jump to navigation

Busway-Queue-Everyday September 2, 2010

Posted by Maskur in VIEW.
Tags: , ,
trackback


Apakah yang anda pikirkan melihat kerumunan orang di foto tersebut? Antri diskon di mall atau..antri tiket mudik. Bukan, ini adalah antrian penumpang busway di Halte dukuh atas 2. Halte dimana penumpang bisa pindah koridor, dari koridor I ke koridor IV atau Koridor VI dan sebaliknya. Hampir sama dengan antri tiket mudik bukan?

Jika antrian tiket mudik hanya terjadi setahun sekali, antrian ini terjadi setiap hari. Dan bahkan, selain di ruangan halte ini, antrian penumpang juga merembet ke tangga sebelah kanan juga sampai di jembatan penghubung antar halte. Padahal saya yakin, tangga dan jembatan tersebut tidak di desain untuk beban statis yang lama.

Ketika bus datang, para penumpang berebut naik, persis seperti orang mau mudik.

Foto lain:

Antrian ini terjadi tiap hari juga, terutama di hari kerja, jam pulang kerja antara jam 17:00 sampai dengan jam 20:00. Foto diambil dari halte Bendungan Hilir yang masuk Koridor I. Sebagaimana kita ketahui Koridor I adalah koridor Busway paling tinggi trafik dan pelayanannya. Itupun masih terjadi seperti ini.

Ini hanya suatu bukti bahwa sebenarnya Busway sangat dibutuhkan dan banyak penggunanya. Harusnya pemerintah dan pengelola menyadari akan hal ini sehingga mereka bisa mengoptimalkan yang sudah ada.Menciptakan suasana yang nyaman dan aman bagi para pengguna.

Jika Busway nyaman, tepat waktu, bebas antrian, tidak usah bedesak-desakan. Pasti banyak pengguna kendaraan peribadi yang berpindah ke Transjakarta ini. Terutama adalah pengendara motor.

Semua tahu, mengendari motor itu membuat badan dan pikiran lelah. Namun demi efiseinsi waktu dan pengeluaran. Motorlah yang menjadi pilihan utama mayoritas warga Jakarta.

Dari pembicaraan dengan dua orang Blogger yang tiap hari menggunakan motor sebagai sarana transportasinya, mereka akan pindah ke Busway jika kondisinya sudah ideal.

Andaikan busway nyaman, tidak akan terjadi yang seperti ini:

Komentar»

1. panginyongan - September 2, 2010

pertamax

2. panginyongan - September 2, 2010

benul Den, pancen adanya Jakarta begono koh, mangkane ayuh ibukota pindah nang aring Tlahab ata Semampir saja…ik..ik

3. nunoe - September 2, 2010

trans jakarta…
ngga salah sih, cuman masih belum bener aja… :D

4. blognyamitra - September 2, 2010

Saya koq nggak ditanya pakde ??? kan tiap hari saya juga naik motor :)

5. benedict87 - September 2, 2010

Kasih tw Bang Kumis biar dy melek …. !!!
*Esmosi mode : ON

6. nadi - September 2, 2010

Aku tahu, bloggernya bernama Bang Kumis.
Ahli merapikan dan menumbuhkan berbagai macam model kumis :mrgreen:

7. bennythegreat - September 2, 2010

betul betul betul

8. dnugros - September 2, 2010

oh jakarta…kenapa macet seperti ini..

9. asmarantaka - September 2, 2010

hmm…enak di SMG yah pakde??…xixiix :mrgreen:

Maskur® - September 2, 2010

@Kang Tri
Jangan ah, kalo tempat yang dami itu dijadikan ibukota, jadi nggak damai lagi

@Nunoe
Hehehehheeh…bener juga

@Pak Mitra
lha kita kan gak pernah ketemu

@kang Nadi
yan jelas dua-duanya wartawan :mrgreen: satunya wartawan di Kebayoran satunya di Semanggi

@lingga
ya pasti lah!di semarang ke mana-mana naik Avanza.

10. Mercon Mretelli niru Mercon Melandri Ajah... - September 2, 2010

emmm….
gak ada ya busway khusus cewe???
semoga nggak ada…

Maskur® - September 2, 2010

@Rifky
warnanya pink gitu, wkwkwkkww

11. alrozzzi coolrider 2 - September 2, 2010

Hadir, pakdhe… :mrgreen:

hmm, lom pernah naek nih… hiks… tetapi bagaimanapun; moda transportasi yang nyaman dan bisa “memanusiakan manusia” adalah yang paling tepaaat…

sama juga di Jogja, di akhir pekan biasnaya juga sumpeg-peg… ya karena nyaman dan ga terlalu berat ongkonsya…

sukses, pakdhe… maaf lahir bathin…

Maskur® - September 2, 2010

weh Alrozi habis bertapa

12. r a m e - September 2, 2010

ya seandainya aja pemerintah bisa mengakomodasi untuk layanan busway yang dikelola dengan baik….

dengan melihat gambar di atas, orang2 sebenarny jg sudah bisa berpindah menggunakan busway, tapi apa daya tangan tak sampai, hehehe, pelayanan yg diberikan bus transjakarta aja belum bisa memadai…..

makanya org2 yg setiap hari beraktifitas menggunakan motor, msh akan terus berlanjut, ya inilah PR pemerintah untuk membenahi ibukota tercinta ini…….

13. asmarantaka - September 2, 2010

wah turun pangkat…xixiixix

14. alrozzzi coolrider 2 - September 3, 2010

:mrgreen:
:arrow: mmmm cari wangsit pa ya pakdhe… xixixixi

15. cak poer - September 3, 2010

langsung OOT :mrgreen:

cak poer dan keluarga mengucapkan selamat mudik buat yg nanti mudik, dan kepada juragan warung bebek :mrgreen: a.k.a Bapak Imam Maskur dan seluruh pengunjung MM_Blog, kami juga memohonkan maaf dari lahir dan bathin atas segala khilaf dan kesalahan yang pernah terjadi selama berinteraksi di warung ini, FB ataupun di twitter.

“Taqabballahu minna waminkum, Taqabbal ya Karim”

* mudik euy…. :mrgreen:

Maskur® - September 3, 2010

@Cak Poer
Taqabball Ya Kariim
hati-hati di jalan,

16. cak poer - September 3, 2010

Suwun kang…kapan njenengan mudik? :)

17. irma BonekahortadanPoti_OLeh2MUDIK - September 6, 2010

Nice blog..good info:)
Salam kenal.ttp berkarya…..
Ditunggu kunjungan baliknya..


Balas Komen

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.375 pengikut lainnya.