jump to navigation

Desain Knalpot (2) – Cover Knalpot Oktober 21, 2010

Posted by Maskur in MOTOR.
Tags: , , , ,
trackback

Cover knalpot merupakan suatu perkembangan positif terhadap fitur yang diterapkan sepeda motor. Cover atau disebut juga heat protector berfungsi mencegah terjadinya luka bakar yang parah ketika ada bagian tubuh yang tanpa sengaja menyentuh bagian knalpot. Fitur keamanan ini (CMIIW) digunakan pertama kali (di motor 4 tak) oleh Suzuki Shogun.
Knalpot 1 datar.jpg

Heat protector ini biasanya dipasang di silencer karena bagian itulah yang berada paling luar serta paling tinggi luas penampangnya. Sehingga paling mungkin tersentuh secara tidak sengaja. Pertanyaanya adalah : Penting ataukah tidak fitur heat cover ini dipasang? Kalo penting, kenapa pabrikan tidak konsisten menerapkannya pada produknya?

Kita ambil salah satu ATPM produk sebagai contoh. Suzuki sebagai (CMIIW) yang pertama memakai fitur ini tampak konsisten di awalnya dalam menerapkannya pada produknya. Termasuk pada Suzuki New Smash yang walaupun kecil, namun tetap dipasang. Suzuki Shogun FD125SP yang menerapkan muffler sporty juga menerapkannya. Varian light sport, Thunder 125 tak ketinggalan memasang pelindung panas ini.

Namun kenapa akhirnya Suzuki juga tidak konsisten. Varian bebek sport Satria FU dan bahkan bebek (biasa) Smash Titan tidak memasang heat protector ini?

Apakah karena model knalpot seperti Supra X 125 (dan juga Satria FU) memang tidak memakai heat cover? Buktinya Shogun FD125SP dengan model yang sama juga tetap menerapkannya.

Masih ingat dahulu di perdebatan di suatu artikel di TMCblog, tentang knalpot Supra X 125 yang tanpa pelindung panas. Dari perdebatan itu ada yang menyangkal bahwa knalpot HSX125 mempunyai 2 lapisan jadi tidak terlalu panas.

Awalnya saya percaya saja karena blum pernah membuktikan. Namun hal tersebu terbantahkan setelah membaca komentar-komentar yahonsuwakanja di artikel Knalpot Berkondom, Keren Dan Aman.

Yang masih konsisten menggunakan heat protector dari ATPM dalam negeri adalah di varian skutik. Dan dengan adanya dua motor dengan silencer ber-kondom, yang juga bisa berfungsi sebagai heat protector, semoga ke depannya ATPM memperhatikan hal ini.

Akhir kata, saya ingin bertanya kembali, penting atau tidakkah cover/heat protector di knalpot?

Komentar»

1. nick69coolrider - Oktober 21, 2010

Ough Yesss
Puerrrtamaaaaaxs :mrgreen:

2. cak poer - Oktober 21, 2010
3. daris - Oktober 21, 2010

podium kh?

4. daris - Oktober 21, 2010

penting sekali lah

5. cak poer - Oktober 21, 2010

Kalo ngikutin tren mending snalpotnya pake kondom aja, safety dapet-style juga dapet :)

6. alrozzzi coolrider 2 - Oktober 21, 2010

:?: apa karena pengaruh trend saja ya pakdhe??? tapi, ada juga trend yang terud diterapkan pabrikan pakdhe…

cover cranckase motor plastik (seperti di supra series, mpe supra 125 juga masih memakai plastik di blok kanan mesinnya)…

kalau itu, sudah jelas2 untuk keamanan…

7. TikunganLurus™ - Oktober 21, 2010

Banyak juga loh yang bikin sendiri cover knalpotnya,biasanya make cover jupi z.. :mrgreen:

8. TikunganLurus™ - Oktober 21, 2010
9. sijidewe aka snalpot99 - Oktober 21, 2010

iya pak, di si rio ane hbs dipakai tak dumuk-dumuk ga begitu panas, pelindung panase pakai plastik thn panas jd (mungkin) lebih bgus sbgai isolator

10. rusydi - Oktober 21, 2010

penting pak kalo ridernya pake clana pendek sama sandal jepit

11. Triyanto Banyumasan - Oktober 21, 2010

pentinglah

12. Darmawan - Oktober 21, 2010

hmm muncul pertanyaan juga nih, sebenarnya bagus mana sih pake plat atau pake plastik? spt vario misalnya…

13. TikunganLurus™ - Oktober 21, 2010

^imho kalo pake cover plastik,yang pasti lebih menekan cost produksi.tapi kalo buat gaya,mendingan yang plat.. ImHo lHo.. :mrgreen:

14. adicuzzy coolrider asli - Oktober 21, 2010

motor rk-cool jadulku udah ada cover knalpotnya lho..

