
Atau juga inspirasi
Mereka semua tidak akan perduli
Cuek dengan situasi
Karena mata mereka semua berkonsentrasi
Ke layar blekberi
…..
Kok saya jadi bikin puisi
Gimana ini
Tapi ini
Bukanlah pengalaman pribadi
Hanya ngambil dari forum sana sini
Karena No Picture, anggap saja cumu Hoax artikel ini
yuk. mari







Pertamax..
Hahaha…
Bisa aja pak!
kwek…kwek….
wew..pak gedhe berpuisi…yuuuk mariiii
Arep takon kat ganu lha klalen, Anake njenengan kembar ya Den? nitip ya
http://triyantobanyumasan.wordpress.com/2010/11/14/anak-kembar-haruskah-kembar/
Busway koridor I emang mantap pakde, pemandangane bening2, ambune yo wangi2
hehehe…
sekali2 coba naik dari pulogadung…banyak yg “wangi”
hadew…kalo pengin wangi mah nongkrong di parfume store….