*sopo sing takok

Maskur - Oktober 21, 2010

@all

mayoritas mengatakan penting. Jadi pengen tau komentar dari komentator yang dulu ribut masalah ini di blog lain?

@Pak Bedunduk

Selain jawaban Aji tadi. Kalo cover plastik kalo pecah …ya sudahlah. Kalo pelat tidak bisa pecah, kalo penyok bisa di kentheng

@Adicuzzy

No picture = Hoax! :cool:

15. sa469 - Oktober 21, 2010

@14 & maskur
betul itu

ini : http://dwinugros.files.wordpress.com/2010/08/suzuki-rk-cool-110.jpg
yah 2 stroke paling panas memang di chamber nya…cobasaja pegang…hehehehehe

16. asmarantaka - Oktober 21, 2010

Satria juga ada…walaupun cuma dikit..kalo dilihat2 emang penting juga..apalagi kalo dirumah ada anak kecil..penting banget itu :mrgreen:

17. ardhinugros - Oktober 21, 2010

menurut saya penting.. tapi kalo misalnya nggak dipasang pun saya yakin pabrikan udah punya perhitungan sendiri kenapa nggak dipasang.. alhamdulillah muffler new HSX 125 saya belum pernah makan korban.. :D

kalo bahan cover, saya prefer plastik, karena isolator.. kalo plat logam, sama aja, panas.. meski ga sepanas muffler-nya.. pernah nyoba megang cover muffler jupri zed bokap saya, pas mesin nyala.. tetep panas.. :mrgreen:

18. UungFeri - Oktober 21, 2010

penting banget pak,…. cover knalpot sbenernya hal sepele namun kalo diabaikan yah ada efek-efeknya yang kurang baik,….

19. Shark - Oktober 21, 2010

cover mufler pada athelete jaraknya sempit banget, jadi klo abis jalan terasa panasnya klo dipagang, walopun ga sepanas muflernya tapi khawatir juga kena kaki orang apalagi anak kecil….

20. hampura - Oktober 21, 2010

Kalo dipake harian suuangat perlu…hampir seluruh keluarga (yg pake celana pendek..:) ) pernah tersengat knalpot dan mereka malah bangga…aneh…. makanya kalo parkir di rumah kanlpor hadap dinding rapat biar gak ada nyang lewat ke sebelah knalpot

21. renra - Oktober 21, 2010

makasih ya atas info2nya..sangat menarik….thx..

Maskur - Oktober 21, 2010

@sa469
Oh iya kalo 2 tak nggak di silencernya ya..

@ardhinugros & Shark
yang sudah pernah jadi korban Supra X 125 yaitu senior komentator YAHONSUWAKANJA
Iya bahan plastik terkesan lebih dingin, tapi pelat besi yang digunakan juga jedanya lumayan jauh. Kecuali untuk Shogun 110 dan motor-motor kawasaki,cover heatnya kayak nempel di badan silencer

@hampura
celana pendek apa rok mini :mrgreen: kan tidak recomended

@renra
terimakasih telah mampir

22. blognyamitra - Oktober 21, 2010

jeli juga pakde :)

23. Rizqibe - Oktober 25, 2010

@6

Kalau cover plastik di crankcase kan buat mengurangi panas kan ya(lumayan signifikan sih, tapi kalau motor udah dipake lama ya tetep panas) ? sempet tergantikan dengan besi yang berguna untuk menahan kaki supaya tidak bersentuhan dengan crankcase. Cuman katanya sering ada kasus terseangkut di celana, jadi sampai sekarang ada merk yang kekeuh untuk tetap pake tutup crankcase plastik.

Cuman kayaknya paling aman knalpot kondom deh yang kayak byson, dia soalnya tertutup keseluruhan knalpotnya, soalnya yang mungkin kena knalpot gak cuman kaki boncenger doang, tapi orang-orang yang jalan atau anak kecil juga bisa. Kalau di mall parkir dempet-dempet, terus kena kanlpot kan maknyus juga tuh.

24. Rizqibe - Oktober 25, 2010

Comment saya paragraf 1 dan 2 gak nyambung hahahah

25. NC11B3C A/T - Oktober 31, 2010

knalpot Abs.Revo dan Blade juga gak ada covernya

Maskur - Oktober 31, 2010

@Rizqibe
Nggak nyambung ya? Ya sudahlah lah hehehehehehehe…

@NC11B3C A/T
Ya itu salah satu yang dimaksud

26. Pak Bambang Nunggang Byson - September 14, 2011

jaman biyen wis moco tapi ra wani koment


Balas Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.375 pengikut lainnya.